
Bella masuk ke dalam ruangan Reymon dan Reymon menyambut hangat kedatangan Bella ke kantor nya.
Bella mengeluarkan berkas-berkas yang ada di dalam tas dengan sangat cepat sekali dan menyimpan nya di atas meja kerja Reymon.
"Bella, kamu benar-benar ingin berpisah dengan ku. Bella ingat kita berdua sudah saling memahami dan hubungan rumah tangga kita pun bukan satu sampai dua tahun. Aku mohon pikiran lagi."
Reymon terlihat memohon kepada Bella tapi Bella tetap ingin bercerita dengan Reymon.
"Aku bertahan lama pun aku tidak mendapatkan apa-apa dari kamu, jadi untuk apa aku menghabiskan waktu ku bersama dengan kamu."
Bella yang sangat menginginkan warisan kekayaan dari Reymon, tapi Reymon yang tidak bisa memberikan nya kepada Bella.
"Aku tidak bisa memberikan warisan ku kepada kamu, tapi aku bisa memberikan 50% dari kekayaan ku jika Annabella menikah dengan Jackson dan memberikan keturunan."
Bella pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Reymon, tapi dia yang merasa sangat mencintai Ardika.
"Tidak, aku tidak akan pernah setuju jika Annabella kembali bersama dengan Jackson. Aku tidak akan pernah mau mengijinkan nya kembali karena Jackson yang sudah membuat Annabella despresi karena Jackson yang menyakiti hati Annabella."
Bella terlihat begitu sangat menginginkan perceraian tersebut.
"Sudah yaa, jangan banyak bicara pokoknya cepat tanda tangan dan besok pagi kita langsung melakukan sidang perceraian."
Bella pun langsung pergi dari ruangan tersebut tapi Reymon yang memegang tangan Bella.
Mereka berdua pun saling bertatapan wajah dan Bella mencoba untuk melepaskan genggaman tangan tersebut.
"Bella, aku ingin menanyakan sesuatu kepada mu. Apakah benar Kamu yang membuat Sesilia meninggal dunia."
Seketika Bella pun langsung terkejut ketika mendengar perkataan dari Reymon.
"Apa maksud kamu mengatakan itu kepada ku Reymon,? kamu kalau jangan sembarang yaa. Apalagi kamu ngomong Tampa ada nya bukti dan aku bisa melaporkan kamu atas pencernaan nama baik."
Tangan Bella langsung seketika bergetar hebat, dan Reymon pun melepaskan genggaman tangan nya.
Bella pun langsung pergi dengan sangat cepat sekali keluar dari ruangan Reymon.
Jackson yang berada di luar dia melihat Bella yang berlari keluar dengan ekspresi wajah yang ketakutan.
"Ada apa ini, kenapa jadi Bella yang kelihatan ketakutan begini. Apa yang Papa bicarakan dengan Bella."
Jackson pun langsung masuk ke dalam ruangan Papa nya, dan dia melihat Papa yang sedang duduk sambil memegang berkas yang sudah di siapkan oleh Bella.
__ADS_1
"Papa, kenapa wanita itu seperti sangat ketakutan sekali yaa. Bukan dia yang menginginkan perpisahan ini."
Reymon pun menyimpan berkas tersebut di atas meja nya.
"Apakah itu tanda Bella seperti orang yang bersalah,? dan apakah dia merasa ketakutan karena dia menyembunyikan sesuatu yang sangat besar sekali."
Jackson terdiam sambil memikirkan perkataan dari Papa nya.
"Sudahlah Jackson, kembali berkerja sana."
Jackson mengikuti apa yang di perintahkan oleh Papa nya, tapi dia melihat ada kertas putih di kolong meja Papa nya
Kertas putih dengan tulisan tinta berwarna merah pekat.
Jackson memilih untuk mengambil kertas putih tersebut dan Reymon memperhatikan Jackson.
"Kamu mengambil apa Jackson, kertas putih itu apa tulisan nya."
Jackson mengabaikan ucapan Papa nya dia pergi dari ruangan Papa dengan membawa kertas putih tersebut.
"Yaa Tuhan, bagaimana jika benar Bella yang membuat Sesilia meninggal tapi bagaimana mungkin itu terjadi jika Sesilia itu meninggal karena kecelakaan mobil nya menambrak pohon besar."
Reymon menjadi fokus dengan kasus meninggalnya Sesilia bukan perceraian Reymon dan Bella.
Jackson membawa kertas putih tersebut ke dalam ruangan nya, dan dia langsung membaca tulisan tersebut.
"Aku masih hidup, maksud nya apa yaa ini. Siapa yang masih hidup."
Jackson yang merasa sangat mencurigai tulisan tersebut, Jackson mencium tulisan tersebut.
"Sudah ku duga ini bukan merah tinta, tapi ini adalah merah darah. Aku harus menyimpan ini dengan baik-baik."
Jackson pun menyimpan keras tersebut di dalam dompet nya, dia melipatkan kertas putih tersebut.
"Lebih baik aku memberitahu kepada Robby, dia harus mengetahui nya."
Jackson mencoba untuk mencari Robby dia sampai ke luar kantor, dan Jackson melihat Annabella yang seperti sedang menunggu Bella.
"Kenapa Annabella belum pergi dari kantor dan bukan kah Bella, dia keluar dari kantor sudah lumayan lama tapi kenapa dia belum sampai di mobil nya yaa."
Jackson memilih untuk menunggu Kedatangan Bella, dia semakin mencurigai Bella.
__ADS_1
"Aku rasa kertas putih ini adalah milik Bella, tidak mungkin punya yang lain."
Ketika Annabella dan Jackson menunggu Bella dan ternyata Bella yang berada di dalam toilet kantor.
Bella yang masih merasa sangat ketakutan sekali.
"Aku sangat takut sekali ketika aku yang mendapatkan ancaman-ancaman dari orang yang tidak aku kenal dan sekarang aku harus mendengar perkataan yang tidak enak dari Reymon."
Bella sampai mencuci wajah berkali-kali sambil mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan.
"Aku tidak seperti ini di saat bertemu dengan Annabella, apalagi Annabella yang sekarang mulai seperti mencurigai nya."
Bella membuka handphone dan dia baru membaca pesan masuk dari Annabella.
"Ternyata Annabella menunggu di mobil, baiklah aku merasa lebih baik dan akan menuju ke sana."
Bella keluar dari toilet dan berjalan cepat menuju ke mobil dia melihat Annabella yang masih menunggu nya.
"Lebih baik aku membuat Annabella bahagia, aku akan membawa Annabella ke suatu tempat saja."
Ketika Bella mau menuju ke Annabella dia melihat Jackson yang seperti sedang memperhatikan Annabella.
"Jackson, mau apa dia seperti itu dia seperti sangat serius sekali memandangi Annabella."
Bella menarik tangan Annabella sehingga Annabella langsung masuk ke dalam mobil nya.
Annabella pun merasa sangat terkejut sekali ketika melihat perlakuan Ibu nya yang tidak seperti biasa nya.
Jackson juga merasa semakin mencurigai Bella.
"Sebenarnya apa yang mereka berdua bicarakan di ruangan itu, ini pasti bukan membicarakan tentang rencana perpisahan mereka."
Jackson pun langsung memilih untuk melanjutkan mencari Robby.
Annabella masih merasa sangat kaget sekali dan Bella juga yang mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Annabella terlihat sangat ketakutan sekali dia sampai memejamkan mata nya, Annabella merasa ada pembicaraan yang sangat serius diantara ibu nya dan Reymon.
Bella merasa jika hidup nya berakhir dan dia pun tiba-tiba saja memberhentikan mobilnya secara tiba-tiba.
Annabella pun lagi-lagi merasa sangat terkejut sekali.
__ADS_1
Bella sudah tidak bisa lagi menahan rasa yang dia pendam, Bella pun langsung menangis tersedu-sedu di dalam mobil nya.
Annabella pun memilih untuk diam dia membiarkan ibu nya melampiaskan apa yang dia rasakan.