Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode #270#


__ADS_3

Jackson berniat untuk datang ke rumah Annabella dia akan mengajak Annabella untuk berkerja di perusahaan nya.


"Aku bilang dulu dengan Papa, karena bagaimana pun juga perusahaan ini milik Papa."


Jackson merasa dengan Annabella yang berkerja di perusahaan nya, menjadi asisten pribadi dirinya hubungan nya dengan Annabella akan semakin membaik dan mungkin bisa bersama kembali.


Jackson dengan tersenyum tipis dia membuka pintu ruangan kerja Papa nya.


"Ada apa Jackson,? kenapa kamu tersenyum manis seperti ini. Tidak seperti biasa nya."


Jackson semakin mendekati Papa nya, dia pun duduk berhadapan dengan Papa nya.


"Pap, aku ingin meminta sesuatu bolehkah Annabella berkerja di perusahaan ini menjadi asisten pribadi ku di sini."


Reymon pun langsung terkejut ketika mendengar keinginan dari Jackson.


"Jackson tapi Annabella itu adalah seorang model, dia bukan pebisnis dia tidak mungkin mengerti dengan masalah pekerjaan di perusahaan ini."


Jackson pun terdiam mendengar perkataan Papa nya, Annabella memang belum berpengalaman dalam pekerjaan ini.


"Iya sih, tapi aku merasa sangat kasihan sekali melihat Annabella. Dia yang pasti akan terus saja memikirkan tentang ibu nya dan pekerjaan mana yang mau menerima Annabella dengan kasus ibu nya yang juga membawa-bawa nama Jessica Anabella."


Reymon juga merasa sangat kasihan melihat Annabella.


"Kira pikirkan lagi yaa, sekarang lebih baik persiapkan hari kita ada rapat penting."


Jackson pun mengikuti apa yang di katakan oleh Papa nya.


"Baiklah, aku akan bersiap-siap sekarang juga."


Ketika Jackson yang merasa sangat menghawatirkan Annabella begitu juga dengan Elsha.


Elsha juga merasa sangat menghawatirkan Annabella.


"Aku tidak mungkin bisa datang ke rumah itu, Annabella tidak mungkin mau menerima kehadiran ku di rumah itu lagi tapi sungguh aku sangat menghawatirkan sekali kondisi Annabella."


Elsha pun mencoba untuk menelephone Lucas karena menurut Annabella, Lucas itu lebih baik dalam menghadapi Annabella.

__ADS_1


Elsha mengeluarkan handphone tapi dia merasa lebih baik dia bertemu langsung saja dengan Lucas.


"Lebih baik aku pergi ke toko nya saja."


Elsha pun bersiap-siap untuk pergi ke toko bunga Lucas dan dia masuk ke dalam mobil nya.


Di perjalanan Elsha begitu sangat terkejut sekali ketika foto-foto Bella berada di sepanjang jalan.


"Astaga, siap yang melakukan ini semua. Apakah mungkin Jackson yang terlalu membenci Bella sehingga sampai melakukan ini semua untuk mempermudah pencarian Bella dengan kekasih nya."


Elsha pun akhirnya sampai di depan toko bunga Lucas dia melihat Lucas yang seperti sedang melamun di kursi kayu di hadapan bunga-bunga nya.


"Lucas dia kenapa seperti itu yaa, apakah Lucas sedang mendapatkan masalah."


Elsha pun menghampiri Lucas dia duduk di samping Lucas.


Kedatangan Elsha membuat Lucas terkejut sekali.


"Tante Elsha, akhirnya datang juga ke sini. Bagaimana dengan kondisi Annabella setelah melihat pemberitaan di media sosial."


Elsha menunjukkan wajah sedih nya kepada Lucas.


Lucas merasa jika Annabella pasti akan semakin benci terhadap Elsha ketika ibu nya yang sudah di jadikan sebagai tersangka.


"Sabar yaa Tante, semoga Annabella bisa berubah pikiran nya dan mau menerima kembali kehadiran Tante di rumah itu."


Elsha merasa sangat sulit sekali untuk dia kembali ke dalam rumah tersebut.


"Tidak ada semudah itu, Annabella tidak mungkin dengan mudah menerima kehadiran orang yang membuat ibu kandung nya bersalah."


Elsha menghelakan nafas panjang nya.


"Lucas hanya kamu yang bisa Tante andalkan untuk bisa mengetahui kondisi Annabella sekarang, bisakah kamu sekarang menghampiri Annabella dia pasti sedang sendirian di rumah karena Ayah nya yang sibuk di Restoran Seafood nya."


Elsha menundukkan kepalanya dia menteskan air mata nya.


"Annabella sudah tidak akan pernah bisa masuk kembali ke dunia entertainment, karena nama nya juga sebagai anak dari seorang pembunuh dan itu akan mempersulit dia untuk berkerja di mana pun."

__ADS_1


Lucas merasa sangat kasihan sekali kepada Annabella dia pun berniat untuk mengajak Annabella untuk berkerja di toko bunga nya.


"Tante, sekarang aku akan pergi ke rumah Annabella. Aku akan mengajak Annabella untuk berkerja di toko bunga ku ini. Aku rasa Annabella pasti menyukai nya karena Annabella yang sangat menyukai bunga-bunga."


Elsha begitu sangat bahagia sekali ketika Lucas yang mau menerima kehadiran Annabella untuk bisa berkerja di toko bunga milik nya.


"Kamu serius kan Lucas,? kamu baik sekali Lucas. Semoga saja kebaikan mu akan mendapatkan balasan nya.".


Lucas pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Baiklah Tante, aku sekarang akan segera pergi untuk menemui Annabella. Semoga Annabella mau berkerja sama dengan ku."


Lucas pun pergi dan Elsha masih memilih untuk duduk, Elsha melihat indah nya toko bunga milik Lucas yang begitu sangat besar sekali.


"Indah sekali dan aku merasa jika Annabella pasti akan sangat menyukai nya."


Elsha pun memilih untuk menunggu kedatangan Annabella, dia hanya ingin melihat wajah Annabella.


Lucas mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang rendah dan dia melihat ada tiga orang lelaki yang mengambil foto-foto Bella yang di tempel di sepanjang jalan.


Lucas pun memilih untuk turun dari mobil nya, dia berpura-pura membeli minuman padahal dia ingin mendengar apa yang di bicarakan oleh orang-orang tersebut.


Terlihat salah satu yang sedang mengeluarkan handphone seperti ingin memberikan informasi.


*Hallo Ardika, keadaan sangat tidak aman sekali. Banyak sekali foto-foto Bu Bella yang di tempelkan di sepanjang jalan. Bagaimana ini berita tentang Bu Bella semakin menjadi tranding topik di berbagai media sosial.*


*Lebih baik kamu tetap mencari tahu tentang kondisi Joshua, dia dalam keadaan baik atau bagaimana. Jika sampai dia bisa bicara maka aku pun akan di cari oleh polisi, nama ku pun akan masuk ke dalam berita.*


*Baiklah, kita akan mencari tahu tentang kondisi korban tersebut.*


Lelaki tersebut mengakhiri panggilan telephone nya dan Luas begitu sangat jelas sekali mendengar percakapan nya.


Lucas merasa lelaki tersebut sedang berbicara dengan kekasih Bella.


Karena merasa takut ketahuan, Lucas pun memilih untuk langsung pergi kembali ke mobil nya dengan dua botol minuman di tangan nya.


Lucas berharap jika orang-orang tersebut tidak mencurigai nya, dan berharap juga tidak mengikuti nya.

__ADS_1


"Lebih baik aku memutarkan kembali mobil ku ke toko bunga ku, orang-orang tersebut seperti ingin mengikuti ku dan mobil mereka ada di belakang mobil ku."


Lucas begitu sangat berhati-hati sekali dia memilih untuk kembali ke toko bunga.


__ADS_2