
Annabella menikmati malam bersama dengan Jackson, Jackson menginginkan kebersamaan ini selalu terjadi di antara mereka berdua.
Jackson memegang tangan Annabella dia mencium tangan Annabella dan membuat Annabella merasa sangat risih sekali.
"Hentikan Jackson, jangan seperti ini. Kita sudah bukan suami istri lagi, kamu yang sudah menceraikan aku."
Annabella seakan mengingatkan masa lalu mereka berdua, yang membuat Jackson merasa sangat menyesal dengan perbuatannya.
"Annabella, aku meminta maaf atas kesalahan ku di masa lalu. Maafkan aku yang terlalu benci kepada ibu mu yang sudah mengakhiri hidup Mama seakan aku menjadi benci kepada mu."
Annabella memandangi wajah Jackson, dia memang belum bisa membuka pintu hati jika harus kembali dengan Jackson.
Bagaimana pun juga Jackson yang membuat dirinya sampai despresi berat.
"Yasudah Jackson lebih baik sekarang kita berteman saja, karena untuk membicarakan tentang sebuah hubungan yang spesial itu sangat rumit sekali."
Annabella seakan mengetahui maksud dari perlakuan Jackson kepada nya.
__ADS_1
"Annabella, aku takut kamu lebih memilih dengan lelaki lain. Aku tidak rela jika kamu bersama dengan orang lain."
Jackson kembali memegang tangan Annabella tapi Annabella tidak mau.
"Jackson, tolong sekarang bukan waktu nya untuk membicarakan tentang hal tersebut. Kamu tahu kan sekarang ibu ku sedang berurusan dengan polisi dia belum juga ketemu dan itu yang sekarang lebih aku pikirkan Jackson."
Annabella merasa tidak nyaman dia berdiri dari tempat duduk nya.
"Aku ingin pulang saja Jackson, aku mau makan malam bersama kamu hanya untuk menjalankan hubungan kita supaya lebih baik lagi bukan untuk membicarakan tentang hubungan kita ini."
Jackson berusaha untuk menenangkan perasaan Annabella.
Annabella melihat jam di handphone nya yang sudah menunjukkan pukul 9 malam.
"Jackson, ini sudah malam juga. Lebih baik kita pulang yaa. Besok aku kerja kan."
Jackson terpaksa mengikuti apa yang di inginkan oleh Annabella, dia akhirnya pergi dari tempat tersebut.
__ADS_1
"Baiklah Annabella, ayo kita segera pulang."
Annabella pun dengan sangat cepat dia berjalan menuju ke mobil Jackson, dan Jackson pun mengikuti nya.
Mereka berdua masuk ke dalam mobil untuk mengantarkan Annabella pulang.
"Annabella, bagaimana dengan ibu mu. Apakah dia pernah mencoba untuk menghubungi nomer handphone kamu? karena hanya kamu yang di percaya."
Seketika Annabella pun terkejut ketika mendengar pertanyaan Jackson, Jackson bertanya tentang ibu nya di saat ibu nya yang meminta uang kepada nya.
Annabella pun mencoba untuk menenangkan diri nya, agar tidak terdengar gugup di depan Jackson.
"Hmmmm, nomber handphone Ibu sudah tidak aktif. Aku tidak tahu ibu pakai nomor handphone yang mana."
Jackson melihat Annabella yang sangat santai sekali menjawab nya, sehingga tidak ada perasaan kecurigaan terhadap Annabella.
"Syukurlah, tetapi aku merasa sangat salut sekali dengan ibu kamu. Dia pandai sekali bersembunyi sampai sekarang dia belum juga di temukan oleh polisi, semua karena kelicikan Ardika kekasih nya."
__ADS_1
Annabella tidak bisa menunjukkan perasaan kesal nya di hadapan Jackson, karena dalam hati nya dia tidak menginginkan ibu nya di tangkap oleh polisi.
Annabella menginginkan ibu nya bisa hidup di luar sana walaupun dengan kesusahan asalkan dia tidak hidup di dalam penjara.