
Keesokan harinya seperti biasa Dania sebelum berangkat kerja, ia terlebih dahulu akan mengantar anak-anaknya terlebih dahulu ke sekolahnya, setelah itu barulah melanjutkan perjalanan berangkat ke kantornya.
Ternyata tanpa sepengetahuan Dania, Dennis Ritchie Valens Edgardo sudah berada di jalan dekat sekitar rumah Dania. Dennis berniat Ingin melihat anak-anaknya sebelum memulai aktifitasnya hari itu dengan rutinitas yang cukup padat dan banyak setiap harinya.
Seperti itulah setiap harinya, kebiasaan baru Dennis. Dia pasti mengusahakan untuk singgah ke depan rumah Dania sebelum ke kantornya, walaupun hanya untuk mengamati dan melihat dari jauh Dania dan kedua anaknya. Jika hari libur, Dennis akan menjadi stalker dan mengikuti ke mana pun anak-anak dan Istrinya berada.
"Mama hari ini bekal kami apa?" Tanyanya Danisha seraya melirik ke arah mamanya itu.
Danisha hari ini adalah gilirannya duduk di jok kursi belakang. Ia dengan adiknya sudah sepakat duduk bergantian. Kadang ia akan duduk dibagian belakang kadang juga bagian depan. Hal seperti ini terjadi setiap hari jika mereka bepergian ke luar.
Dania membalas tatapan anaknya sembari memasang seatbelt di tubuhnya," mama masakin nasi goreng seafood untuk kalian,ada juga banana roll Mama buatkan khusus untuk kalian dengan topping green tea dengan vanila latte," imbuhnya Dania.
"Alhamdulillah, pasti enak, kalau Mama yang masak selalu enak rasanya, nyummi maknyus!" Pujinya Icha yang tersenyum bahagia sudah membayangkan mereka sudah menikmati makanan itu.
Sesampainya di sekolah sikembar, setelah anaknya masuk Dania langsung menjalankan motornya. Hal itu dimanfaatkan Arya untuk menemui anak-anaknya. Kebetulan Jam pelajaran belum dimulai jadi Arya masih punya waktu untuk menemui anaknya.
Arya memanggil Zoe. Zoe langsung berbalik dan melihat siapa orang yang telah memanggilnya.
"Kak jangan kesana, mama kan sudah bilang kalau ada yang memanggil kita terus orang itu sama sekali gak kita kenal berarti kita tidak boleh ke sana," larangnya Dafina.
Tapi Danisha tidak mengindahkan peringatan dari adiknya. Entah kenapa setelah melihat wajahnya Dennis yang duduk di balik kemudi mobilnya, Danisha merasakan hal yang tidak pernah dia rasakan selama ini.
"Kakak yakin paman itu baik dan tidak jahat Fina, ayo kita ke sana, jangan takut, kalau orang itu jahat kita berteriak dan lari saja m meminta tolong," sanggahnya Danisha.
Seolah ada magnet yang menariknya hingga berjalan ke arah Dennis berada yang membalas menatap intens ke arah ke-dua anak kembarnya dengan tatapan penuh kerinduan.
"Tapi kakak, aku takut kakak," rengek Dafina yang memang sedari dahulu penakut walau pun hanya masalah sepele pun.
"Kalau kamu takut, sebaiknya kamu tungguin kakak di sini saja dan jangan pergi kemana-mana," larangnya Icha di depan adik kembarnya itu.
"Aku ikut kakak saja enggak mau tinggal disini," imbuhnya Dafina.
"Baiklah kalau begitu kita ke sana," usulnya Icha yang sudah memutuskan.
Mereka berdua berjalan ke arah mobil Dennis. Fina semakin memegang erat tangan kakaknya. Ia sedikit bergetar dan gemetaran karena ketakutan.
"Assalamualaikum Paman," salam dari Icha.
Dennis hanyaa mematung setelah melihat langsung anak-anaknya. Bahkan ia tidak bisa berucap apa-apa saking bahagianya hingga ia terdiam tak bergeming sedikitpun.
"Assalamualaikum Paman," ujarnya lagi Icha yang mengulang perkataannya.
Danisha mengulang salamnya bertujuan agar Dennis segera tersadar dari lamunannya dan karena tidak ada tanggapan dari Dennis. Ia langsung mencubit tangan Dennis dengan kencang dan sedikit kuat.
__ADS_1
"Aahhh!!" Keluhnya Dennis seperti anak kecil saja yang mengeluh kesakitan karena dicubit secara tiba-tiba oleh orang dewasa.
Akhirnya Dennis mulailah tersadar dari lamunannya," Waalaikum salam, naaf Paman tadi tidak mendengar baik salammu kalian berdua," timpalnya Dennis yang tersenyum smirk ke arah anaknya.
"Paman kalau ada yang memberi salam dijawab dong,kata mamaku dosa kalau tidak menjawab salam orang Paman tapi kalau dijawab dapat pahala," pungkasnya Dafina yang mulai cerewet
Dafina anak keduanya Dania, akhirnya mengeluarkan aura Dennis spontan tertawa cengengesan dengan kelakuannya sendiri.
"Maafkan paman yah Nak," tuturnya Dennis yang tersenyum cengengesan.
"Permintaan maaf paman, saya terima tapi saya tidak ingin kalau paman mengulanginya lagi mulai sekarang," ujarnya Dafina.
"Baik Bu Bos Dafina," Dennis memberi hormat kepada Fina seakan-akan Dennis sedang dimarahi oleh atasannya.
"Oiy Paman tahu namaku dari mana?"
Tanya Dafina.
Dennis menggaruk kepalanya yang tidak gatal,"ohh itu, sebenarnya paman adalah papa kalian," sayangnya ucapan itu tertahan di bibirnya.
"Paman adalah teman kerjanya mama kalian, makanya paman kenal kalian melalui mama Dania," jelasnya Dennis yang tepaksa berbohong.
Mereka berbincang-bincang santai sambil menunggu jam pelajaran sikembar di mulai. Dennis tetap memperkenalkan nama aslinya.l karena ia tidak mau menambah kebohongannya, iamenemui anak-anaknya tanpa memakai pakaian kerjanya yang cukup mahal hanya berpakaian santai saja.
Si kembar merasakan hal yang tidak biasa bahkan mereka merasakan ayahnyalah yang mereka peluk.
Begitu besar ikatan hati mereka. Begitulah mungkin jika seseorang memiliki hubungan darah. Karena Dennis memiliki janji meeting dengan kliennya terpaksa Dennis meninggalkan sekolah anak-anaknya.
Pengumuman!!!!!
Mulai besok hingga tanggal 4 aku akan adakan give away Novel MEREBUT HATI MANTAN ISTRI,
Dukungan Nomor Rank 1 dan 2 pulsa 50k Untuk dua orang.
Dukungan posisi rank ke 3-4 masing-masing 25k untuk 4 orang.
Khusus Satu Orang dengan komentar terbaik menurut Fania akan mendapatkan pulsa 25k.
Syaratnya Wajib:
__ADS_1
Like, Baca dari bab 1 hingga update bab sampai tgl 4 Desember 2022. Perhitungannya mulai hari Senin tanggal 14 November.
Harus Follow akun Fania Mikaila Azzahrah yah!!
Mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan atau typo dalam penulisannya..
Mampir juga dinovelku yang lain Kakak ceritanya juga bagus tidak kalah dengan Cinta Pertama loh, judulnya ada di bawah ini:
Pelakor Pilihan
Cinta Kedua CEO
Love Story Ocean Seana
Ketika Kesetiaanku Dipertanyakan
Baby Sitter Pilihan
Dewa dan Dewi
Merebut Hati Mantan Istri
Duren, i love you
First Love Rubi Salman
The Second Life Love
Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya terhadap CP Cinta Pertama Istri dengan caranya: Like Setiap babnya
Rate bintang lima
Favoritkan agar tetap mendapatkan notifikasi
Bagi gift poin atau koinnya dan klik iklannya juga yah kakak readers...
Makasih banyak all readers…
__ADS_1
I love you all..