
Annabella pun memilih untuk memegang Handphone lelaki tersebut, dia memakai camera depan
"Hallo selamat siang ibu, aku Jessica Annabella. Sehat-sehat yaa ibu di sana."
Annabella pun memberikan Handphone tersebut kepada lelaki tersebut.
"Terimakasih banyak yaa Mbak, saya akan langsung kirimkan video tersebut kepada Ibu saya."
Annabella pun hanya tersenyum manis kepada lelaki tersebut dan ketika lelaki tersebut pergi Lucas menghampiri Annabella.
"Kenapa dia,? dia meminta foto kamu? apakah dia itu adalah fans kamu?."
Annabella tertawa ketika Lucas bertanya serius sekali kepada dirinya.
"Ibu nya yang di kampung yang suka dengan ku, yasudah aku berikan video saja agar ibu nya bisa mendengar suara ku.'
Lucas pun tersenyum manis dia kembali ke tempat nya.
"Aku jadi seperti ini, tapi ini juga demi Annabella. Aku tidak ingin para teman-teman kekasih ibu nya yang membawa Annabella pergi."
__ADS_1
Lucas pun berniat untuk memasang cctv lebih banyak lagi demi untuk melindungi Annabella.
Ketika sudah mendapatkan video, lelaki tersebut langsung mengirimkan video tersebut kepada Bella.
"Bella pasti menangis melihat video ini, dia pasti semakin merindukan Annabella."
Mendengar Handphone nya berbunyi, Bella dengan sangat cepat membuka video tersebut.
Seketika Bella pun langsung menangis ketika melihat video tersebut.
"Annabella sayaaaaang ku, ibu sangat merindukan kamu Nak. Ibu ingin sekali memeluk kamu tapi ibu tidak tahu apakah kamu masih mau menerima kehadiran ibu dengan kondisi ibu yang seperti ini."
Ardika menghampiri Bella, yang terus-menerus mengulang video tersebut.
"Bella, jika kamu ingin bisa bertemu dengan Annabella. Lebih baik kamu segera menyerahkan diri saja ke pihak kepolisian agar kamu kembali ke Jakarta bisa bertemu dengan Annabella. Supaya kita tidak usah berpindah-pindah tempat seperti ini."
Setelah berbicara seperti itu dengan Bella, Ardika pun memilih untuk pergi membiarkan Bella sendirian.
Bella pun merasa serba salah dia harus bagaimana lagi, karena dia juga tidak mau masuk ke dalam penjara.
__ADS_1
"Apa yang harus aku lakukan sekarang, Annabella maafkan ibu Nak. Ibu ingin sekali melihat kamu bahagia tapi tidak dengan orang-orang yang ibu benci yaitu keluarga Reymon."
Bella berjalan menuju ke pintu kamar nya, dia melihat Ardika yang sedang melamun.
Bella merasa sangat bersalah sekali dengan kekasih nya itu, dia yang selalu ada untuk nya yang rela pergi bersama dengan dirinya walaupun bukan dia yang bersalah.
"Ardika begitu sangat baik sekali kepada ku, dia melakukan ini semua demi untuk melindungi ku. Padahal hanya aku yang bersalah bukan dia."
Bella pun memeluk erat tubuh kekasihnya itu.
"Maafkan aku, aku yang selalu saja banyak mengeluh atas dosa-dosa yang sudah aku perbuat. Terimakasih banyak kamu yang dengan setia selalu menemani ku di saat seperti ini."
Ardika mencium kening Bella dia juga menatap wajah Bella yang pucat karena selalu menangis.
"Aku akan selalu bersama dengan mu, di mana pun. Kalau perlu kita berdua akan pergi untuk selamanya bersama-sama."
Bella tidak kuasa menahan air mata nya, dia menangis di pelukan kekasih nya.
"Kita akan terus bersama sampai akhir cerita kita berdua selesai di dunia ini."
__ADS_1
Bella semakin erat memeluk tubuh kekasihnya.