
Setelah mendengar berita tersebut Elsha pun kembali untuk ijin pulang.
"Jackson, ibu ijin pulang dulu yaa. Annabella dia berteriak-teriak lagi di kamar nya."
Tatapan mata Elsha begitu sangat lelah sekali.
"Bu, biarkan aku antar ibu pulang yaa. Tapi lebih baik itu tidak pulang ke rumah dulu saja karena aku hawatir ketika berita ini sudah sampai di televisi mereka berdua menyerang ibu."
Elsha hanya bisa tersenyum tipis kepada Jackson.
"Jika memang mereka berdua akan menghabisi nyawa ku di depan Annabella, aku sangat rela sekali karena aku yang melakukan ini semua demi untuk Annabella."
Elsha pun langsung berjalan menuju ke luar dan Jackson masih memperhatikan nya.
"Jackson, apakah kamu masih mempunyai perasaan terhadap Annabella? jika kamu mencintai Annabella maka rubah sikap Annabella menjadi seperti dulu lagi. Jika dia sudah bisa merubah sikap nya maka kamu bisa menikah nya kembali."
Jackson yang tulus mencintai Annabella tapi dia mempertanyakan cinta tulus Annabella terhadap nya apa tulus atau hanya memanfaatkan saja.
__ADS_1
"Annabella yang tiba-tiba saja muncul di hadapan ku, dia datang cinta yang tiba-tiba dan aku merasa meragukan nya."
Reymon menginginkan yang terbaik untuk Jackson dia ingin Jackson mendapatkan cinta sejati nya.
"Lebih baik sekarang kita pulang saja, kita perkembangan berita nya di televisi."
Reymon dan Jackson memilih untuk pergi dari tempat tersebut dan Elsha akhirnya sampai di depan rumah nya.
Elsha memejamkan mata nya sebentar dan membuka nya kembali.
"Elsha kamu kuat dan kamu harus bisa melawan apapun itu yang mencoba untuk menyakiti mu."
"Elsha, cepat duduk lah ternyata korban tersebut sudah meninggal dan Ardika menjadi tersangka selanjutnya."
Elsha berpura-pura tidak tahu dia duduk di samping suami nya, Elsha dengan sangat sengaja sekali dia menambah volume televisi nya agar Annabella mendengar nya.
"Bella tidak mungkin melakukan nya sendirian, dia pasti di bantu oleh Ardika karena mereka berdua adalah pasangan yang sangat serasi sekali."
__ADS_1
Rendy melihat wajah kebencian Elsha terhadap Bella dan juga Ardika.
Elsha mendengar suara pintu yang terbuka dan seperti nya itu adalah Annabella, dia pun langsung menghampiri layar televisi.
Melihat Annabella yang datang Elsha memilih untuk pergi agar Annabella bisa dengan serius mendengarkan nya
Elsha menghampiri Mbak Asmirah di dapur.
"Bukan kah Mbak Asmirah bilang jika Annabella yang berteriak-teriak kencang despresi nya kembali kambuh. Tapi lihat lah dia begitu sangat serius sekali melihat kasus ibu nya yang ada di televisi dia terdiam tidak berteriak-teriak."
Mbak Asmirah pun menceritakan semuanya kepada Elsha.
"Tadi Pak Rendy pulang dia yang mencoba untuk menenangkan Nona Annabella, pelukan mereka berdua sangat erat sekali seperti Nona Annabella yang sedang memiliki permasalahan besar."
Sudah mendengar cerita dari Mbak Asmirah, Elsha pun memilih untuk kembali ke kamar nya.
Dia menuggu kedatangan suami nya yang pasti akan menegurnya karena sikap nya terhadap Annabella.
__ADS_1
"Mas Rendy pasti akan marah kepada ku, dan itu akan aku jadikan alasan untuk aku bisa keluar dari rumah ini."
Elsha membuka plester yang untuk menutupi luka yang ada di leher nya dari suami nya.