Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (243)


__ADS_3

Rendy terus memandangi wajah Elsha yang menundukkan kepalanya.


"Apa yang kamu pikirkan Elsha, apakah kamu berpikir jika Annabella yang akan melindungi Bella.".


Mendengar pertanyaan suami nya Elsha pun memilih untuk pergi masuk ke dalam kamar nya.


"Seperti nya memang seperti itu, karena tidak ada seseorang anak yang membenci ibu kandung nya walaupun ibu nya itu dalam kondisi kesalahan yang besar."


Reymon memilih untuk pergi karena dia merasa tugas nya yang sudah selesai.


"Kalau begitu saya permisi pergi dulu ya, saya mau kembali ke rumah sakit."


Rendy memilih untuk ikut bersama dengan Reymon karena dia ingin melihat kondisi Annabella.


"Saya ikut juga yaa saya ingin melihat Annabella, semoga saja Annabella mau menceritakan semuanya kepada saya sebelum ke polisi."


Reymon dan Rendy pun bersiap-siap untuk pergi dengan menggunakan mobil mereka masing-masing.


Rendy benar-benar tidak menyangka jika Bella bisa melakukan nya.

__ADS_1


"Demi ingin mendapatkan Reymon, Bella rela untuk membunuh Sesilia yang merupakan teman baik nya sendiri. Tapi kenapa sekarang Bella lebih memilih untuk berpisah dengan Reymon yang sudah memberikan fasilitas mewah kepada nya dan memilih untuk bersama dengan mantan pegawai Reymon."


Di perjalanan Rendy merasa sangat terpukul sekali dia sangat menghawatirkan kondisi Annabella.


Annabella yang pernah despresi, dan sekarang Annabella yang harus menerima kenyataan takdir jika Ibu nya adalah seorang pembunuh berdarah dingin.


Rendy pun akhirnya sampai di depan Rumah Sakit, mobil Rendy berada di belakang mobil Reymon.


Mereka berdua pun turun dari mobil nya masing-masing dan Reymon menghampiri Rendy.


"Bagaimana, apakah mau langsung bertemu dengan Annabella. Atau bertemu dengan korban."


"Lebih baik kita bertemu dengan korban saja, dan jangan bicara kepada Annabella jika kita berdua bertemu dengan korban tersebut."


Rendy dan Reymon mulai berjalan menuju ke dalam rumah sakit dan mencari kamar korban tersebut.


Setelah mencari-cari akhirnya mereka menemukan nya.


Rendy begitu sangat kasihan sekali ketika melihat korban tersebut, dan beruntung nya korban tersebut yang masih selamat.

__ADS_1


"Tusukan di perut nya, astaga dia tega sekali melakukan nya."


Rendy dan Reymon melihat kondisi korban tersebut yang sangat menghawatirkan sekali.


"Dok, saya ingin sekali berikan penanganan yang terbaik untuk pasien ini. Kalau bisa juga dengan penjaga an yang sangat ketat sekali dan jangan sampai apapun yang terjadi dengan pasien ini jangan ada media sosial yang mengetahui nya. Karena jika media massa terus saja memberikan tentang kondisi korban nanti tersangka akan berbuat sesuatu dengan korban atau dengan keluarga nya."


Dokter pun mengikuti apa yang di sarankan oleh Reymon.


"Baiklah Pak Reymon saya mengerti sekali dengan apa yang Pak Reymon inginkan."


Rendy dan Reymon pun memilih untuk pergi dari ruangan korban karena kondisi nya yang belum sadarkan diri.


"Kalau begitu saya mau bertemu dengan Annabella, saya pikir kondisi korban yang sudah sadar dan bisa berbicara."


Rendy pun langsung pergi ke ruangan Annabella sedangkan Reymon masih berada di depan kamar korban.


"Aku harus menyuruh Robby dengan teman-teman untuk mencari keberadaan Bella dan Ardika, walaupun saksi yang belum bisa bicara tapi aku sangat yakin sekali jika Bella yang melakukan nya."


Reymon pun langsung mencoba untuk menghubungi Robby.

__ADS_1


__ADS_2