
Bella merasa aman ketika dia berada bersama dengan Ardika, daerah sekeliling ada hampir penjahat semua.
Daerah yang jarang di ketahui oleh banyak orang tapi Bella merasa jika dirinya tetap harus berhati-hati.
"Tidurlah ini sudah sangat malam kamu perlu
beristirahatlah Bella."
Bella pun mengikuti apa yang di katakan oleh Ardika.
"Maafkan jika tempat nya yang tidak terlalu nyaman, tapi di sini kita pastikan akan aman."
Bella memikirkan kembali dia yang akan bertemu dengan Annabella.
"Baiklah, besok sore aku akan mendatangi Annabella."
Bella pun memejamkan mata nya karena dia ingin secepatnya besok untuk bisa bertemu dengan Annabella.
*Keesokkan harinya*
Annabella melihat hantu nya tidak ada balasan pesan dari Jackson.
"Apakah Jackson sudah tidak mempunyai perasaan terhadap ku, tapi aku butuh Jackson untuk bisa menyelamatkan Ibu."
__ADS_1
Annabella terus saja memegang handphone nya, dia menunggu balasan pesan dari Jackson.
Sampai di meja makan pun Annabella tetap memegang Handphone nya.
Annabella melihat Ayah nya juga yang seperti sedang menghubungi seseorang.
Rendy pun memilih untuk pergi ke menjauh dan membuat Annabella merasa penasaran sekali jika Ayah nya sedang ingin menelephone siapa.
"Ayah mau telephone siapa yaa, apakah dia sedang mencari informasi tentang korban itu yaa."
Aliya mencoba untuk menghampiri Ayah tapi dia mendapatkan balasan pesan dari Jackson.
*Jessica Annabella, selamat pagi. Maafkan semalam aku tidak langsung membalas pesan dari kamu*
Annabella pun lebih memilih untuk membalas pesan dari Jackson.
Jackson begitu sangat terkejut sekali ketika membaca balasan pesan dari Annabella.
"Annabella merindukan ku, apa aku tidak salah membaca nya. Bukan kah waktu itu dia jelas menolak ku dengan halus."
Jackson pun tersenyum manis dia tidak membalas pesan dari Annabella, dia lebih memilih untuk bersiap-siap untuk pergi ke kantor.
"Jika mungkin aku harus bersama kembali dengan Jackson, aku tidak apa-apa. Asalkan aku mendapatkan kepercayaan dari Jackson dan Jackson mau menceritakan semuanya rencana mereka untuk Ibu."
__ADS_1
Annabella tersenyum tipis dia berubah menjadi Annabella yang jahat.
Ayah nya menghampiri nya dan mengajak nya untuk segera pergi.
"Ayo Annabella, Ayah akan mengantar kamu untuk pergi ke toko bunga."
Annabella pun mengikuti apa yang di katakan oleh Ayah nya, ketika mereka berdua sudah berada di dalam mobil.
"Ayah tadi sedang menelephone siapa Ayah, seperti sangat serius sekali."
Annabella mencoba untuk menanyakan langsung kepada Ayah.
"Ayah mencoba untuk menghubungi nomer handphone Ibu Elsha, tapi tidak ada jawaban nya. Ayah sangat hawatir sekali. Ayah tidak tahu di mana sekarang keberadaan Ibu mu itu."
Annabella lebih senang jika Elsha yang tidak ada di rumah nya, maka dia bisa dengan tenang melakukan rencana nya.
"Sudahlah mungkin dia ingin menyendiri Ayah, kita tidak perlu menggangu nya. Biarkan saja dia mengikuti keinginan nya."
Rendy merasa apa yang di katakan oleh Annabella benar adanya, mungkin Elsha butuh waktu untuk menyendiri.
"Iya sayang kamu selalu semangat yaa berkerja nya, dan hati-hati yaa."
Annabella bersalaman dengan Ayah nya, sebelum dia pergi untuk berkerja.
__ADS_1
"Ayah juga hati-hati yaa, aku sayang Ayah. Aku berharap besar Ayah selalu bahagia dengan kehidupan kita berdua dalam sehari-hari."
Annabella pun keluar dari mobil Ayah nya dan berjalan menuju ke pintu masuk.