Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (235)


__ADS_3

Annabella menunggu kedatangan Robby tidak jauh dari gerbang rumah nya, dia dengan begitu sangat sabar sekali.


Akhirnya Annabella pun melihat ada mobil yang seperti menghampiri nya.


"Seperti nya itu adalah mobil milik Robby, oh syukurlah aku tidak terlalu lama untuk menunggu nya."


Annabella berdiri dan Robby membukakan pintu mobil nya.


"Silahkan Nona Annabella masuk ke dalam, maafkan jika terlalu lama menunggu kedatangan saya."


Annabella pun masuk ke dalam mobil Robby.


"Tidak apa-apa Robby, aku tidak terlalu lama menunggu kamu."


Annabella tersenyum manis kepada Robby dan begitu juga dengan Robby.


"Kamu mau membawa aku ke mana Robby,? aku sangat penasaran sekali."


Annabella mulai menayakan hal tersebut dan Robby pun akhirnya mulai berbicara dengan Annabella.


"Nona Annabella, apakah selama ini Nona sering mendapatkan sebuah teror misterius."


Pertanyaan Robby membuat Annabella sangat terkejut sekali.

__ADS_1


"Kenapa kamu bertanya seperti itu kepada ku,? apakah ini adalah sebuah jebakan untuk ku masuk ke dalam mobil mu ini."


Annabella mulai merasa tidak nyaman sekali berada di dalam mobil Robby.


"Saya mendapatkan kertas yang bertuliskan, aku masih hidup. Dan kertas putih tersebut di tulis seperti dari tinta berwarna merah pekat dan berada di tumpukan berkas-berkas perceraian milik ibu Bella."


Annabella baru menyadari jika itu adalah kertas yang dia cari.


"Kamu menemukan nya,? dan apakah kamu akan memberikan kertas itu kepada ku sekarang juga."


Robby memberhentikan mobilnya secara tiba-tiba.


"Saya tidak menyimpan nya tapi Tuan Jackson yang menyimpan nya, dan apakah Nona Annabella bisa menceritakan semuanya kepada saya karena saya ingin sekali membantu Nona Annabella."


Annabella tidak bisa langsung percaya begitu saja dengan Robby, karena Robby itu adalah asisten pribadi Jackson.


Annabella hanya bisa terdiam saja dia tidak menjawab pertanyaan dari Robby.


"Jika Nona tidak mau menceritakan semuanya kepada saya, biarlah saya yang cari tahu sendiri siapa orang yang sebenarnya menjadi teror misterius tersebut."


Robby kembali mengendarai mobil nya dan Annabella memegang tangan Robby.


"Sekarang kamu akan membawa ku ke mana,? apakah kamu akan membawa ku ke Apartemen milik ibu ku."

__ADS_1


Tatapan mata Annabella begitu sangat tajam sekali memandangi wajah Robby.


"Benar sekali Nona Annabella, kita berdua akan pergi ke Apartemen tersebut."


Annabella pun seketika langsung terdiam saja, dia juga sebernarnya ingin mengetahui semuanya.


Mereka berdua pun akhirnya sampai di depan gedung Apartemen tersebut.


"Lebih baik kita menunggu saja di sini, kita jangan keluar mobil. Ini seperti nya sangat berbahaya sekali."


Annabella mengikuti apa yang di katakan oleh Robby, dan Robby pun mulai memperhatikan setiap orang yang berjalan di hadapan nya.


Annabella merasa sangat ketakutan sekali.


"Aku tidak mau kehilangan ibu ku, aku tidak mau lelaki misterius untuk sampai membuat ibu tersakiti apalagi sampai membuat nyawa ibu hilang."


Robby memandangi wajah Annabella, suara Annabella terdengar sangat bergetar sekali dia juga merasa jika Annabella yang begitu sangat mencintai ibu nya.


Robby tidak bisa membayangkan jika Annabella mengetahui jika ibu nya tidak sebaik yang dia pikirkan.


Ibu nya adalah seorang pembunuh yang berdarah dingin yang sangat licik yang sedang mudah menghilangkan barang bukti atas semua yang sudah dia lakukan.


"Apakah Nona Annabella yakin jika Ibu Bella itu adalah orang yang baik,? yang seperti di bayangan oleh Nona Annabella. Jika Ibu Bella orang baik-baik kenapa sampai ada teror misterius yang bertuliskan *Aku masih hidup*

__ADS_1


dari tulisan tersebut pun Nona Annabella pasti sudah bisa menyimpulkan sendiri."


Perkataan Robby membuat Annabella terdiam dan mulai berpikir keras, Annabella sebenarnya tidak mau berpikir sejauh itu tapi dengan bukti tulisan misterius tersebut membuat Annabella semakin yakin dengan apa yang selama ini dia pikir nya.


__ADS_2