Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (123)


__ADS_3

~ Ke esokan hari nya ~


Annabella begitu sangat bersemangat sekali dia bangun lebih pagi karena agar bisa berkemas agar tidak terlambat.


"Kalau semua nya sudah selesai seperti ini, ketika nanti Ibu datang sudah beres dan aku bisa langsung beranggapan deh."


Annabella membuka pintu kamar nya yang ternyata sudah ada ibu nya yang berada di depan pintu kamar nya.


"Anna, kamu sudah bangun dan kamu juga sudah wangi dan cantik sekali."


Annabella pun tersenyum manis kepada Ibu nya.


"Iyalah Buu, aku nggak mau telat biar bisa langsung berangkat."


Elsha pun menarik tangan Annabella.


"Ayo kita sarapan pagi dulu yaa, kamu harus sarapan dulu. Ibu tidak mau perut kamu kosong nanti kamu masuk angin lagi."


Elsha menaruh nasi goreng ke piring dengan telur dadar kesukaan nya.


"Makan yaa sayang, makan yang banyak sekali."


Rendy memandangi wajah Annabella dia pun duduk di samping Annabelle.

__ADS_1


"Makan yang banyak yaa sayaaaaang, Ayah ingin kamu selalu sehat yaa."


Rendy begitu sangat bahagia sekali ketika Annabella yang kembali ceria seperti dulu lagi.


"Iyaa Ayah, aku akan makan yang banyak sekali kok. Tenang saja apalagi ini kah telur dadar kesukaan aku yang di buat dengan penuh kasih sayang dan cinta dari Ibu Elsha."


Annabella melirik manja kepada Ibu nya dan membuat Elsha merasa sangat malu sekali.


"Anna, sampai kapan kamu berlibur bersama dengan ibu kamu?."


Annabella pun menghentikan sejenak suapan makan nya.


"Aku tidak tahu Ayah, mungkin satu dua hari karena tidak mungkin juga Ibu bisa berlama-lama bersama aku karena dia juga mempunyai keluarga."


"Yasudah yaa, Ayah pergi ke Restoran dulu. Kamu harus hati-hati yaa jangan sampai kamu jauh dari Ibu kamu yaa."


Annabella pun mencium tangan Ayah nya.


"Ayah hati-hati yaa, jangan ngebut-ngebut bawa mobil nya."


Rendy pun langsung pergi berjalan menuju ke mobil nya.


"Yasudah ayo cepat habiskan makanan nya, sebentar lagi Ibu Bella pasti datang."

__ADS_1


Elsha pun pergi ke dapur dia tiba-tiba saja menjatuhkan gelas yang sering di pakai oleh Annabella.


Elsha begitu sangat terkejut sekali gelas yang di buat sangat spesial sekali tiba-tiba jatuh dan terbelah menjadi dua.


"Kenapa yaa gelas kesayangan Annabelle bisa terjatuh seperti ini."


Annabella yang mendengar suara tersebut bersumber dari dapur dia langsung berlari menghampiri ibu nya.


"Buuuu, ibuuuuuu. Kenapa buuuu."


Annabella terlihat sangat panik sekali dia pun langsung memeluk erat ibu nya.


"Maafkan ibu sayaaaaang, ibu memecahkan gelas kesayangan kamu. Maafkan ibu yaa sayang."


Elsha pun sangat bergetar sekali ntah apa yang terjadi dengan dirinya, bukan karena gelas yang terjatuh tapi seketika saja Elsha seperti tidak menginginkan Annabella untuk pergi.


"Ibu, sudah jangan seperti ini yaa. Itu hanya sebuah gelang saja. Aku bisa membeli nya lagi, ibu tidak usah terlalu kelihatan bersalah sekali seperti ini."


Annabella memegang tangan Ibu nya yang sangat bergetar sekali.


Dan Elsha pun memeluk erat tubuh Annabella.


"Sayaaaaang, kamu hati-hati ya pergi nya. Kamu hati-hati yaa saya. Perasaan hati ibu tidak tenang sekali sayaaaaang."

__ADS_1


Elsha melepaskan pelukan erat nya, dan dia juga mencium kening Annabella. Elsha menangis di hadapan Annabella dan membuat Annabella merasa sangat sedih melihat nya.


__ADS_2