
Bella pun melepaskan pelukan erat nya, dia sadar kembali jika hanya Ardika yang selalu ada di samping nya.
"Terimakasih banyak Ardika, karena kamu yang paling peka terhadap ku dan kehidupan ku. Bahkan kamu mau melindungi aku padahal setatus ku itu adalah tersangka."
Ardika menghapus air mata Bella dan dia pun tersenyum.
"Aku mungkin bukan lelaki yang bisa membahagiakan mu dengan harta kekayaan, tapi aku bisa melindungi mu walaupun aku yang harus menjadi korban nya."
Bella semakin meneteskan air mata nya, dia pun tersenyum manis kepada Ardika.
"Terimakasih banyak Ardika, terimakasih banyak."
Ardika pun memperhatikan penampilan Bella yang berubah, dia langsung memegang wajah Bella yang ternyata itu adalah keajaiban dari sebuah make-up.
"Kamu sampai mengubah warna kulit mu menjadi lebih gelap, wajah mu terlihat sangat coklat sekali ternyata ini hanya keajaiban sebuah make-up."
Bella pun langsung mengambil tissue dia mengusap wajah nya dengan tissue basah sehingga wajah kembali cantik seperti dulu.
"Ardika, aku merasa jika Annabella menyadari jika aku yang ada di hadapannya itu adalah ibu kandung nya. Tangan nya seketika langsung bergetar ketika mencoba untuk membuatkan bucket bunga untuk ku."
__ADS_1
Bella mengambil bucket bunga tersebut, bucket bunga yang di buatkan oleh Annabella.
"Aku akan menyimpan bucket bunga ini, sampai dia mengering dan layu."
Bella mencium bucket bunga tersebut.
"Bella, aku pergi yaa. Aku tidak bisa terlalu lama karena aku pun hanya mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari. Aku akan kembali di malam hari dan kamu kunci rapat pintu apalagi kamu yang sudah membersihkan wajah mu itu."
Ardika pun mencium kening Bella dan dia seketika langsung pergi dengan sangat cepat sekali.
"Pekerjaan apa yang Ardika lakukan sekarang, apakah pekerjaan yang membahayakan dirinya sendiri. Ardika semoga kamu selalu di berikan keselamatan."
Bella pun memilih untuk beristirahat dengan membaringkan tubuhnya di atas kasur yang sangat tipis sekali.
Di suatu tempat Lucas terus saja memandangi wajah Annabella, sampai akhirnya jam pulang pun datang.
"Annabella, kamu pulang bersama dengan siapa sekarang."
Annabella pun seperti kebingungan karena tadi pagi dia yang berdebat dengan Ayah nya.
__ADS_1
"Aku pulang dengan taksi saja, karena mungkin Ayah sedang sibuk di Restoran."
Annabella pun berjalan menuju ke pintu keluar, kepergian Annabella di manfaatkan oleh Lucas untuk mendatangi petugas cctv.
"Aku ingin melihat rekaman cctv tadi pagi, ads seseorang wanita yang aku curigai."
Petugas cctv tersebut langsung mengirimkan video cctv tersebut kepada Lucas.
Dan Lucas pun melihat rekaman cctv tersebut pada handphone nya, dia melihat wajah wanita tersebut yang jauh berbeda dengan Bella.
"Bukan kah Ibu Bella itu sangat putih sekali yaa, tapi kenapa di video ini wajah terlihat sangat gelap sekali. Dan juga dari badan yang sedikit lebih besar sedangkan ibu Bella itu sangat ramping sekali yaa."
Lucas terus saja memandangi video rekaman cctv tersebut.
"Tapi kenapa Annabella sampai tangan bergetar dan kelihatan sangat terkejut sekali ketika melihat wanita ini yaa."
Lucas pun tetap ingin memberikan bukti video cctv tersebut kepada Jackson dan Ibu Elsha.
Lucas pun langsung memasukkan handphone nya dan dia berniat untuk bertemu dengan Elsha.
__ADS_1