
Bella mencoba untuk menghubungi nomer handphone Ardika tapi nomber handphone yang tidak aktif.
"Ahhhh Sialan, dia benar-benar pergi meninggalkan aku. Lebih baik sekarang aku pun pergi dari Apartemen ini sekarang juga ini terlalu berbahaya untuk ku."
Ketika Bella hendak keluar dari Apartemen nya, dia membuka pintu Apartemen dan ternyata Ardika ada di hadapan nya.
"Ardika, kamu ada dan kami kembali lagi ke sini."
Tatapan mata Bella yang penuh dengan air mata membuat Ardika merasa ada yang aneh dengan Bella.
"Apa maksud perkataan mu Bella,? aku tidak pergi aku tetap di sini tinggal di Apartemen ini."
Bella pun langsung memeluk erat tubuh Ardika.
"Aku pikir kamu pergi meninggalkan kuu, kamu pergi untuk meninggalkan kasus ini kepada sendiri."
Ardika melepaskan pelukan erat Bella.
__ADS_1
"Bella, kenapa kamu menjadi lemah seperti ini. Ingat yang dulu sudah kamu lakukan kepada Sesilia kamu melakukan nya berkali-kali dengan menggunakan gunting itu lebih menyeramkan dengan yang sudah aku lakukan."
Bella pun merasa sangat aneh sekali, ketika dia yang melakukan nya sendiri dia merasa tidak seperti ini. Tapi ketika dia melihat orang lain yang melakukan dia merasa terbayang-bayang dengan apa yang sudah terjadi.
"Apakah Kelvin meninggal dunia,? bagaimana jika dia masih hidup. Habislah kita berdua kita pasti langsung masuk penjara aku tidak mau penjara Ardika."
Bella merasakan panik kembali dia seperti orang yang ketakutan.
"Bella, kamu tenang jangan seperti ini. Kepanikan kamu hanya membuat kita semakin di curigai. Sudah Bella lupakan dan anggap saja tidak terjadi apa-apa."
Bella pun memilih untuk diam dan duduk di samping Ardika.
Bella terlihat melamun dia pun memikirkan bagaimana dengan kondisi Annabella sekarang bagaimana.
"Aku tidak di perbolehkan untuk bisa bertemu dengan Annabella, Elsha dan Rendy begitu sangat kecewa kepada ku mereka membenci kuu sekarang. Aku kehilangan anak ku dengan kecerobohan ku anak menjadi korban dari pemuas nafsu Kelvin."
Bella menyenderkan kepalanya ke pundak Ardika.
__ADS_1
"Ganggu mental Annabella pasti terjadi kembali, bagaimana jika terus despresi sampai dia tidak bisa merasakan masa-masa indah nya. Annabella yang ingin sekali menjadi model kembali tapi semuanya tidak akan pernah bisa jika kondisi nya yang seperti ini selalu."
Bella menghelakan nafas panjang nya dia meneteskan air mata nya.
"Bella, ini semua tidak sepenuh nya kesalahan dari kamu yaa. Jangan menyalakan selalu diri kamu sendiri bisa-bisa kamu pun menjadi despresi karena masalah ini."
Bella pun mengangguk kan kepala nya dia mencoba untuk mendengarkan perkataan dari Ardika.
Ardika pun memeluk erat Bella dia mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan Bella.
"Kita bisa bicarakan kembali baik-baik dengan Rendy dan Elsha, mereka berdua itu adalah orang yang baik. Mereka berkata seperti itu mungkin di saat mereka berdua yang sedang emosi melihat kondisi Annabella. Tenang lah Bella tenang yaa."
Seketika Bella melupakan keluarga nya, dia melupakan suami nya yang menghawatirkan nya yang menunggu kedatangan nya di rumah.
Tapi Bella yang lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama dengan lelaki lain di Apartemen.
Bella juga berniat untuk meninggalkan Reymon atau berpisah dengan Reymon.
__ADS_1