Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (245)


__ADS_3

Annabella merasa kondisi yang sudah membaik dia pun mulai merasa tekanan batin yang dia rasakan.


Annabella mencari handphone nya, dia berusaha keras untuk mencapai handphone sampai Annabella yang hampir saja terjatuh dari dalam tempat tidur nya dan beruntung nya Ayah langsung menahan Annabella.


"Nak, kamu mau kemana?. Kondisi kamu masih sangat lemah sekali Nak."


Rendy mencoba untuk membantu Annabella dan Annabella pun akhirnya tidur kembali.


"Terimakasih banyak Ayah, aku mencari Handphone ku."


Rendy mencoba untuk mencari keberadaan Handphone Annabella di laci dekat tempat tidur nya.


"Tidak ada Nak, sudah yaa jangan dulu memikirkan tentang handphone. Sekarang kamu harus menjaga kondisi kesehatan kamu dulu."


Annabella pun langsung terdiam dia mengingat jelas perkataan ibu nya ketika membunuh lelaki misterius tersebut.


"Annabella sayaaaaang, kamu baik-baik saja kan. Adakah yang ingin kamu bicarakan dengan Ayah Nak."

__ADS_1


Annabella meneteskan air mata nya, dia masih belum kuat untuk menceritakan semuanya apa yang dia dengar.


"Nak, tegak kan keadilan. Karena ibu bukan hanya sekali melakukan ini dia pernah melakukan hal yang sama sebelum nya."


Annabella melirikan mata nya, kenapa Ayah nya bisa langsung mengetahui nya. Sedangkan dia belum pernah bercerita apapun kepada siapa pun.


Annabella merasa sudah banyak sekali orang yang mencurigai Ibu nya.


"Aku kasihan dengan ibu kenapa ibu bisa melakukan ini semua nya, kenapa ibu bisa jahat sekali dengan orang lain. Padahal aku tidak mau ibu sampai harus masuk ke dalam penjara, sekarang ibu pasti sangat jauh sekali dia pergi bersama dengan kekasih nya untuk menghindari polisi dan aku begitu sangat berharap ibu akan selalu baik-baik saja."


Rendy memeluk erat tubuh Annabella dia tidak mau melihat putri nya bersedih hati.


Annabella pun melepaskan pelukan erat nya, dan dia pun tersenyum tipis kepada Ayah nya.


"Nak, bagaimana apakah sudah siap menjadi saksi kasus ini?."


Annabella menganggukkan kepalanya berkali-kali.

__ADS_1


"Aku siap Ayah dan aku harus siap."


Rendy pun membeli rambut panjang Annabella.


"Sekarang, istrirahat yaa. Karena korban sedang di tangani khusus oleh pihak medis. Om Reymon ingin melakukan yang terbaik dia tidak mau kasus ini di publikasikan karena bisa membuat informasi kepada ibu mu dan kekasih semakin sulit untuk di temukan."


Annabella merasa jika ibu nya dan kekasih pasti akan dengan mudah di temukan oleh pihak kepolisian.


Karena kekuasaan Reymon yang begitu sangat luar biasa sekali, Annabella pun semakin menghawatirkan kondisi ibu nya.


"Iya Ayah, aku mengerti jika Om Reymon sudah bertindak maka cepat atau lambat ibu pasti akan secepatnya ketemu."


Rendy melihat wajah sedih di wajah Annabella yang begitu sangat terlihat jelas sekali, Annabella yang mungkin belum bisa menerima kenyataan.


Dia yang harus melihat atau mendengar apa yang sudah di lakukan oleh ibu nya sendiri.


Rendy memegang tangan Annabella, dia mencoba untuk menenangkan pikiran Annabella yang pasti penuh dengan rasa yang serba salah.

__ADS_1


Rendy berharap Annabella bisa bersikap adil dengan kasus ini, dia tidak berbicara bohong sedikit pun.


__ADS_2