
Lucas dengan setiap dia menunggu Annabella dan tiba-tiba saja datang Reymon menghampiri nya.
"Bagaimana dengan kondisi Annabella sekarang,? Sore ini dia harus menceritakan semuanya kepada pihak kepolisian."
Lucas pun hanya bisa terdiam saja dan Reymon pun langsung melihat Annabella yang seperti kondisi nya lemas sekali.
"Apa yang sudah terjadi dengan Annabella,? apakah dia lemah kembali kondisi nya."
Reymon begitu sangat menghawatirkan kondisi Annabella.
"Tadi Annabella berteriak-teriak kencang kembali sambil menjambak rambut panjang nya dan Dokter dan Suster datang untuk memberikan obat penenang."
Reymon pun langsung duduk dia terlihat sangat sedih sekali ketika melihat kondisi Annabella.
"Seperti nya apa yang di rasakan oleh Annabella, itu sangat mempengaruhi pikiran nya. Annabella memikirkan tersebut Ibu kandung nya yang sangat jahat sekali."
Lucas pun memilih untuk pergi dari tempat tersebut.
"Maaf saya permisi untuk pergi dulu."
__ADS_1
Lucas pun pergi dari tempat tersebut dia bertemu dengan Robby.
"Boleh lah saya ingin mengobrol sebentar dengan anda,? berbicara tentang kondisi Nona Jessica tadi di dalam."
Lucas mengetahui jika lelaki yang ada di hadapannya itu adalah asisten pribadi Jackson mantan suami Annabella.
"Annabella seperti nya kembali despresi, dia sangat terpuruk sekali ketika harus menerima kenyataan tentang ibu kandung nya sendiri."
Setelah berbicara seperti itu kepada Robby, Lucas memilih untuk masuk ke dalam mobil nya dan pergi.
"Nona Annabella kembali despresi itu semakin memperlambat proses hukum."
Robby pun memilih untuk kembali masuk ke dalam Rumah Sakit.
Ucap salah satu orang suruhan Ardika, dan orang tersebut pun menerima balasan dari pesan Ardika ketika dia mengirimkan foto Jackson.
*Ini adalah Jackson Samuel, mantan suami Annabella. Kamu cari tahu kenapa dia sampai ada di rumah sakit ini.*
*Baiklah Bos, lelaki ini dari awal dia selalu saja ada di rumah sakit. Begini juga dengan orang tua nya aku berpikir lelaki itu adalah Ayah nya.*
__ADS_1
Ardika pun langsung terdiam ketika keluarga Jackson ada di rumah sakit tersebut, ini tanda nya ada sesuatu terjadi dengan Annabella.
Ardika memberikan handphone nya kepada Bella, agar Bella membaca pesan tersebut.
Bella yang membaca pesan tersebut dia pun langsung menangis histeris dia langsung memikirkan Annabella.
"Apa maksud dengan isi pesan ini,? apakah mereka sedang menunggu Annabella yang ada di dalam rumah sakit. Ada apa dengan kondisi Annabella."
Bella begitu sangat hawatir sekali ketika membaca pesan tersebut.
"Seperti nya seperti itu,? Annabella ada hubungan dengan kasus kematian ini. Dan apakah Annabella adalah orang yang pertama kali melihat jasad korban sehingga dia langsung despresi kembali."
Bella pun langsung menagis kencang sekali dia melupakan perasaan yang ada di hati nya.
"Bagaimana jika terjadi sesuatu dengan Annabella, dia melihat dia juga yang akan menjadi saksi di kasus pembunuhan ini."
Ardika mencoba untuk menenangkan perasaan Bella yang semakin menangis kencang sekali sehingga membuat Ardika merasa tidak enak jika terdengar oleh tetangga mereka.
"Bella, kamu boleh meluapkan perasaan mu sekarang tapi tidak dengan menangis kencang seperti ini. Membuat para tetangga nanti mencurigai kita berdua."
__ADS_1
Ardika memeluk erat tubuh Bella dia mencium kening Bella.
Bella masih terus saja menangis dia tidak Annabella mengetahui jika dirinya yang membunuh korban tersebut.