Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (122)


__ADS_3

Selesai makan bersama Annabella dan Elsha pun pulang ke rumah nya, diantarkan oleh Bella.


"Kamu istrirahat yaa Nak, dan bersiap-siap untuk pergi berjalan-jalan bersama."


Annabella menggangukan kepalanya sambil tersenyum manis kepada Ibu nya.


"Yasudah yaa, ibu pulang dulu yaa sayaaaaang."


Annabella pun melambaikan tangan nya.


"Hati-hati yaa Buu, jangan ngebut-ngebut bawa mobil nya."


Perhatian Annabella membuat Bella merasa sangat bahagia sekali, dulu dia yang terpaksa meninggalkan Annabella dan sekarang dia harus di pertemuan dengan Anabella walaupun harus berakhir seperti ini.


Elsha menuntut Annabella masuk ke dalam kamar nya.


"Sayaaaaang, kalau besok kamu pergi ke sana. Apakah itu tidak terlalu cepat yaa. Kamu tidak ada waktu untuk beristirahat sayaaaaang."


Annabella memegang tangan Elsha.


"Aku bisa beristirahat di sana Buu, aku yakin aku kuat buu tidak akan terjadi apa-apa. Aku kuat dan sehat."


Annabella pun berjalan menuju ke kamar nya, dia membuka pintu kamar nya.

__ADS_1


"Aku sangat rindu sekali kamar ini, aku tidak mau meninggalkan lagi kamar ini."


Annabella pun berbaring di tempat tidur nya, dia mencoba untuk memejamkan mata nya.


"Aku Annabella bukan Jessica, aku adalah wanita yang kuat dan tegar. Aku tidak boleh selalu menangis dan menangis."


Annabella pun akhirnya tertidur pulas di atas tempat tidur nya.


***


Robby mencari keberadaan Jackson, dia ingin sekali menanyakan tentang keberangkatan Jessica ke Bandung bersama dengan Bella.


Robby pun mengeluarkan handphone nya, dia mencoba untuk menghubungi Jackson.


Jackson yang sedang menyendiri di sebuah hotel melihat ada panggilan telephone masuk dari Robby dia pun langsung menjawab panggilan telephone tersebut.


*Tuan Jackson, besok adalah keberangkatan Nona Jessica dengan Ibu Bella ke Bandung. Mereka berdua berniat untuk berlibur bersama dan apakah saya harus mengikuti perjalanan mereka berdua*


Jackson terdiam sejenak dia merasa sudah tidak ingin lagi untuk menyakiti hati Jessica.


Apalagi setelah dia melihat wajah Jessica yang pucat sekali dan juga tubuh nya yang kurus sekali.


*Jika kamu ingin mengikuti nya, tolong jaga Jessica. Jangan sampai dia terluka*

__ADS_1


Seketika Robby pun sangat terkejut sekali mendengar perkataan Jackson.


*Baiklah Tuan saya akan menjaga Nona Jessica*


Jackson mengakhiri panggilan telephone nya.


"Jessica, maafkan aku yang telah menyakiti muu. Aku merasa sangat bersalah sekali tapi walaupun seperti ini kita berdua tidak akan mungkin bisa bersama lagi."


Jackson melihat foto Jessica yang dia lihat dari akun media sosial milik Jessica.



"Terimakasih sudah bersama dengan ku, memberikan kebahagiaan yang hanya hitungan hari saja. Sekarang aku akan lebih fokus pada Ibu mu, maafkan aku jika sesuatu saat nanti ibu mu harus mendekati di penjara mempertanggung jawabkan perbuatannya."


Jackson pun tersenyum manis melihat lukisan Jessica yang Jessica upload di akun media sosial nya.


"Lebih baik sekarang aku beristirahat dan fokus pada pekerjaan ku besok, aku harus menjadi pengusaha yang sukses dan hebat."


Jackson pun memilih untuk membaringkan tubuh nya di atas kasur.


Dia terus saja mengingat wajah Jessica yang dia lihat di televisi.


"Kenapa perasaan ku tiba-tiba tidak nyaman sekali, apa yang akan terjadi kepada ku yaa."

__ADS_1


Jackson merasa hati dan perasaan nya yang tiba-tiba menjadi tidak nyaman dan tenang.


Jackson berharap tidak terjadi sesuatu kepada nya.


__ADS_2