Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (246)


__ADS_3

Rendy pun membiarkan untuk Annabella beristirahat, dia ingin kondisi Annabella semakin membaik.


"Nak, besok Ayah akan kembali yaa. Besok Ayah akan datang bersama dengan Ibu mu dan Ayah mohon bersikap baik dengan Ibu mu karena sekarang kamu tahu mana ibu baik untuk mendidik mu."


Rendy mencium kening Annabella dan dia pun keluar dari ruangan Annabella.


"Astaga, di mana yaa handphone ku."


Annabella masih saja mencari keberadaan Handphone nya dan dia pun menayakan hal tersebut kepada Suster.


Tapi Suster tidak mengetahui di mana Handphone milik Annabella.


"Aku rasa Jackson mengetahui nya, dia pasti tahu di mana Handphone ku berada sekarang


Annabella pun harus menunggu sampai besok, untuk menayangkan hal tersebut.


"Bagaimana jika ibu mencoba untuk menghubungi ku, dan handphone itu berdering di tangan Jackson."


Annabella memegang kepalanya dia merasa sangat sakit sekali.


"Tidak, itu tidak boleh terjadi. Setidaknya ibu tidak boleh langsung ke tangkap di harus selalu pergi berlari dan berlari menyelamatkan diri nya."


Annabella memegang tidak menginginkan kenyataan yang terjadi.


Annabella memiliki rekaman suara ibu nya pada saat detik-detik dia menusukkan pisau tajam pada lelaki misterius tersebut.


"Aku belum tahu siapa lelaki misterius tersebut, aku ingin sekali mengetahui nya. Sebenarnya siapa lelaki misterius yang begitu sangat membenci Ibu sampai selalu meneror ibu dan juga aku.*


Annabella tidak sabar dengan hasil esok, dia pun mencoba untuk memaksakan mata nya untuk memejamkan nya.


Annabella mulai beristirahat kembali dia pun di jaga oleh seorang suruhan Reymon yang selalu memperhatikan Annabella.


***


Rendy pun memilih untuk pergi kembali ke rumah nya, dia ingin membicarakan tentang semua nya kepada istri nya.


"Elsha pasti begitu sangat terkejut sekali ketika dia mendengar semua nya, Elsha sudah menyadari nya dari dulu".


Rendy pun seperti melihat seorang yang mencurigakan sekali, dia yang terus menerus memegang kamera handphone seperti sedang merekam rumah sakit.

__ADS_1


"Harus kah aku mencurigai orang tersebut, dia seperti orang suruhan Ardika. Mungkin dia yang sedang mencari informasi tentang korban tersebut."


Rendy memilih untuk memindahkan korban dari rumah sakit ini, Rendy akan membicarakan hal ini dengan Reymon.


Tampa sepengetahuan satu orang pun, karena korban tersebut memang harus di selamatkan dan di lindungi.


Rendy memilih untuk melanjutkan perjalanan menuju ke rumah nya, Rendy dengan kecepatan yang sangat tinggi dia akhirnya sampai di depan rumah nya.


Rendy pun langsung berlari menghampiri Elsha, dan dia melihat Elsha yang sedang duduk di atas kasur seperti sedang menunggu nya.


"Mas kamu sudah datang,? bagaimana dengan Annabella. Apakah Annabella sudah sadarkan diri."


Wajah Elsha terlihat begitu sangat penasaran sekali dan Rendy pun duduk di samping Elsha.


"Kondisi Annabella baik-baik dia mungkin hanya terkejut saja dengan apa yang sudah dia lihat atau dia dengar."


Elsha menghela nafas panjang dia merasa sangat tenang sekali ketika kondisi Annabella yang baik-baik saja, Elsha hawatir Annabella kembali despresi dan itu akan menghambat kasus ini.


"Tadi ketika Ayah keluar dari rumah sakit, Ayah seperti melihat seorang yang sedang memainkan handphone nya dia seperti sedang merekam tentang kondisi di rumah sakit."


Elsha pun memegang tangan suami nya.


Elsha kelihatan sangat hawatir sekali ketika suami mengatakan hal tersebut.


"Iya, Ayah rasa juga seperti itu. Besok Ayah akan menemui Reymon supaya dia memindah korban tersebut ke rumah sakit yang jauh lebih besar tanpa sepengetahuan banyak orang."


Elsha merasa jika Bella dan Kekasih nya mereka berdua memang bukan orang yang biasa saja.


Mereka berdua pasti mempunyai banyak orang-orang suruhan nya, agar selalu bisa membantu mereka berdua.


"Kita juga harus berhati-hati karena mereka berdua yang begitu sangat bahaya sekali, aku merasa Annabella pun di posisi berbahaya aku takut sekali Bella membawa pergi Annabella untuk tinggal bersama dengan nya."


Rendy tidak sampai berpikir ke arah sana, tapi dia juga semakin menghawatirkan Annabella.


"Aku tidak akan pernah membiarkan Bella mengambil Annabella, dia bukan ibu yang baik untuk Annabella. Dia bukan contoh ibu yang baik untuk Annabella."


Rendy dan Elsha pun merasa sangat menghawatirkan Annabella.


"Seperti nya Annabella lebih baik tinggal bersama dengan kita saja, dia tidak perlu penanganan yang khusus kan. Dan itu jauh lebih baik sekali jika Annabella bisa segera pulang ke rumah setelah dia menceritakan semuanya kepada pihak kepolisian."

__ADS_1


Rendy menyetujui apa yang di katakan oleh Elsha.


"Itu benar sekali Elsha, Annabella harus tinggal bersama dengan kita selamanya."


Elsha pun merasa jika malam ini bukan malam yang bisa untuk beristirahat dengan nyenyak.


Elsha yang selalu memikirkan Annabella.


"Apakah Annabella akan bersikap baik dengan ku, apakah dia akan bersikap lebih datar kepada ku setelah ini semua nya."


Elsha terlihat begitu sangat bersedih sekali.


"Kamu tidak boleh berkata seperti itu, mungkin sekarang Annabella yang masih memikirkan ini semua. Karena ini adalah kenyataan yang sangat pahit sekali untuk kehidupan nya sekarang, ibu kandung nya yang dia anggap baik tapi ternyata begitu sangat jahat sekali."


Rendy menyuruh Elsha untuk beristirahat karena dia tidak mau Elsha menjadi sakit.


"Elsha pergi untuk beristirahat, kamu sudah banyak sekali memikirkan permasalahan ini. Aku tidak mau Sakit karena kita berdua harus bisa menjaga Annabella."


Elsha pun berbaring di tempat tidur nya dan Rendy menarik selimut tebal, Rendy mematikan lampu kamar nya dan dia memilih untuk pergi ke luar.


Rendy memilih untuk keluar dari kamar dan dia berjalan menuju ke kamar Annabella.


Rendy membuka pintu kamar Annabella, dia ingin sekali melihat sesuatu yang ada di dalam kamar putri kesayangannya tersebut.


"Semoga saja aku menemukan sesuatu di dalam kamar ini, dan aku bisa merasakan apa yang sebenarnya di rasakan oleh Annabella ketika dia berada bersama dengan Ibu nya."


Rendy mencoba untuk membuka laci meja yang sering Annabella simpan hasil dari lukisan nya.


Rendy tidak menemukan apapun di dalam laci tersebut, Rendy juga membuka lemari baju Annabella.


Tapi Lagi-lagi Rendy tidak menemukan apapun di dalam nya.


"Seperti nya semua nya tidak ada di dalam kamar ini, seperti semuanya ada di kamar nya di Apartemen tersebut."


Rendy pun memilih untuk keluar dari kamar Annabella, dia menutup rapat kembali pintu kamar nya.


Rendy menyenderkan tubuhnya di depan pintu kamar Annabella, Rendy seperti mengingat kembali masa-masa indah kita dia bersama dengan Bella di masalalu.


Bella yang baik, Bella yang sangat cantik tapi sekarang berubah menjadi Bella seorang pembunuh berdarah dingin.

__ADS_1


__ADS_2