Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (225)


__ADS_3

Lelaki misterius itu tiba-tiba saja langsung meninggalkan Bella, dia tidak mencelakakan Bella sama sekali dan itu membuat trauma yang berat sekali untuk Bella.


"Ahhhhhh, aku masih hidup ini sangat membuat ku ketakutan sekali."


Bella mengatur nafas nya dan dia pun langsung berlari menuju ke kamar Apartemen nya.


Bella seperti orang yang kehilangan akal pikiran nya, dia terus saja berlari bahkan dia memilih untuk menggunakan tangga daripada lift.


Bella seperti kehabisan nafas nya dia terus saja berlari dan berlari sampai akhirnya dia sampai di depan Apartemen dan membuka pintu.


Ardika begitu sangat terkejut sekali melihat Bella yang seperti orang yang kehabisan nafas.


"Bella, apakah kamu baik-baik saja?. Apa yang terjadi dengan mu."


Bella masih belum bisa menceritakan semuanya kepada Ardika dia masih mengatur nafas panjang nya.


Dan akhirnya Bella pun mulai bisa berbicara dengan Ardika.


"Ardikaaaaa, lelaki itu seperti mau membunuh ku. Dia mengeluarkan pisau tajam ke hadapan ku dia seperti nya memang mau membuat ku lenyap dari muka bumi ini."

__ADS_1


Ardika merasa ingin sangat keterlaluan sekali dia sudah tidak bisa tinggal diam.


"Dan Annabella, dia tidak pulang ke rumah Elsha. Aku sangat menghawatirkan sekali kondisi Annabella sekarang berubah."


Bella pun begitu sangat pusing sekali dia pun memilih untuk masuk ke dalam kamar Annabella.


Dan Ardika pun mengikuti Bella, Bella memilih langsung membaringkan tubuhnya karena mereka sangat lelah sekali.


"Bella, kenapa sekarang kita bisa menemukan titik terang dalam permasalahan ini. Kita yang terlalu ketakutan yang berlebih-lebihan seperti dan sekarang lebih baik kita fokus pada pekerjaan kita."


Ardika melihat lemari pakaian Annabella, dia seperti mencurigai sesuatu di dalam lemari tersebut.


"Kenapa lemari ini harus di kunci ya, ada apa di dalam lemari pakaiannya."


Bella lebih memilih memejamkan mata nya dan Ardika membuka kunci lemari pakaian tersebut.


Terlihat tidak ada yang aneh di dalam lemari pakaian tersebut, Ardika memilih untuk menutup lemari pakaian dengan kencang.


Tapi tiba-tiba ada sesuatu yang terjatuh dari dalam lemari tersebut, Bella yang memejamkan mata nya pun dia langsung terbangun dan melihat kotak merah yang terjatuh dari dalam lemari pakaian tersebut.

__ADS_1


"Kotak merah apa itu yaa, Ardika coba kamu bawa kepada ku."


Ardika pun langsung mengambil kotak tersebut dan memberikan kepada Bella.


Bella dengan tidak sabar dia langsung membuka kotak misterius tersebut.


Bella pun melihat gunting yang berwarna merah dengan sebuah tinta merah.


"Apa maksud nya ini,? Annabella menyimpan kotak misterius seperti ini untuk apa yaa."


Bella belum menyadari jika ini adalah teror untuk dirinya bukan barang simpanan Annabella.


"Annabella kenapa dia menyimpan barang seperti ini, ini bukan Annabella yang aku kenal."


Ardika pun memegang gunting tersebut dan memperhatikan nya.


"Gunting ini seperti pada saat kamu menghabisi nyawa Sesilia, apakah kamu tidak menyadari nya Bella."


Bella pun seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan Ardika dia pun langsung mengambilnya kembali kotak misterius tersebut.

__ADS_1


"Apakah ini adalah salah satu teror misterius untuk ku tapi Annabella menyimpan nya, dan apakah sekarang Annabella mengetahui bahwa ibu nya adalah seorang pembunuh."


Tangan Bella langsung bergetar dan menangis dia tidak menginginkan Annabella mengetahui rahasia nya.


__ADS_2