
Jessica begitu sangat ingin sekali kembali ke Rumah Sakit, dia ingin bisa menemani Jackson.
"Pap, aku ingin kembali ke Rumah Sakit yaa. Aku merasa tidak tega melihat Jackson tidak ada yang menunggu nya."
Jessica seperti memohon kepada Reymon agar dirinya bisa kembali ke Rumah Sakit.
"Jessi, lihat lah wajah kamu yang sudah sangat pucat sekali. Lebih baik kamu istrirahat dulu nanti besok kamu bisa kembali ke Rumah Sakit."
Bella tidak mau Jessica yang terlalu berlebih-lebihan perhatian kepada Jackson sedangkan sikap Jackson yang seperti itu kepada Jessica.
"Tapi aku tidak mungkin bisa berusaha dengan tenang, pikiran ku terus saja memikirkan Jackson. Aku tidak bisa meninggalkan Jackson."
Bella dan Reymon pun memilih diam saja, Reymon lebih mendengarkan perkataan Bella.
Reymon pun lebih memilih untuk meneruskan perjalanan kendaraan nya.
Jessica merasa sangat sedih sekali dia tidak bisa menemani Jackson di saat dia sedang seperti ini.
Mereka pun akhirnya sampai di rumah nya, Jessica berlari menuju ke kamar nya.
Bella berniat untuk mengejar Jessica tapi Reymon memegang tangan Bella.
__ADS_1
"Sudah biarkan saja, jika kamu menghampiri nya akan membuat dia semakin sedih."
Bella pun mengikuti apa yang di katakan oleh suami nya.
"Baiklah Mas, walaupun aku sangat hawatir sekali dengan Jessica."
Bella dan Reymon pun masuk ke dalam kamar nya.
Jessica membuka pintu kamar nya, dia seperti merasakan kehilangan Jackson.
"Siapa yang sebenarnya melakukan ini semua kepada Jackson, siapa yang membenci Jackson."
Jessica merasa sangat lemas sekali dia pun duduk di atas tempat tidurnya.
Jessica memandangi foto kebersamaan mereka berdua foto pernikahan mereka.
Jessica meneteskan air mata nya sambil memeluk erat foto tersebut.
Sampai akhirnya Jessica yang memang sangat kelelahan sekali dia pun tertidur pulas di sofa sambil memeluk foto pernikahan nya.
Bella merasa sangat resah sekali dia tidak bisa tidur, dia melihat Reymon yang di pikir sudah tidur.
__ADS_1
"Aku harus melihat Jessica, aku sangat hawatir sekali dengan nya."
Dengan secara perlahan, Bella pun turun dari tempat tidurnya dia membuka pintu depan perlahan dan keluar dari kamar nya.
Reymon yang sebenarnya belum tidur dia pun melihat Bella yang keluar dari kamar nya.
"Dia benar-benar sangat perhatian sekali dengan Jessica, dia seperti ibu kandung Jessica."
Reymon membiarkan Bella pergi ke kamar Jessica.
Bella membuka pintu kamar tersebut yang ternyata tidak di kunci, dia membuka pintu kamar tersebut dengan perlahan-lahan.
Bella melihat Jessica yang tertidur pulas di sofa dengan memeluk sebuah foto.
Bella membelai rambut panjang Jessica, dia mengambil Selim dan menyelimuti tubuh Jessica.
"Anak ku sayaaaaang, kamu harus bahagia. Kamu tidak boleh menderita. Siapa pun yang membuat hati mu terluka maka dia akan menyesal."
Bella terus saja memandangi wajah Jessica yang sangat kelelahan sekali, dia pun merasa jika tubuh Jessica yang kelihatan kurus.
"Jackson, kamu tidak bisa membuat anak ku bahagia. Maka aku juga akan membuat kamu tenang dalam kehidupan muu, setelah aku mendapatkan semua nya. Aku akan meninggalkan rumah ini bersama dengan Jessica."
__ADS_1
Bella berniat untuk mencari seseorang untuk Jessica yang lebih kaya dari Jackson.