
Jackson menginginkan penjelasan dari Robby, dan Bella pun langsung melirikan mata nya kepada Robby.
Robby pun masuk ke dalam ruangan Jackson, Bella yang tidak memperdulikan Jackson dia pun mengajak Jessica untuk pulang.
"Jessi, ayo kita pulang. Kamu juga harus beristirahat besok kamu bisa datang lagi ke sini."
Bella tidak menginginkan Jessica sakit karena Jackson.
"Tidak Mam, aku ingin di bersama dengan Jackson."
Reymon pun menghampiri Jessica.
"Biarkan Robby yang menjaga Jackson, ini sudah larut malam Jessi. Kamu juga butuh beristirahat yaa Nak."
Bella pun memegang tangan Jessica, dan Jessica pun merasa sangat berat sekali untuk meninggalkan Jackson.
Jessica dengan sangat terpaksa dia pun langsung pergi meninggalkan Jackson.
__ADS_1
Melihat Robby yang sudah di hadapan nya, Jackson pun tersenyum menayakan semua nya.
"Robby, apakah kamu melihat sesuatu yang mencurigakan ketika kamu menemukan kuu di dalam mobil?."
Robby merasa sangat berat hati untuk menceritakan semuanya kepada Jackson.
"Ceritakan semua kepada kuu apa yang sebenarnya terjadi kamu jangan takut."
Robby pun menghela nafas panjang nya ketika dia akan menceritakan semuanya kepada Jackson.
Jackson pun semakin penasaran sekali dengan apa yang di dengar oleh Robby.
"Tuan Jackson, kematian ibu Sesilia itu bukan karena kasus kecelakaan tapi memang pembunuhan berencana. Saya mendengar jika Ibu Sesilia itu di habisi nyawa nya di kamar nya di kamar mandi nya, setelah itu jasad pun di bawa ke mobil dan di biarkan mobil tersebut menambrak pohon besar sehingga membuat semua percaya jika itu adalah sebuah kecelakaan."
Air mata Jackson pun seketika langsung menetes dia tidak menyangka jika wanita yang dia cintai itu adalah anak dari seorang yang yang sudah membuat nyawa Mama nya tiada.
"Kita tidak bisa melaporkan ke polisi, karena kita tidak mempunyai bukti yang kuat."
__ADS_1
Jackson hanya terdiam saja dia masih tidak menyangka dengan apa yang sudah dia dengar.
"Aku tidak akan melaporkan mereka aku akan berpura-pura tidak tahu, aku ingin tahu apa yang di inginkan oleh Bella sebenarnya dia tidak puas sudah membuat Mama meninggal dan sekarang dia masih juga mencelakai ku. Apakah keuntungan nya jika aku sudah tidak ada di dunia ini."
Jackson pun merasa sangat lemas sekali ketika dia sudah tahu semuanya.
"Tuan Jackson, menurut saya walaupun sekarang semua sudah terbongkar. Tapi saya Nona Jessica dia tidak tahu mengenai hal ini dia tidak tahu jika Ibu nya itu adalah seorang pembunuh. Karena saya lihat Nona Jessica itu sangat baik hati dan berhati lembut."
Robby merasa tidak tega jika Jackson mempunyai perasaan benci terhadap Jessica.
"Dia sudah membohongi kuu, dan aku sangat kecewa dengan nya. Aku akan membuat Jessica tersiksa hidup bersama dengan ku dan aku akan mengakhiri pernikahan ku ini. Aku tidak mau hidup bersama dengan anak dari seorang pembunuh orang tua ku sendiri."
Wajah Jackson terlihat sangat penuh dengan rasa dendam terhadap Bella dan juga Jessica.
Robby pun hanya bisa terdiam saja ketika dia melihat kemarahan Jackson yang luar biasa.
Robby pun memilih untuk keluar dari ruangan Jackson dia melihat sudah tidak ada keluarga Jackson di luar.
__ADS_1