
Jessica dan Jackson pun masuk ke dalam kamar nya.
"Kamu tahu, jika satpam tersebut adalah yang menemani keluarga dari rumah kita sederhana sampai mempunyai rumah sekarang. Aku tidak mengerti dengan apa yang ada di pikiran wanita itu dia seenaknya memecat satpam dengan Tampa sepengetahuan Papa."
Jessica pun langsung terdiam dia memang merasa jika posisi Ibu nya yang salah.
"Iya Jackson, mungkin ada sesuatu di balik ini semua."
Jackson kembali menghampiri Jessica.
"Memang banyak sekali sesuatu di balik ini semua, tapi aku yang belum bisa mengungkapkan nya."
Jackson pun ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.
Jessica pun merasa jika Ibu nya mempunyai permasalahan dengan satpam tersebut.
***
Bella dan juga Reymon masuk ke dalam kamar nya, Reymon ingin mendengar penjelasan dari Bella kenapa dia memecat satpam tersebut.
"Apa salah dari satpam tersebut,? apakah dia melukai hati mu dengan perkataan nya. Tapi aku rasa satpam itu sangat sopan sekali dari dia ada di rumah ini dari Jackson berumur 1 tahun."
Bella merasa sangat kesulitan sekali untuk menjelaskan semuanya kepada Reymon.
__ADS_1
"Aku minta maaf Mas, aku tidak akan melakukan nya lagi. Maafkan aku semua adalah kesalahan kuu."
Bella memilih untuk pergi dari pada menjelaskan semuanya kepada Reymon.
Bella pergi untuk memenangkan pikiran nya.
Jackson yang selesai mandi dia langsung membuka gorden jendela kamar nya, Jackson melihat Bella yang meninggal rumah.
Tampa pikir panjang Jackson memilih untuk mengikuti kemana Bella pergi.
Jessica mencoba untuk mengejar Jackson yang tiba-tiba saja pergi begitu saja.
Jessica berteriak-teriak kencang memanggil Jackson tapi Jackson mengabaikan teriakan Jessica.
Reymon keluar dari kamar nya, dia pun menghampiri Jessica.
Reymon begitu sangat hawatir sekali dengan Jessica.
"Jackson, dia tiba-tiba saja pergi dan berlari ketika dia membuka gorden jendela kamar."
Reymon mencoba untuk menenangkan perasaan Jessica.
Kepergian Jackson sama dengan Bella, Reymon langsung menghawatirkan mereka berdua.
__ADS_1
"Bella pun pergi begitu saja, dan Jackson pun juga pergi. Semoga ini hanya perasaan ku saja."
Jessica langsung menatap wajah Reymon.
"Maksud Papa,? Jackson dan Mama Bella pergi bersama. Bagaimana jika berbuat sesuatu dengan Mama Bella Pap, aku sangat sayang sekali dengan Mama Bella jangan sampai Jackson berbuat sesuatu dengan Mama Bella."
Jessica begitu sangat panik sekali dia hawatir terjadi sesuatu dengan Ibu nya.
"Kamu harus tenang yaa Jessi dan berpikiran positif saja, Jackson tidak mungkin melakukan hal yang seperti itu."
Jessica pun duduk di sofa dengan pikiran yang sangat hawatir sekali.
Reymon memilih untuk menyusul mereka berdua.
Jessica di tinggalkan sendiri di rumah, dia pun memilih untuk pergi ke dapur.
Karena di sana dia pasti menemukan banyak pegawai dan pelayan rumah.
Jessica duduk dengan wajah yang sangat sedih sekali, dia memikirkan bagaimana dengan Ibu nya.
"Buu, semoga saja ibu baik-baik saja. Ibu tidak di Sakiti oleh Jackson aku tidak menyangka jika Jackson bisa memiliki emosi yang sangat tinggi sekali."
Melihat Jessica yang duduk di meja makan dengan melamun, salah satu pegawai pun datang dengan membawa kan. Jus yougeth strawberry seperti yang baru berikan oleh Bella kepada Jessica.
__ADS_1
"Nona Jessi, ayo minum lah ini bisa membuat pikiran Nona sedikit segar."
Jessica pun mengambil jus strawberry yoghurt tersebut.