Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode #297#


__ADS_3

Bella begitu sangat terkejut sekali ketika dia mendapatkan transferan dari Annabella.


"Annabella, dia memberikan uang kepada ku."


Bella tidak percaya jika Annabella melakukan Nya.


"Annabella dia baik sekali, terimakasih banyak Nak."


Tangan Bella tiba-tiba langsung bergetar saja merasa tidak percaya dengan apa yang di lihat.


"Ardika tidak boleh tahu jika Annabella memberikan aku uang, dia harus mencari uang untuk aku."


Bella keluar dari kamar nya, dia tidak juga melihat Ardika pulang.


"Ini sudah larut malam sekali, tapi kenapa Ardika belum juga pulang. Apakah dia benar-benar meninggalkan aku sendiri di rumah ini."


Bella mencoba untuk menghubungi nomer handphone Ardika tapi tidak ada jawaban nya.


"Kenapa dia tidak menjawab panggilan telephone ku."


Annabella pun memilih untuk mengirimkan pesan kepada Ardika.


*Ardika, kamu pergi ke mana. Apakah kamu meninggalkan aku sendiri di rumah yang sempit ini*

__ADS_1


Setelah mengirimkan pesan Bella kembali ke dalam kamar nya.


"Jika benar Ardika meninggalkan ku, maka aku harus bisa bertahan hidup di sini sendirian. Tanpa Ardika di samping ku."


Bella mulai merasa sangat ketakutan sekali, dia pun mengunci pintu kamar nya dan segera membaringkan tubuh nya di atas kasur.


Bella sampai mematikan lampu kamar nya, dia juga menarik selimut tebal nya sampai menutupi wajah nya.


Tanpa sepengetahuan Bella, Ardika ternyata berniat untuk pergi ke Jakarta.


"Aku harus pergi ke Jakarta, aku harus menghasilkan uang untuk Bella. Karena polisi hanya mencari Bella bukan aku."


Dengan di jemput oleh teman-temannya Ardika pun akhirnya sampai di Jalan.


Setiba nya dia di Jakarta, Ardika membaca pesan dari Bella. Dan dia pun langsung membalas pesan nya.


Ardika pun memilih untuk mencari tahu tentang keberadaan pasien yang menjadi korban pembunuhan tersebut.


Ardika sudah di depan rumah sakit, dia memakai masker hitam dan juga topi karena Ardika harus berhati-hati dengan Reymon dan juga Jackson.


Ardika menanyakan tentang pasien korban tersebut tapi tidak ada yang mau memberitahu kepada Ardika.


"Sudah ku duga, Reymon pasti memindahkan Joshua. Dia memang sangat pintar sekali."

__ADS_1


Ardika pun keluar dari rumah sakit tersebut dengan tangan kosong, dia pun. untuk beristirahat dan melanjutkan kembali pekerjaan besok.


Ardika juga merasa sangat hawatir sekali dengan Bella.


"Semoga Bella baik-baik saja yaa di rumah."


Ardika merasa hawatir sekali tapi jika dia tidak seperti ini dia tidak akan menghasilkan uang untuk Bella


Ardika terus saja memandangi foto Bella yang ada di handphone nya.


***


Jackson pulang ke rumah nya dan dia melihat Papa nya yang masih duduk dengan melihat album keluarga nya


Jackson menghampiri Papa nya, dia pun tersenyum sambil duduk di samping Papa nya.


"Aku sangat merindukan sekali Mama, andai saja malam ini aku bisa bermimpi Mama itu sudah membuat aku sangat senang sekali."


Reymon pun memandangi wajah Jackson.


"Kamu pergi ke mana dulu, sudah malam seperti ini baru sampai rumah."


Jackson pun mulai mengeluh di hadapan Papa nya.

__ADS_1


"Annabella seperti sudah tidak mau bersama dengan ku kembali, dia selalu membahas tentang masa lalu. Annabella yang terlalu sakit hati dengan apa yang sudah aku lakukan kepada nya."


Reymon merasa sangat kasihan sekali melihat Jackson.


__ADS_2