
Annabella sampai di toko bunga, dia melihat Elsha yang sedang berbicara dengan Lucas.
"Untuk apa ibu Elsha datang ke toko bunga ini, dia seperti sangat serius sekali bicara dengan Lucas."
Annabella tidak bisa menghampiri mereka berdua karena Annabella yang hanya sebagai pegawai biasa.
"Sudahlah terserah mereka berdua saja, sekarang yang penting aku harus bisa bersama dengan Jackson kembali."
Annabella pun kembali ke tempat kerja nya dan Elsha melihat Annabella.
"Lucas, kenapa Annabella seperti itu. Seperti dia yang memang sangat membenci ibu."
Lucas merasa sangat kasihan sekali melihat Elsha dia yang sudah tidak di hargai oleh Annabella.
Lucas mendapatkan pesan masuk dari Jackson.
*Nanti sore setelah jam kerja berakhir datang bersama dengan Robby ke rumah sakit untuk melihat kondisi Joshua*
*Boleh kah saya mengajak Ibu Elsha*
*Oke silahkan saja*
__ADS_1
Lucas ingin membawa Ibu Elsha agar dia mendengar secara langsung apa di ucapkan oleh Joshua.
"Bu, nanti sore kita pergi ke Rumah Sakit yaa. Untuk melihat kondisi korban."
Elsha menyetujui nya, dia pun memilih untuk pergi dari toko bunga.
"Yasudah nanti sore ibu kembali ke sini yaa, sekarang ibu ingin pulang ke rumah. Untuk menemui suami ibu."
Elsha pun keluar dari ruangan Lucas dia tidak menatap wajah Annabella sedikit pun.
"Seperti nya dia sudah membenci ku, baiklah tidak apa-apa. Lebih baik lagi jika dia pergi dari rumah untuk selamanya."
Annabella berniat dia ingin membuat ibu nya kembali bersama dengan Ayah nya.
"Elsha untuk apa dia ada di toko bunga ini, apakah hubungan antara Annabella dan Elsha sudah membaik."
Bella memilih untuk mengikuti Elsha dan dia pun mencari tempat yang pas untuk dia menarik tangan Elsha.
Elsha yang berniat untuk membeli sesuatu dia merasa ada seseorang yang mengikuti nya.
Elsha tetap saja bersikap tenang dia tidak mau jika sampai mencurigai orang yang sedang mengikuti nya tersebut.
__ADS_1
Dan ketika Elsha yang hendak berlari dengan sekuat tenaga nya Bella menarik tangan Elsha dan menyenderkan tubuh Elsha ke tembok.
Tangan Bella berada pada leher Elsha sehingga membuat Elsha yang sangat sulit untuk bicara.
"Jangan pernah membuat aku marah, jangan pernah dan jangan pernah ikut campur urusan ku, jika kamu yang tidak mau menjadi korban selanjutnya."
Elsha mengetahui jika wanita yang ada di hadapannya itu adalah Bella.
Elsha melepaskan genggaman tangan Bella yang memegang leher nya sampai Bella terlempar dan membentur ke tanah.
Elsha dengan penuh emosional dia membuka kacamata dan masker yang di pakai oleh Bella.
"Hmmmm, Bella Renata. Kamu masih mempunyai nyali untuk kembali ke kota."
Bella yang merasa sangat sakit sekali dia hanya bisa terdiam lemas.
"Kamu ingin melenyapkan nyawa ku Bella,? bagaimana jika hari ini aku yang melenyapkan nyawa mu di sini dan aku buang jasad mu ke sungai seperti yang kamu lakukan kepada Kelvin."
Bella merasa sangat terkejut sekali ketika Elsha yang mengetahui semuanya.
Ardika yang mencari Bella dia pun akhirnya melihat Bella yang sedang bersama dengan Elsha.
__ADS_1
"Oh kekasih mu datang, Bella berniat untuk menghabisi nyawa ku. Tapi aku lebih mengingat kebaikan mu kepada ketika waktu itu."
Elsha pun langsung pergi tanpa berteriak untuk memanggil warga.