
Annabella berjalan untuk menunggu kedatangan taksi dia seperti melayang melangkah kan kaki nya.
"Hidup ku hampa sekali, aku merasa tidak semangat untuk melanjutkan kehidupan ku ini."
Annabella melihat ada sungai yang mengalir di seberang jalan, dia pun memilih untuk berjalan menuju ke sungai tersebut.
Annabella memainkan air sungai tersebut dan dia pun membasuh wajah nya karena air sungai tersebut yang sangat jernih sekali.
Annabella merasa jika hidup nya sudah tidak berguna lagi.
"Haruskah aku mengakhiri kehidupan ku ini, aku merasa sangat tidak kuat untuk melanjutkan perjalanan hidup ku."
Tampa sepengatahuan Annabella, Lucas memperhatikan Annabella dari belakang.
"Annabella sedang apa dia berada di sungai yang sangat deras sekali, Astaga Annabella jangan sampai kamu melakukan hal yang tidak masuk akal."
Lucas berjalan pelan-pelan menuju ke Annabella dia berada di belakang Annabella.
"Ahhhhhh, ibu kenapa kamu harus membuat ku kehilangan semua nya. Karir ku hilang begitu saja karena kasus mu itu, membuat aku yang selalu merasa sangat tertekan sekali sehingga aku sampai mengalami despresi."
Aliran sungai terlihat semakin deras sekali dan Annabella memilih untuk terus berjalan ke tepi sungai hingga dia merasa sangat pusing sekali dan badan nya lemah.
Annabella pun tidak kuasa menahan nya dia seketika pingsan di sungai yang mengalir deras.
__ADS_1
"ANNABELLA".
Teriak Lucas yang melihat Annabella terbawa arus sungai, orang-orang yang ada di sekitar pun seketika langsung histeris melihat ada seorang wanita yang terbawa arus sungai.
Lucas dengan sekuat tenaga dia pun langsung mencoba untuk menyelamatkan Annabella.
Kejadian tersebut sampai membuat orang-orang yang ada di dalam kantor panik ketika terdengar suara teriak-teriak dari luar kantor.
Jackson yang sedang menelephone dengan Elsha dia seketika mengingat mengakhiri panggilan telephone nya.
Jackson pun langsung menanyakan apa yang terjadi di luar.
"Ada kejadian apa diluar kenapa banyak sekali yang berteriak-teriak histeris."
"Ada wanita cantik yang terseret arus sungai, dia seperti sedang banyak masalah, tidak mungkin ada orang yang berani berjalan ke tepi sungai di saat aliran air yang sangat deras sekali."
Seketika Jackson pun langsung berlari menghampiri ke ruangan nya.
"Annabella tidak ada."
Jackson pun langsung berlari menghampiri lokasi tersebut, Reymon dan Robby pun mengikuti Jackson.
Ketika Jackson menuju ke sungai tersebut dia melihat Lucas yang sudah mengendong Annabella.
__ADS_1
Jackson merasa sangat benci sekali ketika melihat Lucas yang menyelamatkan Annabella.
"Ayo Lucas segera bawa ke Ambulance."
Ucap Reymon dengan ekspresi wajah yang sangat panik sekali.
Robby melihat Jackson yang seperti sedang emosional sekali.
Reymon dan Lucas pun masuk ke dalam ambulance.
"Annabella, anak ku sadar Nak. Jangan membuat banyak orang cemas sayaaaaang."
Terlihat sekali wajah Reymon yang menghawatirkan kondisi Annabella.
"Saya melihat Annabella yang berjalan seperti dengan tatapan kosong dia terus saja berjalan menuju ke sungai, padahal sungai tersebut sedang deras sekali."
Reymon merasa ini karena ucapan Jackson yang keterlaluan sekali terhadap Bella, bagaimana pun juga Annabella adalah anak kandung nya.
"Semoga saja Annabella baik-baik saja, kasihan sekali kamu Nak "
Reymon terus memegang erat tangan Annabella yang terasa sangat dingin sekali.
Reymon berdoa yang terbaik untuk Annabella.
__ADS_1