Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode *170*


__ADS_3

Setelah pulang dari rumah Annabella, Jackson terus saja memikirkan perkataan Annabella.


"Dia bilang aku bukan Jackson, maksud Annabella ini tentang sikap ku yang berubah ketika awal bertemu dengan nya. Atau ada Jackson yang baru di kehidupan Annabella yaa."


Jackson harus terbiasa memanggil Jessica dengan sebutan Annabella, walaupun dia lebih suka memanggil nya Jessica.


Jackson pergi ke Rumah Sakit dan ternyata Papa nya yang sudah bisa di persilahkan untuk pulang.


"Papa harus selalu sehat dan belajar untuk melupakan Bella, aku sudah besar dan tidak perlu dia ada lagi di rumah pun tidak masalah."


Reymon hanya bisa terdiam saja, di dalam hati nya dia sangat mencintai Bella.


"Kamu pergi dari mana saja Jackson,? kenapa baru bisa datang ke rumah sakit."


Jackson yang memang lebih mempercayakan Robby yang menemani Papa nya di rumah sakit.


"Aku tadi baru saja bertemu dengan Annabella, dia kasihan sekali. Di saat panik attack nya kambuh dia sampai berteriak-teiak sambil menjambak rambut panjang nya."


Reymon seperti melihat wajah penyesalan Jackson.


"Kamu pasti sangat menyesal kan, sudah berpisah dengan Annabella. Karena perpisahan itu hanya bisa menyakitkan jika di paksakan tapi hati yang masih cinta."


Reymon akhirnya bisa langsung pulang setelah Dokter yang menghampiri nya.


"Bapak Reymon harus di jaga yaa perasaan hati nya, jangan sampai terlalu kaget yaa."


Jackson pun mendorong kursi roda untuk keluar dari kamar yang merawat Papa nya selama ini.


Reymon mencari keberadaan Bella yang tidak pernah ada di saat dirinya di rawat di Rumah Sakit.


Jackson membantu Papa nya untuk masuk ke dalam mobil dan menuju ke rumah nya.


"Pulang ke rumah sangat sepi sekali, tidak seperti biasa nya."


Jackson mendengar perkataan dari Papa nya.

__ADS_1


"Sepi,? dari dulu bukan kah Rumah kita selalu sepi. Karena tidak ada anak kecil di rumah kita."


Reymon pun terdiam ketika mendengar perkataan dari Jackson, maksud dari perkataan nya adalah tidak lagi ada Bella di samping nya.


Jackson terus saja memperhatikan wajah Papa nya, yang terlihat sangat sedih sekali.


"Besok adalah hari Minggu, bagaimana jika kita berdua pergi untuk melihat Mama. Sudah sangat lama sekali kita tidak pernah datang ke makam Mama."


Ajakan Jackson membuat Reymon yang hanya menggangukan kepalanya saja.


Sampai akhirnya mereka berdua pun sampai di depan pintu gerbang, dan Jackson dan Robby membantu Reymon turun dari mobil nya.


Mereka begitu sangat berhati-hati sekali ketika membantu Reymon untuk turun dari mobil nya.


Jackson pun lebih memilih untuk diam di depan pintu mobil nya, dia seperti melihat ada mobil di berikan nya.


Jackson membalikkan badannya tetapi mobil tersebut langsung pergi begitu saja.


"Ada apa lagi yaa, siapa mereka. Andai Papa tidak memiliki penyakit jantung. Akan aku beritahu Papa jika Bella itu adalah yang membuat Mama meninggal, mungkin tidak mungkin Papa sampai sekarang menunggu kedatangan Bella yang tiba-tiba saja dia yang menghilang begitu saja."


Robby menghampiri Jackson setelah dia selesai mengantarkan Reymon ke dalam kamar nya.


Tanya Jackson kepada Robby dengan wajah yang sedikit sinis.


"Tidak Tuan, tidak ada Ibu Bella di rumah. Semenjak Bapak Reymon di rawat seperti nya Ibu Bella tidak pernah ada di rumah."


Jackson mencurigai keberadaan Bella sekarang di mana.


"Ke mana dia pergi ya,? apakah dia memiliki kasus yang baru. Dia yang tiba-tiba saja meminta untuk bercerita dengan Papa dan dia juga sekarang pergi ntah ke mana."


Jackson pun memilih untuk kembali masuk ke dalam mobil nya.


"Ayo Robby, ikuti aku. Kita pergi dari rumah ini."


Robby mengikuti apa yang di katakan oleh Jackson, walaupun dia sendiri tidak tahu akan pergi ke mana.

__ADS_1


Jackson menyalakan mesin mobil nya, dan dia keluar dari gerbang rumah nya.


Ketika mobil Jackson yang terlihat pergi, mobil yang tadi sempat di lihat oleh Jackson pun langsung masuk ke dalam gerbang rumah tersebut.


Dan ternyata itu adalah Bella yang datang ingin menagih janji nya kepada Reymon tentang pemberian 39% dari kekayaan nya.


Bella turun dari mobil nya, dan ternyata bersama dengan Ardika. Ardika yang memakai topi, kaca mata hitam dan juga masker. Agar membuat penampilan nya tidak ketahuan jika dia adalah mantan satpam rumah ini.


Bella terlihat sangat buru-buru sekali karena dia yang memanfaatkan kepergian dari Jackson dan juga Robby.


"Semoga saja Jackson tidak pulang dengan cepat, agar aku bisa mengobrol panjang lebar dengan Reymon."


Kedatangan Bella membuat para pegawai langsung memperhatikan nya, dia yang tidak pernah ada di saat Reymon terbaring lemah di tempat tidur. Dan dia yang datang di saat Reymon sudah pulang dari Rumah Sakit.


Bella langsung membuka pintu kamar nya, dan dia melihat Reymon yang sedang tertidur pulas di tempat tidur nya.


Bella duduk di samping tempat tidur nya, dan Reymon merasakan hal tersebut dia pun akhirnya terbangun dari tempat tidurnya dan melihat Bella yang ada di samping nya.


Reymon begitu sangat terkejut sekali dan dia juga sangat senang ketika melihat Bella yang kembali di hadapan nya.


"Bella, akhirnya kamu datang untuk kuu. Kamu datang untuk bisa bersama dengan ku kembali."


Reymon mencoba untuk memegang tangan Bella dan Bella pun seperti tidak ingin di sentuh lagi oleh Reymon.


"Aku datang ke sini untuk menagih keinginan ku yang apakah akan kamu kabulkan,? tentang keinginan ku mendapatkan 30% dari harta kekayaan mu itu."


Reymon merasa sangat kecewa sekali ketika kehadiran Bella yang kembali bukan seperti Bella yang dulu.


"Bella kenapa kamu tidak sedikit pun peduli terhadap ku,? kenapa kamu lebih menginginkan harta kekayaan ku saja. Bella apa yang membuat kamu menjadi berubah seperti ini?. Kamu bukan lagi Bella yang dulu siapa yang membuat kamu menjadi seperti ini?."


Bella tersenyum manis kepada Reymon dia seakan ingin sekali menceritakan semuanya kepada Reymon, yang mungkin bisa membuat nya kembali masuk ke rumah sakit kembali.


"Aku sudah tidak mempunyai perasaan terhadap mu, aku sudah tidak cinta kepada mu. Semenjak Jackson yang membuat Jessica Annabella menjadi seperti ini, aku sangat sakit hati atas kelakuan Jackson terhadap Jessica Annabella."


Bella mencoba untuk menghampiri Reymon dan sedikit menarik kemeja nya.

__ADS_1


"Aku bukan wanita yang baik-baik, aku adalah wanita jahat. Seperti yang sering di bicarakan oleh Jackson dan suatu saat nanti aku akan memberitahu tentang apa yang sudah aku lakukan terhadap seseorang yang paling kamu cintai."


Bella melepaskan genggaman tangan nya yang menarik kemeja Reymon.


__ADS_2