
Keesokan harinya Annabella yang di persilahkan untuk pulang, dan Bella masih dengan setia menunggu Annabella di dalam mobil nya.
Ardika merasa sesuatu yang tidak menyenangkan jika Bella yang terus saja berniat untuk nekat seperti ini.
"Aku akan terus menunggu Annabella, semoga dia baik-baik saja."
Annabella duduk di kursi roda untuk bersiap-siap pulang ke rumah nya.
Annabella merasa sangat senang sekali ketika banyak orang datang untuk nya.
Lucas pun datang dengan bunga di tangan nya, dan Bella melihat kedatangan Lucas.
"Itu Lucas dia datang dia datang untuk menjemput Annabella atau Annabella yang hari ini dia pulang yaa."
Bella seperti ingin membuka kaca jendela mobil nya tapi Ardika langsung melarang nya.
"Bella jangan melakukan hal yang mengancam keselamatan diri kamu sendiri."
Bella lupa jika ada polisi di depan rumah sakit tersebut.
"Iya Ardika maafkan aku, aku lupa jika aku ingin adalah seseorang yang di cari oleh polisi."
__ADS_1
Ardika pun berusaha untuk bisa mengingat Bella dan akhirnya Annabella pun keluar dari rumah sakit dengan menggunakan kursi roda.
"Itu Annabella ternyata benar apa yang di katakan oleh Jackson, Annabella berniat untuk bunuh diri seperti yang di beritakan di televisi."
Bella merasa sangat sedih sekali ketika dia yang hanya bisa melihat Annabella dari jarak jauh tidak berada di samping Annabella.
"Maafkan ibu ya sayang maafkan yang seharusnya ibu yang berada di samping kamu."
Bella menangis ketika melihat Annabella yang di bawa ke dalam mobil dan Ardika pun merasa sangat kasihan sekali melihat Bella.
Andaikan Bella bukan seorang pembunuh mungkin hukum nya nanti tidak akan terlalu lama.
Ardika pun membawa Bella kembali ke rumah nya, sedangkan Annabella dia yang merasakan pusing dan mual kembali di dalam mobil.
"Aku seperti ingin muntah sangat ingin muntah."
Annabella yang ada di dalam mobil Jackson dan beruntung sekali ada Elsha di samping nya.
"Jackson lebih baik matikan saja AC nya agar bisa membuka jendela mobil nya, supaya udara segar yang bisa masuk."
Annabella terus saja merasa mual muntah di perjalanan menuju ke rumah nya.
__ADS_1
"Annabella mungkin kamu masuk angin sayaaaaang, tapi Dokter tidak mengatakan apa-apa dia bilang kondisi Annabella yang sudah sehat."
Annabella membutuhkan minyak angin yang selalu ada di tangan nya, Annabella sampai meneteskan minyak angin tersebut di tissue.
Annabella terlihat sangat lemas sekali dia pun melihat ada buah mangga di jalan.
"Jackson berhenti cepat aku ingin sekali mangga muda itu, cepat kamu turun dan belikan untuk kuu."
Seketika Elsha dan Jackson terdiam ketika mendengar keinginan Annabella.
"Buah mangga muda itu sangat asam sekali Annabella, Jackson belikan saja apa yang di inginkan Annabella."
Jackson pun keluar dari mobil nya, dia langsung membelikan mangga muda tersebut untuk Annabella.
Jackson langsung memberikan nya kepada Annabella dan Annabella pun langsung memakan nya.
"Astaga Annabella kamu memakan nya, dan tidak terlihat kamu merasa asam atau bagaimana gitu."
Annabella mengabaikan ucapan Jackson dia terus saja memakan mangga muda tersebut.
Elsha merasa sangat curiga sekali dengan sikap Annabella, dia seperti ingin bertanya kepada Annabella pada saat berduaan di rumah.
__ADS_1