
Annabella yang berjalan menuju ke kamar Ibu nya, dia melihat Mbak Asmirah yang terus-menerus mengetuk pintu kamar tapi ibu nya yang tidak mau keluar dari kamar nya.
"Biarkan saya yang mengetuk pintu kamar nya."
Annabella mengetuk pintu kamar ibu nya dengan sangat keras sekali, sehingga membuat Elsha merasa sangat kesal sekali dan akhirnya dia membuka pintu kamar nya.
Ketika Elsha membuka pintu kamar nya dia melihat Annabella yang sedang berdiri di hadapan nya.
"Annabella kamu kembali Nak,"
Elsha merasa sangat tidak percaya dengan kedatangan Annabella yang kembali ke rumah nya.
"Nak, boleh ibu memeluk kamu Nak."
Elsha sangat merindukan sekali Annabella tapi dia masih bisa menahan rasa rindu nya tersebut.
Annabella pun langsung memeluk erat tubuh Ibu nya, dan Elsha memeluk erat tubuh Annabella.
"Maafkan ibu yaa Nak, ibu yang banyak mengeluh ibu yang tidak bisa sabar dalam menghadapi sikap mu."
Annabella melepaskan pelukan erat tersebut dan dia pun tersenyum manis kepada ibu nya.
__ADS_1
"Aku yang seharusnya minta maaf, aku yang tidak tahu diri dengan apa yang sudah ibu berikan kepada ku. Ibu yang mau mengurus aku ketika Ibu kandung ku pergi begitu saja."
Elsha terus saja mengeluarkan air mata nya.
"Tidak sayaaaaang, jangan berbicara seperti itu."
Mbak Asmirah pun hanya terdiam melihat Annabella dan juga Elsha yang akhirnya bisa kembali bersama.
"Bu, saya siapkan minuman dan makanan yaa. Saya simpan di tempat biasa di samping rumah tempat favorit ibu dan nona Anna."
Elsha pun menutup rapat pintu kamar ya dan mengajak Annabella di tempat favorit mereka berdua.
Annabella melihat bunga-bunga yang warna-warni bermekaran itu di ganti dengan bunga matahari.
"Bunga Matahari, siapa yang menggantinya."
Annabella pun menghampiri bunga-bunga yang baru.
"Iya sayang Ayah kami yang menggantinya, karena bunga yang sebelumnya sudah layu dan membusuk."
Annabella pun mengerti semenjak kejadian tersebut, ibu yang tidak fokus untuk mengurus tanaman nya.
__ADS_1
Dan mereka berdua pun akhirnya duduk berdampingan sambil memandangi bunga-bunga yang baru.
"Hari ini aku menjadi saksi berpisah nya ibu dan Om Reymon, mereka berdua sudah berpisah dan aku juga melihat Jackson."
Annabella pun menghelakan nafas panjang nya.
"Sekarang aku merasa ibu hanya memiliki aku saja, dia sudah tidak lagi mempunyai orang yang ada di samping nya. Walaupun sekarang ibu yang sudah memiliki kekasih yang baru."
Elsha pun semakin mengerti dengan apa yang di rasakan oleh Annabella yang memang tidak bisa lagi tinggal bersama dengan nya, karena dia yang harus bersama dengan ibu nya.
"Iya sayang, mungkin sekarang hanya kamu yang di harapkan oleh ibu mu."
Elsha seperti merelakan Annabella untuk bisa bersama dengan Ibu nya.
"Maafkan aku yaa Buu, bukan aku sekarang yang tidak peduli dengan ibu. Tapi aku rasa Ibu Bella lebih menginginkan kehadiran ku di setiap hari-hari nya."
Elsha pun tersenyum manis kepada Annabella.
"Sudah yaa Nak, itu semua tidak apa-apa. Kamu mau kembali bersama dengan ibu saja ibu sudah sangat senang sekali sayaaaaang. Yang paling ibu takut kan adalah ketika kamu yang sudah tidak mau lagi bertemu dengan Ibu."
Annabella pun memeluk erat tubuh nya kembali dia pun meneteskan air mata nya di pundak ibu nya.
__ADS_1