Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode 32.


__ADS_3

Jessica memberikan diri untuk mengungkapkan semua nya kepada kedua orang tuanya termasuk Ayah nya.


Ketika mereka semua sedang kumpul di rumah.


"Ayah, apakah kamu ingin melihat aku bahagia?."


Jessica tiba-tiba bertanya seperti itu kepada Ayah nya.


"Ya, Ayah ingin sekali melihat kamu bahagia sayaaaaang."


Elsha hanya terdiam mendengarkan perkataan Jessica kepada suami nya yang tampak sangat serius sekali.


"Aku ingin segera menikah secepatnya dengan Jackson, aku merasa jika Jackson memang yang terbaik untuk aku."


Rendy memandangi wajah Jessica dengan sangat serius sekali.


"Secepat ini kah Nak,? umur mu masih sangat muda sekali. Apa kamu yakin ingin menikah di usia muda ini?."


Jessica menganggukkan kepalanya dia seperti meyakinkan bahwa dirinya benar-benar ingin menikah dengan Jackson.


"Ayah, ada satu hal yang sangat mengejutkan sekali ketika aku bertemu dengan keluarga Jackson. Mama tiri Jackson itu adalah Ibu Bella, Ibu kandung kuu. Tapi dia meminta aku untuk merahasiakan tentang itu, aku pasti akan merasa sangat nyaman sekali ketika aku tinggal di rumah Jackson."


Seketika Rendy dan Elsha pun terkejut ketika mendengar hal tersebut.


"Bella menikah dengan Papa nya Jackson, demi lelaki itu dia meninggalkan kita berdua Jessica."


Rendy terlihat sangat emosional sekali ketika mengetahui hal tersebut.


"Iya aku tahu tapi ini itu kan hanya masalalu dan sekarang Ibu ingin sekali bisa bersama dengan kuu."


Elsha tidak kuasa menahan air mata dia memilih untuk pergi dari tempat tersebut.


"Jessica, kamu tidak menghargai perasaan Ibu mu yang sekarang. Kamu ingin menikah dengan Jackson hanya karena kamu ingin bersama dengan Ibu mu kembali,? kurang baik bagaimana lagi Ibu Elsha kepada Jessica."


Rendy tidak habis pikir dengan apa yang di katakan oleh Jessica.

__ADS_1


"Tapi ibu ku itu tetap Ibu Bella, dia adalah ibu kandung ku. Walaupun dia jahat dia tetap Ibu kandung ku, jika Ayah tidak mau merestui hubungan pernikahan dengan Jackson lebih baik aku pergi saja dari rumah ini."


Jessica langsung berlari ke kamar nya dia memasukkan semua pakaian nya dan Elsha melihat nya.


"Jessica, kamu mau kemana Nak. Kamu jangan pergi dari rumah ini."


Elsha mencoba untuk menahan Jessica untuk pergi tapi Rendy hanya diam saja membiarkan Jessica pergi.


Jessica pun berjalan menuju ke luar rumah nya, ketika Elsha akan mengejar nya tangan nya di hentikan oleh Rendy.


"Biarkan saja dia pergi, biarkan dia keluar dari rumah ini. Dia lebih memilih ingin bersama dengan Bella."


Elsha hanya bisa menangis sambil memandangi Jessica yang sudah masuk ke dalam taksi.


Jessica pun langsung menghubungi nomer handphone Ibu nya.


***Buuu, tolong akuuu. Aku keluar dari rumah Buu, Aku tidak tahu harus pergi ke mana.


*Jessica sayaaaaang, kenapa kamu bisa keluar dari rumah kamu. Kamu tenang yaa jangan menagis seperti itu yaa kita ketemuan di Restoran yang biasa oke."


"Apa yang di lakukan Mas Rendy, tega sekali dia mengusir Jessica. Sedangkan dia hidup karena kerja keras dari Jessica."


Bella terlihat sangat terburu-buru sekali dia berpapasan dengan Jackson.


Bella tidak menyapa Jackson sama sekali dia berlari menghampiri mobil nya.


"Tidak seperti biasa nya Mama Bella pergi terburu-buru sekali seperti itu."


Jackson pun mengabaikan nya dia memilih untuk pergi ke kamar nya.


Bella mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali dia begitu sangat hawatir sekali dengan Jessica.



Jessica menunggu kedatangan Ibu nya, dia begitu sangat ketakutan sekali. Dia takut ada camera yang memotret nya.

__ADS_1


Ketika sampai di Restoran, Bella langsung menarik tangan Jessica. Karena dia tahu jika Jessica sedang banyak yang mencari nya karena hubungan dengan Jackson.


Jessica pun akhirnya masuk ke dalam mobil Ibu nya.


Jessica menangis sambil memeluk erat tubuh ibu nya.


"Tenang sayaaaaang tenang ceritakan semuanya kepada Ibu secara perlahan-lahan yaa."


Bella menghapus air mata Jessica yang terus menerus membasahi pipinya.


"Aku sudah mengatakan semuanya kepada Ayah, dan Ayah tidak setuju ketika dia mengetahui jika Ibu itu adalah ibu sambung Jackson."


Bella menghelakan nafas panjang dia sudah menduga pasti akan seperti ini.


"Jessica, ketika kamu pergi bagaimana dengan Ayah muu. Apakah dia membiarkan mu pergi begitu saja,? dia tidak menahan kamu untuk pergi?."


Jessica cemberut dia merasa sangat sedih sekali.


"Mama mempunyai Apartemen, kamu bisa tinggal di sana Jessica. Dan jangan sampai kejadian menjadi sasaran para wartawan."


Bella pun langsung mengantarkan Jessica ke Apartemen nya.


Pasilitas yang sangat mewah di berikan Bella untuk Putri kesayangan.


"Jika Jackson bertanya maka jawab saja , kamu ingin belajar mandiri jauh dari orang tua. Jangan sampai Jackson mengetahui semuanya, ibu tidak bisa menemani mu malam ini tapi semua nya sudah tersedia di sini. Kamu hari-hari yaa sayang di sini Maafkan Ibu harus kembali."


Mereka berdua pun berpelukan.


"Terimakasih banyak yaa Buu, aku tidak tahu harus pergi ke mana tadi."


Bella tersenyum manis kepada Jessica.


"Apapun akan ibu berikan untuk kamu, apa yang sekarang ibu miliki itu semua nya untuk kamu Jessica."


Bella segera pergi dari Apartemen tersebut dia meninggalkan Jessica sendirian.

__ADS_1


Jessica pun merasa sangat nyaman sekali berada di dalam Apartemen mewah tersebut.


__ADS_2