Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (257)


__ADS_3

Elsha menghelakan nafas panjang nya dia mencoba untuk menutupi rasa sedih nya di hadapan Mbak Asmirah.


"Annabella, baik-baik saja. Dan semoga saja Annabella bisa segera pulang dan menyelesaikan permasalahannya."


Elsha pun memilih untuk pergi ke kamar nya, dan Mbak Asmirah pun merasa sangat senang sekali ketika mendengar kondisi Annabella yang baik-baik saja.


"Syukurlah Nona Annabella baik-baik saja, semoga rumah ini ramai seperti dulu lagi."


Elsha membuka pintu kamar nya, dia duduk di atas tempat tidur nya dan melemparkan tas nya ke kasur nya.


Elsha merasa sangat lelah sekali dan dia pun berniat untuk segera beristirahat.


Ketika Elsha berniat untuk mengantikan baju nya dia pun mengingat jika ada handphone Annabella di tas nya.


Elsha pun mengambil handphone tersebut dan mengeluarkan nya dari tas nya.


"Handphone low baterai, oke lebih baik aku mencharge nya saja."

__ADS_1


Setelah itu Elsha pun langsung mandi dan bersiap untuk tidur.


Ketika Elsha sudah terbaring di atas tempat tidur nya, Elsha terus saja memandangi handuk tersebut.


"Kenapa yaa aku merasa ada yang aneh dengan Handphone Annabella, tapikan handphone tidak aktif dan aku juga untuk apa penasaran dengan handphone tersebut itu kan privasi Annabella."


Elsha pun langsung menarik selimut tebal nya, sampai menutupi wajahnya dan langsung tertidur dengan pulas sekali.


***


Keadaan di rumah sakit, Robby memperhatikan seseorang yang di curigai itu pun tidak ada sudah pergi.


Robby pun langsung menghubungi Jackson untuk memberikan informasi.


*Hallo Tuan, orang-orang yang kita curigai seperti mereka semua sudah pergi karena memang sekarang yang sudah larut malam.*


*Baiklah, jika kondisi sudah aman. Sekarang kita akan mempersiapkan semua nya.*

__ADS_1


Jackson mengakhiri panggilan telephone nya dan dia pun langsung memberitahukan kepada semua medis.


Korban tersebut pun langsung di bawa ke mobil Ambulance dan langsung pergi dari Rumah Sakit ini.


Jackson merasa sangat tenang sekali, dan dia sangat berharap besar korban tersebut bisa secepatnya sembuh.


"Annabella, maafkan aku yang tidak percaya dengan kamu. Tapi sepertinya aku lebih ingin mendengar kesaksian dari korban bukan dari kamu Annabella."


Sebelum pulang ke rumah nya, Jackson pun memilih untuk melihat Annabella terlebih dahulu.


Jackson melihat Annabella yang sedang di temani oleh Ayah nya.


"Annabella sudah tertidur pulas dengan di temani genggaman hangat tangan dari Ayah nya, Annabella aku pergi dulu yaa. Semoga kita berdua bisa bersama kembali untuk menjadi keluarga yang bahagia karena sekarang sudah tidak ada lagi ibu mu yang licik dan jahat."


Jackson berniat ingin sekali bisa bersama dengan Annabella kembali, tidak ada nya Bella membuat Jackson yakin karena tidak ada lagi yang membuat Annabella selalu berpikiran negatif terhadap keluarga nya.


Jackson melihat Papa yang seperti sangat kelelahan sekali, Jackson pun langsung merangkul Papa nya.

__ADS_1


"Ayo kita harus segera pulang, karena besok adalah hari yang sangat kita tunggu-tunggu. Hari di mana Bella dan Ardika menjadi incaran para polisi dan mereka berdua akan hidup bahagia bersama juga di dalam penjara."


Reymon hanya bisa tersenyum manis ketika mendengar perkataan Jackson, karena ini adalah kebahagiaan Jackson ketika orang-orang yang sudah membuat Mama nya pergi untuk selamanya.


__ADS_2