
Elsha mencoba untuk mencari ruangan Jessica dia begitu sangat hawatir sekali.
Sampai akhirnya Elsha menemukan kamar Jessica.
Elsha tidak kuasa menahan air mata nya ketika melihat Jessica yang melamun sambil memegang bantal.
Elsha pun langsung menghampiri Jessica dan mengelus rambut panjang nya.
"Jessica sayaaaaang, ini ibu Nak."
Jessica seketika langsung terkejut ketika melihat wajah Elsha dia pun langsung memeluk erat ibu nya tersebut.
"Ibuuuuuu, Jackson ingin berpisah dengan aku. Jackson ingin mengakhiri pernikahan ini, aku seperti di permainan oleh Jackson Buu, jika aku tahu akhirnya akan seperti ini aku tidak mau menikah dengan Jackson."
Elsha mengelus rambut panjang Jessica dia mencoba untuk menenangkan perasaan Jessica.
"Jessica sayaaaaang, sabar yaa Nak. Jika ibu tahu akan seperti ini. Ibu juga tidak akan pernah mau mengijinkan pernikahan ini."
Jessica menagis histeris di pelukan Elsha dia seperti melampiaskan semua yang ada di hati nya.
__ADS_1
Elsha pun hanya bisa terdiam saja dia merasakan kesedihan yang di alami oleh Jessica.
Jessica melepaskan pelukan erat nya dia pun langsung memandangi wajah Elsha.
"Aku ingin pulang Buu sekarang juga, aku ingin ikut bersama dengan Ibuu. Aku sudah tidak mau lagi melihat keluarga Jackson."
Elsha mengusap air mata Jessica dia begitu sangat sedih sekali melihat kondisi Jessica yang sekarang.
"Iyaa sayaaaaang, kita pulang yaa. Tapi nanti di saat kondisi kamu sudah sehat yaa, sekarang kamu harus menentukan pikiran kamu yaa. Kamu harus selalu tenang yaa sayang, ibu yakin kamu adalah wanita yang kuat yaa sayaaaaang."
Jessica menggenggam erat tangan Elsha dia seperti sangat ketakutan sekali.
"Sayaaaaang, jangan seperti ini kamu harus tenang yaa sayaaaaang."
"Sekarang kamu makan buah-buahan yang ibu bawa yaa sayang, kamu harus makan yaa."
Elsha mengupaskan buahnya untuk Jessica dan Elsha pun mengingatkan perkataan Jessica jika Jackson pun di rawat di Rumah Sakit yang sama.
"Jessi,? apakah setelah kamu sakit seperti ini Jackson melihat kondisi kamu sayang?."
__ADS_1
Jessica menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil memakan buah-buahan yang di kupas oleh Elsha.
Elsha merasa sangat sikap Jackson begitu sangat keterlaluan sekali dengan Jessica.
"Yasudah Jessi, ini bisa membuat kamu untuk lebih cepat melupakan Jackson. Lupakan semua kenangan manis yang pernah Jackson berikan kepada kamu karena semua itu hanya sebuah topeng saja."
Elsha mencoba untuk meyakinkan Jessica.
"Iya Buu, aku harus melihat semua nya. Aku harus bisa kuat Buu."
Jessica mencoba untuk kuat di hadapan Elsha.
"Ibu ingin sekali bisa bertemu dengan Jackson, karena ibu merasa tidak terima dengan sikap nya dia kepada kamu."
Elsha mencoba untuk mencari tahu ruangan Jackson.
"Lebih baik ibu tidak usah melihat Jackson, lebih baik ibu pulang saja sekarang. Nanti Ayah hawatir dengan ibu dan ibu datang ke sini tanpa sepengetahuan Ayah kan Buu."
Elsha tersenyum manis kepada Jessica.
__ADS_1
"Tidak sayang, ibu berbohong sama Ayah. Ibu meminta ijin untuk pergi membeli sayuran dan buah-buahan. Karena di saat itu Ayah sedang sangat sibuk sekali di dapur jadi dia tidak terlalu banyak bertanya-tanya."
Jessica pun merasa sangat bahagia sekali ketika dia bisa mempunyai ibu sambung yang begitu sangat sayang kepada nya dan perhatian.