Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (107)


__ADS_3

Setelah keluarga Jessica turun dari mobil nya, Bella pun memilih untuk bertemu dengan Ardika.


Setelah mengantar pengacara nya, Bella merasa sangat malas sekali ketika dia harus pulang ke rumah itu.


"Lebih baik aku pergi ke Apartemen saja bertemu dengan Ardika, dan merencanakan sesuatu yang lain. Mereka hanya membuat mobil Jackson rusak saja, aku sangat ingin sekali melihat keluarga itu menderita termasuk Jackson."


Bella merasa sangat dendam sekali dia seperti sudah tidak ada perasaan terhadap Reymon.


"Untuk apa aku masih tinggal di rumah itu, aku sudah tidak bisa bersama dengan Jessica. Untuk apalagi aku harus berada di sana dan seperti nya Jackson sudah mengetahui jika aku ini adalah Ibu kandung Jessica."


Akhirnya Bella pun sampai di Apa nya, dia membuka pintu Apartemennya nya tersebut dan melihat Ardika yang sedang memegang pisau.


Bella pun langsung menghampiri Ardika.


"Untuk apa pisau tajam itu,? kamu ingin membunuh seseorang lagi?."


Bella berdiri di hadapan Ardika.


"Aku menunggu perintah saja, jika sampai aku harus melakukannya dengan cepat aku akan melakukannya nya."

__ADS_1


Bella pun melihat Ardika yang begitu sangat ambisius sekali.


"Siapa yang akan jadi target selanjutnya,? apakah Reymon atau Jackson. Ahhh tapi aku sudah tidak memperdulikan mereka berdua, sudah tidak ada Jessi aku merasa sangat kesepian sekali tinggal di rumah itu."


Ardika pun menyimpan pisau tersebut dan memandangi wajah Bella yang cantik.


"Lalu jika kamu sudah keluar dari rumah tersebut, kamu akan bersikap demikian ku. Hidup bahagia bersama dengan kuu."


Ardika memegang pipi Bella dan Bella pun menepis tangan Ardika.


"Tapi jika aku keluar dari rumah itu, aku tidak bisa mendapatkan apapun. Kecuali aku mempunyai anak dari Reymon tapi itu tidak mungkin terjadi. Aku yang harus nya menjadi seorang Nenek bukan ibu hamil."


"Bella, bukan kah Reymon itu begitu sangat mencintai mu. Kenapa kamu tidak meminta bercerai saja dengan Reymon dan jika Reymon menolak kamu bisa memanfaatkan nya. Untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan."


Bella pun sangat tersenyum manis kepada Ardika.


"Ya, benar sekali itu. Sekarang aku harus membuat Reymon semakin cinta kepada ku. Dan setelah itu aku akan menjatuhkan nya, seperti apa yang sudah di lakukan oleh Jackson kepada Jessica."


Ardika pun memberikan minuman kepada Bella.

__ADS_1


"Minumlah, dan kita bersenang-senang bersama di sini, untuk merayakan rencana baru kita selanjutnya."


Bella dan Ardika minum bersama sampai akhirnya Bella tidak sadarkan diri.


Melihat Bella yang sudah sangat tidak sadar, ini membuat Ardika untuk membawa Bella ke dalam kamar nya.


Ardika yang begitu sangat cinta kepada Bella dia yang sanggup melakukan apapun untuk Bella.


Handphone Bella terus saja berdering kencang tapi Ardika mengabaikan nya.


Itu adalah panggilan telephone dari Reymon yang sangat hawatir sekali Bella belum juga sampai di rumah.


"Untuk apa sih Papa menelephone wanita itu berkali-kali, sudah lah Pap dia sudah tua dan pasti tahu jam pulang."


Jackson mengambil handphone tersebut dan menyimpan nya.


"Tapi Papa sangat hawatir sekali Jackson, sekarang keluarga kita seperti sedang di telor oleh orang asing dan Papa dan kamu mengalami nya. Bagaimana kalau Mama kamu di perlakukan hal yang sama."


Jackson pun memilih untuk masuk ke dalam kamar nya.

__ADS_1


__ADS_2