
Annabella dengan sangat terpaksa dia di berikan obat penenang karena sangat berontak sekali.
"Apakah ibu tahu siapa yang melakukan pelecehan terhadap Annabella,? kita bisa memasukkan dia ke dalam penjara dan mungkin itu akan membuat Annabella merasa sangat tenang jadi dia tidak akan ketakutan seperti ini. Karena menurut saya yang membuat Annabella seperti ini bukan karena masalah rumah tangga nya tapi karena pelecehan itu."
Elsha tidak mengetahui semuanya dia harus menanyakan hal ini kepada Bella.
"Annabella, pergi bersama dengan Ibu kandung nya saya akan menanyakan semua kepada Bella. Tapi aneh nya Annabella tidak mau melihat melihat wajah ibu nya, bahkan dia bilang jika ibu nya itu jahat kepada nya."
Dokter Ardiana merasa jika Ibu kandung dari Annabella terlibat dalam kasus pelecehan ini.
"Baiklah, lebih baik di tanyakan terlebih dahulu yaa. Jujur saja saya melihat Annabella itu seperti anak saya sendiri, dia begitu sangat cantik sekali dan masa depan nya sangat cerah."
Dokter Ardiana pun pamit untuk pergi dan Elsha pun mengantar Dokter Ardiana sampai ke depan rumah nya.
"Aku harus menghubungi Bella sekarang juga."
__ADS_1
*Hallo Bella, kamu sekarang sedang berada di mana. Apakah aku menggangu waktu kamu.*
*Tidak Elsha, aku sekarang sedang di depan Apartemen ku. Aku masih di dalam mobil silahkan kamu mau berbicara apa.*
*Bella, hari ini adalah hari pertama Annabella mendapatkan psikiater, dan Annabella kembali berteriak-teriak kencang ketika dia tanyakan tentang pelecehan itu. Dokter Ardiana berkata jika orang yang melecehkan Annabella itu siapa kita bisa memasukkan ke dalam penjara agar Annabella merasa sangat nyaman dan tidak ketakutan lagi.*
Seketika Bella pun langsung berpikir, belum ada pemberitaan tentang penemuan mayat di sungai itu dan itu tanda nya Kelvin ada kemungkinan masih hidup.
Jika Sampai Kelvin masih hidup maka dirinya dan juga Ardika akan masuk penjara.
*Dia memakai masker dan penutup kepala,? tapi kenapa aku merasa ketika panik attack nya kambuh. Annabella seperti sambil membayangkan wajah sang pelaku dan jika kamu ada di tempat berarti kamu mengetahui apa saja yang di lakukan oleh sang pelaku kepada Annabella*
Bella semakin tersudutkan dengan pertanyaan Elsha dan jawaban dirinya yang berbohong.
Bella pun mulai merasa sangat kebingungan sekali untuk berbicara lebih lama bersama dengan Elsha.
__ADS_1
Bella takut sekali Elsha yang mencurigai dirinya.
*Hmmmmm, Elsha lebih baik masalah seperti ini kita bicarakan langsung saja yaa. Karena jika di telephone nanti takut nya jadi salah paham.*
*Baiklah Bella, maafkan sudah menggangu waktu nya*
Elsha pun memilih untuk mengakhiri panggilan telephone nya.
Bella semakin was-was sekali dia merasa permasalahan ini yang akan membawa nya ke kantor polisi.
"Benar juga yaa bagaimana jika Kelvin itu masih hidup karena memang sampai sekarang belum ada pemberitaan tentang Kelvin di media sosial, dan aku harus membicarakan ini dengan Ardika."
Bella pun langsung berlari menuju ke Apartemen nya dia ingin sekali langsung bertemu dengan Ardika.
Bella membuka pintu Apartemen nya, dia mencoba untuk mencari Ardika tapi Ardika yang tidak ada di Apartemen nya.
__ADS_1