
Robby lebih memutuskan untuk bicara langsung dengan Jackson.
Dia tidak mau membicarakan hal di telephone dan Robby pun langsung menjalankan mobil nya menuju ke kantor Jackson.
"Bagaimana perasaan Tuan Jackson, ketika dia tahu jika Wanita yang dia benci itu adalah ibu dari wanita yang dia sayangi. Apakah Tuan Jackson akan kecewa dan mengakhiri pernikahan nya dengan Nona Jessi, aku sangat berharap besar jika Bu Bella tidak terlibat dengan kasus kecelakaan Ibu Bella."
Robby mencoba untuk fokus mengendarai mobil nya, dia tidak mau konsentrasi nya terganggu karena memikirkan permasalahan ini.
Sampai akhirnya Robby sampai di kantor perusahaan Jackson.
"Semoga saja Tuan Jackson tidak emosional ketika mengetahui semuanya."
Robby pun berjalan menuju ke dalam kantor tersebut, dia menuju ke ruangan Barra.
Barra mengetuk pintu ruangan nya dan dia pun langsung di persilahkan Robby untuk masuk oleh Jackson.
__ADS_1
Kedatangan Robby membuat Jackson tersenyum manis.
"Tuan Jackson, saya sudah mengikuti semua perintah Tuan Jackson. Saya datang ke rumah itu dan melihat Bu Bella di sana ternyata dia tidak sendirian dia bersama dengan seorang lelaki yang Ardika, satpam yang Tuan Jackson pecat saat itu."
Jackson dengan serius dia terus saja mendengarkan apa yang di sampaikan oleh Robby.
"Saya mendengar percakapan mereka berdua dan saya merasa sangat tidak percaya sekali ketika Bu Bella mengatakan jika Nona Jessica itu adalah putri kandung nya."
Jackson pun langsung berdiri dari tempat duduk nya dia merasa tidak percaya dengan apa yang di sampaikan oleh Robby.
Robby hanya bisa menundukkan kepalanya dia tidak bisa lagi menjelaskan apapun.
"Jika benar Jessica itu adalah putri dari wanita licik itu, lalu apa maksud mereka berdua menyembunyikan semua nya terhadap aku."
Jackson pun melamun sambil memikirkan kenyataan yang terjadi.
__ADS_1
"Tuan Jackson, saya rasa di balik semua ini Nona Jessica pasti mempunyai sebuah alasan yang jelas. Saya mohon lebih baik Tuan Jackson tidak membenci Nona Jessica lebih baik Tuan Jackson berpura-pura saja tidak mengetahui hal ini sampai akhirnya Nona Jessica yang menjelaskan semuanya."
Jackson pun merasa jika keakraban Jessica dengan Bella begitu terjadi dari awal mereka berdua bertemu.
Jessica dan Bella begitu sangat akrab sekali dan bahkan mereka berdua pun sampai berpelukan dengan erat.
"Yaa, seperti nya memang benar jika Jessica itu adalah putri dari wanita licik itu. Keakraban mereka berdua pun sudah sangat nyata sekali. Baiklah aku akan berpura-pura tidak tahu aku ingin tahu apa maksud dari permainan mereka berdua."
Robby memilih untuk pergi dari kantor Jackson.
"Tuan Jackson saya permisi dulu yaa, saya akan mencari tahu lagi apalagi yang ads di balik semua ini."
Robby pun langsung pergi meninggalkan Jackson di ruangan pribadi nya.
"Sikap ku harus biasa saja kepada Jessica mau pun Bella dan sekarang aku akan datang ke rumah orang tua Jessica, aku akan menanyakan hal ini dengan Ibu Elsha. Apakah dia akan jujur menjawab pertanyaan ku ini jika dia tidak mau menjawab itu tandanya ada rencana di balik pernikahan aku dan Jessica."
__ADS_1
Jackson merasa tidak sabar untuk bisa bertemu dengan keluarga Jessica.