Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (82)


__ADS_3

~Keesokan harinya~


Jessica terbangun dari tidur nya dia melihat memakai selimut.


"Siap yang menyelimuti ku yaa,? hmmm seperti nya ibu. Ibu benar-benar menghawatirkan kondisi kuu."


Jessica mulai bersiap-siap untuk datang ke Rumah Sakit, dia terlihat sangat buru-buru sekali.


"Jessi, kamu mau kemana sayaaaaang. Ayo sarapan dulu yaa sayaaaaang."


Bella dan Reymon sudah menyiapkan makanan untuk Jessica.


"Tidak, aku tidak mau sarapan. Aku ingin pergi ke Rumah Sakit. Nanti aku sarapan nya sama Jackson saja."


Jessica menghampiri Bella dan Reymon dia bersalaman dan langsung pergi.


Bella begitu sangat menghawatirkan sekali Jessica.


"Semalaman dia belum makan sekarang pun dia tidak sarapan, bagaimana jika Jessi sakit."


Reymon memegang tangan Bella.


"Jessica yang terlalu sayang sekali dengan Jackson, dia pasti ingin bertemu dengan Jackson biarlah dia pergi."

__ADS_1


Bella pun tidak bisa berkata-kata apa-apa dia diam ketika mendengar perkataan suami nya.


Jessica diantar oleh supir pribadi nya, dia berniat untuk membelikan makanan untuk Jackson.


Jessica memilih untuk membeli makanan dan minuman lewat aplikasi online agar diantarkan langsung ke Rumah Sakit.


"Jackson semoga saja kondisi kamu semakin membaik yaa Jackson, aku sangat merindukan muu."


Di perjalanan menuju ke Rumah Sakit Jessica terus saja berdoa untuk kesembuhan Jackson.


Sampai akhirnya Jessica sampai di depan Rumah Sakit tersebut, dan ternyata makanan dan minuman pun sudah di antarkan ke ruangan Jackson.


Robby yang menerima makanan tersebut dia langsung membuka nya dan memperlihatkan kepada Jackson.


"Harus kah kita mencurigai makanan ini, seperti nya makanan di kirim untuk Tuan Jackson."


"Seperti nya ini adalah makanan dan minuman dari Jessica, kita berdua sering sekali memakan makanan ini."


Jessica pun membuka pintu kamar dia tersenyum manis kepada Jackson.


Melihat kehadiran Jessica, Robby memilih untuk pergi meninggalkan mereka berdua.


"Jackson, makanan nya sudah sampai kamu mau makan sekarang?."

__ADS_1


Jackson merasa tidak bisa untuk membenci Jessica tapi dia teringat kembali jika Ibu nya Jessica yang membuat Mama nya meninggal.


"Maafkan aku Jessi, aku tidak bisa makan makanan ini. Aku harus makan makanan yang sudah di sediakan di Rumah Sakit."


Jackson pun menutup kembali makanan tersebut.


"Baiklah, aku akan makan sendiri saja makanan ini."


Jessica pun memilih untuk memakan sendiri, Jackson hanya terdiam sambil memperhatikan Jessica yang seperti yang kelaparan sekali.


Jessica makan dengan sangat lahap sekali.


"Jessi,? apa sebelum nya kamu belum makan?."


Tanya Jackson kepada Jessica dia yang masih mempunyai perhatian kepada Jessica.


"Aku sangat hawatir sekali dengan kamu Jackson, aku memang belum makan sama sekali dari kemarin dan tadi pun aku tidak sarapan pagi aku langsung pergi ke Rumah Sakit."


Jessica pun memandangi wajah Jackson.


"Tapi aku tidak apa-apa, yang penting sekarang aku melihat kamu yang sudah semakin membaik dan sembuh aku sangat bahagia sekali melihat nya."


Jackson tidak mengerti kenapa Jessica harus terlahir dari seorang ibu pembunuh, yang mempunyai seorang putri cantik yang sangat baik dan lembut sekali hati nya.

__ADS_1


"Aku selalu mendoakan kamu semoga kamu selalu di lindungi di mana pun kamu berada."


Jessica tersenyum manis sambil memegang tangan Jackson tapi Jackson hanya terdiam saja.


__ADS_2