Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode 38.


__ADS_3

Jackson membawa Jessica ke dalam mobil nya, dia melihat Jessica sangat ketakutan sekali.


"Jessi, kamu baik-baik saja kan?."


Jessi menganggukkan kepalanya sambil menahan rasa kedinginan nya.


"Aku kedinginan Jackson, baju ku basah semua."


Jackson pun memberikan jaket nya kepada Jessica.


"Pakai Jaket aku dulu yaa, nanti kita cari toko baju yang dekat dengan tempat ini."


Jackson pun mengendarai mobil nya dia mencari toko baju untuk Jessica.


Jackson memilih untuk mencari toko yang sepi karena dia tidak mau banyak fans yang datang kepada nya karena melihat kondisi Jessica.


"Sabar yaa sayang, kita cari toko yang sepi pengunjung nya. Supaya lebih cepat membeli baju nya."


Jessica hanya menganggukkan kepalanya dia terus saja memikirkan apa yang terjadi dengan nya.


Jackson pun akhirnya menemukan toko baju tersebut.


"Oke sayang, kamu diam di mobil yaa. Aku akan mencarikan baju kamu. Untuk kamu pakai juga nanti ke rumah aku yaa."


Jackson pun langsung keluar dari mobil nya, Jackson terlihat sangat tergesah-gesah sekali.


Melihat Jackson yang sudah masuk ke dalam toko tersebut, Jessica menghela nafas panjang nya.


"Apaaaa yang sudah terjadi dengan aku tadi, seperti nya aku sedang bermimpi tapi bayangan itu begitu sangat nyata sekali di hadapan kuu. Ahhhh apakah itu adalah wajah Mama nya Jackson yaa, ahhhhh aku merinding sekali."


Jessica mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan nya, dia memejamkan mata nya sesaat.


Dan Jackson pun akhirnya datang untuk membawa kan baju untuk Jessica.


Melihat Jessica memejamkan mata nya, Jackson berpikir jika Jessica sedang tertidur.


Tapi ternyata Jessica langsung membuka mata nya.


"Wahhhh, aku pikir kamu tidur sayaaaaang."


Jackson memberikan baju nya kepada Jessica.


"Aku pakai baju di mana Jackson,? masa di dalam mobil kamu sih."


Jackson pun langsung menutup mata nya dengan kedua tangan nya.


"Oke, sekarang kita turun dari mobil dan masuk kembali ke toko itu untuk memakai kamar ganti di sana."


Jessica pun langsung membuka pintu mobil nya dan pergi ke toko baju tersebut bersama dengan Jackson.


Kedatangan Jessica langsung membuat pegawai toko tersebut histeris dan meminta foto bersama dengan Jessica.

__ADS_1


"Aku ganti baju dulu yaa, nanti baru kita foto bareng lagi."


Jessica pun masuk ke dalam kamar ganti dan memakai baju yang sudah di berikan oleh Jackson.


Setelah selesai Jessica dengan sangat ramah sekali mau berfoto bersama dengan para fans nya.


Setelah selesai mereka berdua pun masuk kembali ke mobil nya.


"Jessica, kamu siap untuk membicarakan tentang rencana pernikahan kita berdua. Aku sungguh tidak sabar sekali ingin segera sampai di rumah."


Jessica pun hanya tersenyum saja dia merasa biasa saja ketika Jackson membicarakan tentang rencana pernikahan.


Tidak seperti biasa nya Jessica begitu sangat bahagia sekali ketika mendengar tentang rencana pernikahan.


Di perjalanan menuju ke rumah nya, Jessica terlihat diam tidak seperti biasa nya.


Jackson terus saja memperhatikan Jessica, dia memegang kening Jessica.


Jackson hawatir Jessica mengalami demam karena kehujanan.


"Jessica kamu baik-baik saja kan,? kamu kenapa diam seperti ini sih."


Jackson merasa sangat hawatir sekali dengan sikap Jessica.


"Aku tidak apa-apa kok, aku cuma sedikit gugup hehe."


Jessica mencoba untuk menutupi rasa hawatir nya.



"Akhirnya, mereka berdua datang juga."


Bella menghampiri mereka berdua dan memegang tangan Jessica.


"Ayo Jessica, kita masuk ke dalam semua sudah di siapkan dengan sangat sempurna."


Jackson melihat sikap Bella yang begitu sangat akrab sekali dengan Jessica.


Jackson mengikuti mereka berdua dari belakang.



Jessica pun langsung tersenyum kepada Reymon yang sudah duduk menunggu kedatangan nya.


Reymon merasa sangat senang sekali melihat Jessica, dia merasa jika Jessica memang yang terbaik untuk Jackson.


Mereka pun duduk saling berhadapan tapi ternyata orang tua Jessica belum juga datang.


Jessica merasa sangat panik sekali ketika orang tua belum datang, Jessica merasa mereka berdua tidak akan pernah mau datang.


"Ke mana yaa Ayah dan Ibu kenapa masih belum datang ke sini. Apa mereka tidak akan datang."

__ADS_1


Ucap Jessica dengan wajah yang sangat sedih sekali.


"Jessi, kamu jangan berpikiran seperti itu. Orang tua kamu pasti akan datang."


Bella mencoba untuk menenangkan perasaan Jessica.


"Jessi, lebih baik kamu coba makanan yang ada di hadapan kamu. Atau kamu mau di buatkan susu coklat hangat yaa, sebenarnya di buat kan dulu."


Bella pergi untuk membuat kan susu coklat hangat untuk Jessica.


Jackson pun merasa sangat senang sekali ketika Bella bisa sebaik itu dengan Jessica dia tidak menyangka.


Ketika Bella berjalan menuju ke dapur dia melihat seperti ada yang akan datang.


"Apakah itu adalah Mas Rendy dengan Elsha, syukurlah jika mereka berdua datang. Aku tetap membuat kan minuman untuk Jessi."


Kedatangan kedua orang tua Jessica membuat Jessica sangat terkejut sekali.


Dia pun langsung tersenyum dan memeluk Elsha dengan sangat erat sekali.


"Ibu rindu sekali kamu Nak."


Elsha memeluk erat tubuh Jessica dan Bella pun melihat keakraban mereka berdua.


Bella menyimpan minuman hangat tersebut di meja dan duduk di sebelah suami nya.


Ntah bagaimana perasaan mereka ketika mereka harus berpura-pura tidak mengenal padahal mereka adalah satu keluarga.


Bella tidak kuasa menatap wajah mantan suami nya dia memilih untuk menundukkan kepalanya saja.


"Saya sebagai orang tua Jackson sudah merasa sangat cocok sekali ketika melihat kedekatan Jessica dan Jackson dan bagaimana jika kita merencanakan pernikahan untuk mereka berdua."


Ucapan Reymon yang langsung pada intinya pun membuat Rendy menghela nafas panjang nya.


Rendy terus memandangi wajah Jessica yang memegang erat tangan Elsha.


Jackson pun merasa sangat hawatir sekali jika Ayah Jessica menolak permintaan dari Papa nya.


"Yaa, setujui rencana pernikahan ini."


Ucapan Rendy begitu sangat datar sekali terdengar nya.


"Baiklah bagaimana jika lakukan rencana pernikahan ini Minggu depan saja, pokok nya semua nya beres di tangan istri saya Bella. Biarkan dia yang mengurus semua nya."


Jackson merasa sangat lega sekali ketika mendengar perkataan tersebut tapi Jessica melihat wajah Ayah nya yang seperti tidak ikhlas dengan segala perkataan nya.


Wajah Rendy pun tidak ada senyum sama sekali.


"Baiklah saya pamit dulu yaa, saya rasa sudah tidak ada lagi yang harus di bicarakan. Yang penting sekarang putri cantik saya sudah merasakan keberadaan nya."


Jessica merasa sangat bersalah sekali dengan Ayah nya, di saat dia merasa kebahagiaan tapi Ayah seperti tidak senang dengan apa yang di alami nya sekarang.

__ADS_1


__ADS_2