
Jackson memperhatikan Annabella yang seperti sedang memikirkan sesuatu dan juga memegang tangan Annabella.
"Annabella kamu baik-baik saja kan,? apakah kamu mengenal lelaki ini?."
Annabella pun seperti mengusapkan wajah nya dengan tangan nya.
"Jackson aku ingin pergi saja, aku merasa sangat mengantuk sekali sekarang."
Jackson pun mendorong kursi roda tersebut untuk keluar dan Annabella terdengar seperti menghela nafas panjang nya.
Reymon melihat Annabella yang seperti sudah baik-baik saja.
"Annabella, akhirnya kamu sudah melihat wajah korban tersebut. Karena sekarang kita akan membawa korban tersebut ke rumah sakit ternama dengan fasilitas yang lebih lengkap."
Annabella terdiam kenapa Reymon tidak memberitahu rumah sakit mana yang akan mereka tuju.
"Annabella kita melakukan nya secara diam-diam saja, karena kita harus merahasiakan tentang kasus ini dari media sosial."
Jackson mendorong kursi roda Annabella untuk menuju ke ruangan nya kembali.
__ADS_1
"Kenapa korban tersebut harus di pindahkan secara diam-diam,? dan bukan kah rumah sakit ini juga sangat bagus sekali Jackson."
Jackson terpaksa harus menutupi semua nya, karena Annabella pasti akan memberitahu semua nya kepada ibu nya.
"Aku juga tidak tahu Annabella, itu urusan Papa ku. Dia seperti nya ingin memberikan yang terbaik untuk korban tersebut."
Jackson pun akhirnya sampai di ruangan Annabella tapi Annabella merasa ingin sekali melihat akan di bawa kemana korban tersebut.
"Jackson, aku ingin bersama dengan mu malam ini?. Apakah kamu tidak keberatan dengan keinginan ku ini."
Jackson yang memang begitu sangat masih mempunyai perasaan terhadap Annabella tapi dia seperti nya tidak bisa mengikuti apa yang di inginkan oleh Annabella.
Annabella pun merasa sangat kecewa sekali dengan sikap Jackson kepada nya.
"Baiklah Annabella, sekarang kamu istirahat yaa. Aku besok pasti akan kembali untuk menemani mu."
Jackson pun keluar dari ruangan Annabella, dan Annabella merasa sangat kecewa sekali dengan sikap Jackson kepada nya.
"Aku pikir Jackson yang masih menyimpan perasaan terhadap ku, tapi ternyata tidak. Jackson lebih memilih untuk pergi bersama dengan Papa nya. Ini sangat menyebalkan sekali."
__ADS_1
Annabella pun mulai mencoba untuk memejamkan mata nya, tapi ternyata Annabella mau memejamkan mata dia langsung mengingat tentang handphone nya.
Annabella langsung terbangun dan dia mencoba untuk mencari keberadaan handphone nya.
"Handphone ku, di mana yaa handphone ku. Sebelum nya aku menyimpan nya di meja ini tapi kenapa tidak ada yaa."
Annabella mencoba untuk mencari keberadaan handphone nya dan tidak juga di temukan.
"Di mana yaa handphone ku, di situ ada rekaman tentang pembicaraan Ibu. Bagaimana jika seseorang mendengar nya aku tidak bisa membantu ibu untuk meringankan kasus nya ini."
Annabella pun terlihat sangat panik sekali dia terus saja memikirkan di mana Handphone nya.
"Apakah handphone ku bawa oleh Lucas yaa, tapi aku hanya bilang ke Lucas tentang rahasia dan tidak memberikan handphone tersebut kepada nya."
Annabella begitu sangat pusing sekali bagaimana dia menghadapi hari esok.
Annabella yang harus mengatakan semuanya kepada pihak kepolisian dia merasa sangat berat sekali.
"Dia adalah ibu ku, dia yang melahirkan ku dan aku ingin sekali melindungi nya walaupun aku tahu apa yang di lakukan nya itu sangat salah dan menyeramkan."
__ADS_1
Annabella menyenderkan kepalanya ke tembok dia tidak bisa melihat jika sampai ibu nya harus berada di jeruji besi.