
Annabella keluar dari kamar mandi dan dia melihat Jackson yang berdiri di depan pintu tersebut.
Seketika Annabella pun langsung terkejut dan apakah Jackson mencurigai nya.
"Jackson, kamu apa yaa."
Terlihat Annabella yang seperti kebingungan.
"Hmmmm, tidak mau apa-apa. Kamu mau aku antarkan pulang ke sekarang."
Annabella yang merasa sangat lelah sekali dia pun memilih untuk pulang.
"Iya Jackson aku mau pulang sekarang juga."
Jackson pun tersenyum dan mengandeng tangan Annabella.
Annabella hanya bisa terdiam karena sekarang dia harus mengikuti apa yang Jackson katakan dan lakukan kepada nya.
Mereka berdua pun keluar dari Apartemen dan berjalan menuju ke tempat parkir mobil.
Jackson melihat Annabella yang seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Annabella, kamu baik-baik saja kan?. Kamu sedang memikirkan apa ya?."
__ADS_1
Annabella menundukkan kepalanya dia berpikir harus menjawab apa.
"Hmmmm, aku takut di pecat Lucas. Karena hari ini aku tidak masuk kerja."
Jackson melihat wajah Annabella yang benar-benar seperti sedang kebingungan.
"Kamu tidak akan pernah di pecat oleh Lucas, aku yang bertanggung jawab atas semua kamu tenang saja yaa."
Annabella pun langsung tersenyum manis kepada Jackson.
"Terimakasih banyak yaa Jackson."
Mereka berdua sampai di depan pintu gerbang rumah Annabella dan Jackson keluar membukakan pintu mobil nya.
"Kamu istirahat yaa karena kamu pasti sangat capek sekali."
"Iya Jackson, aku masuk dulu yaa Jackson."
Annabella berjalan menuju ke rumah nya, langkah kaki nya begitu sangat cepat sekali karena dia ingin menelephone ibu nya.
Ketika melihat Annabella yang sudah berjalan jauh Jackson baru mengingat jika harus mempunyai nomor handphone Bella.
"Bagaimana cara nya yaa, agar aku bisa menemukan nomor handphone Bella di handphone Annabella. Aku yang mungkin mengetahui password Handphone nya tapi pasti Bella Menganti nomber handphone nya dan Annabella pun menganti nama kontak nya."
__ADS_1
Jackson memilih untuk memikirkan nya ketika dia bersama dengan Robby.
Ketika berada di jalan Jackson baru ingat jika hari dia harus menghadiri rapat besar perusahaannya nya.
"Aku pasti kena marah besar Papa, aku harus segera pergi ke kantor."
Jackson pun menjalankan kecepatan mobil nya dengan sangat tinggi sekali karena dia yang harus segera sampai di kantor nya.
"Semoga saja Papa tidak marah dengan ku, aku lebih baik jujur kepada Papa."
Jackson pun akhirnya sampai di kantor dia langsung berlari menuju ke ruangan pribadi Papa nya tapi tidak ada siapapun di sana.
"Apakah rapat nya yang belum selesai, seperti nya aku harus mencari Robby."
Ketika Jackson menuju ke ruangan pribadi nya, dia melihat Robby ada di sana.
"Tuan Jackson, Pak Reymon mencari keberadaan Tuan tadi dan dia mengganti posisi Tuan untuk rapat penting yang di laksanakan hari ini."
Jackson menghampiri Robby dan duduk di samping nya.
"Aku tadi sedang bersama dengan Annabella, dan Bu Elsha yang menyuruh ku untuk bisa mendapatkan nomor handphone yang di simpan Annabella di handphone nya tapi aku binggung bagaimana cara nya aku bisa memegang handphone Annabella."
Robby dan Jackson pun mulai memikirkan nya.
__ADS_1
"Seperti nya aku mengetahui maksud dari Ibu Elsha apa, kita bisa menjebak nya dengan mengatasnamakan Nona Annabella."
Jackson pun langsung tersenyum kepada Robby.