
Bella merasa tidak percaya dengan apa yang sudah dia dengar di telephone.
"Ardika, bagaimana ini. Sekarang aku akan bertemu dengan Annabella dan dia meminta untuk bisa tinggal bersama dengan ku. Aku sangat bahagia sekali tapi di sisi lain aku juga sangat ketakutan sekali jika dia sampai mengetahui semuanya."
Ardika mencoba untuk menenangkan perasaan Bella.
"Bagaimana jika Annabella mengetahui jika aku yang membuat Sesilia meninggal dan juga kita berdua yang membuat Kelvin juga meninggal."
Ardika memegang tangan Bella dan mencium kening nya.
"Pergilah jemput putri kesayangan mu, karena sekarang hanya dia yang kamu miliki. Tinggal bersama dengan nya dan aku akan melindungi kalian berdua di luar aku memilih untuk tinggal di tempat biasa aku bersama dengan anak buah ku."
Bella merasa percaya diri dia pun langsung pergi untuk menjemput Annabella.
"Annabella yang kamu takut kan, aku rasa dia yang akan melindungi mu dari semua kejahatan yang kamu lakukan."
__ADS_1
Ardika pun memilih untuk membereskan barang-barang nya dan dia pun memilih untuk pergi dari tempat tersebut.
Bella begitu sangat bahagia sekali ketika dia akan tinggal bersama dengan Annabella.
"Apa yang membuat Annabella memilih untuk pergi dari rumah itu, sedang kan Elsha dia yang begitu sangat sabar sekali dengan Annabella dan aku rasa ada permasalahan antara Annabella dengan Elsha."
Annabella pun mulai memainkan handphone nya, dia yang sudah sangat lama sekali tidak memegang handphone dia yang seperti mengetahui kembali berita dunia entertainment saat ini.
"Banyak sekali berita yang tidak aku ketahui, dan ternyata wanita itu adalah wanita bayaran Jackson yang hanya untuk membuat aku cemburu."
Annabella pun terus saja membaca berita-berita yang belum dia ketahui.
Dia tidak mau kehilangan Annabella, dia yang sudah terlalu nyaman dengan Annabella.
Melihat Elsha yang menghampiri nya, Annabella pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.
__ADS_1
Dia hanya memandangi Elsha dengan tatapan yang sinis sekali.
"Untuk apa kembali menghampiri ku, bukan kah sudah sangat capek sekali dengan kondisi ku yang seperti ini. Yang selalu emosional tidak bisa mengatur emosi ku ini."
Elsha hanya bisa terdiam saja karena dia merasa jika dia memang salah.
"Sudah biarkan saja aku pergi bersama dengan ibu kandung ku, kamu lebih baik pergi saja tidak harus lagi memikirkan aku lagi sekarang aku ini adalah tanggung jawab ibu kandung ku sendiri."
Annabella pun memilih untuk pergi dia tidak menunggu ibu nya di depan pintu gerbang rumah nya.
Elsha merasa sangat sakit sekali ketika mendengar perkataan dari Annabella yang sampai menyebut nya dengan perkataan kamu bukan memanggil nya dengan sebutan Ibu.
"Annabella maafkan ibu sayaaaaang, ibu sangat menyesal sekali sayaaaaang jangan pergi untuk meninggalkan ibu."
Asmirah pun menghampiri Elsha dia begitu sangat kasihan sekali melihat Elsha yang menangis tersedu-sedu melihat kepergian Annabella.
__ADS_1
"Ibu ayo Bu, masuk ke dalam rumah Bu. Jangan seperti ini yaa Buu. Malu jika sampai tetangga melihat nya."
Asmirah pun membujuk Elsha agar mau masuk ke dalam rumah nya, karena tangisan Elsha yang sangat kencang sekali membuat Asmirah memaksa Elsha untuk masuk ke dalam rumah nya.