Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (92)


__ADS_3

Reymon berjalan menuju ke ruangan Jackson dia begitu sangat tidak tega melihat kondisi Jessica yang sampai sakit karena Jackson.


Reymon masuk ke dalam kamar Jackson dan Jackson pun terkejut ketika melihat kedatangan Papa nya.


"Jackson, bisa kamu memikirkan kembali dengan apa yang sudah kamu rencanakan. Jackson pernikahan ini bukan sebuah permainan yang dengan mudah nya kamu akhiri begitu saja. Bicarakan baik-baik dahulu kamu menikah itu belum sampai dua bulan."


Reymon berharap Jackson bisa berubah pikiran nya.


"Tidak Pap, ini sudah keinginan ku untuk mengakhiri pernikahan ini. Dan aku mohon Papa mau menerima keputusan ku ini."


Jackson pun dengan mudah nya dia bicara seperti itu seperti tidak ada beban sama sekali.


"Jessica sakit, dia pingsan ketika mau masuk ke dalam mobil dan sekarang Jessica sedang di rawat juga di Rumah Sakit ini."


Reymon pun pergi ketika sudah mengatakan hal tersebut kepada Jackson.


Jackson lebih terdiam ketika mendengar hal tersebut.

__ADS_1


"Tuan Jackson, apakah ingin melihat Nona Jessica. Karena mungkin dengan kehadiran Tuan Jackson kondisi Nona Jessica semakin membaik."


Jackson tetap saja terdiam dia tidak merespon apa yang di katakan oleh Robby.


Jackson pun melemparkan handphone nya, dia menarik selimut nya.


"Tinggalkan aku sendiri, jangan ganggu waktu istirahat ku."


Jackson menyuruh Robby untuk pergi dan Robby pun memilih untuk pergi dari ruangan Jackson.


Jackson mencoba untuk menenangkan pikiran nya, dia juga mencoba untuk tidak peduli semua tentang Jessica.


Robby mencoba untuk melihat kondisi Jessica yang sedang di peluk oleh Bella, Reymon pun begitu sangat perhatian sekali dengan Jessica.


"Sebenarnya bukan salah Nona Jessica, dia sebenarnya tidak tahu apa-apa dengan masalah ini. Sungguh sangat kasihan sekali ketika semua yang di lakukan oleh Ibu nya berimbas pada anak nya."


Robby tidak berani untuk menghampiri Jessica dia memilih untuk kembali ke ruangan Jackson dan menunggu nya di luar.

__ADS_1


Jessica terlihat Sangat pucat sekali, dia juga lebih memilih untuk sering melamun dan pandangan mata yang kosong.


Jessica memikirkan bagaimana dengan karir nya, berita ini akan membuat karir pun bermasalah.


"Jessi, bagaimana jika kamu tinggal di Apartemen saja. Setelah kejadian ini supaya kamu lebih bisa menyendiri dan mungkin melampiaskan kekesalan kamu juga."


Jessica menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak, aku akan kembali ke rumah orang tua ku. Dan aku akan menunggu kedatangan Jackson untuk bicara langsung dengan Ayah. Biarkan dia yang bicara langsung dengan Ayah."


Reymon merasa sangat gagal menjadi seorang Ayah untuk Jackson yang tidak bertanggung jawab atas sikap nya.


"Mungkin Jackson sudah memiliki wanita lain selain aku, mungkin ini alasan dia mengakhiri pernikahan dengan ku. Perempuan itu jauh lebih baik dan mungkin juga dari keluarga yang kaya raya seperti nya. Sehingga tidak ada rasa takut jika harta nya di manfaatkan oleh istrinya."


Bella yang mendengar hal tersebut dia begitu sangat marah sekali, Jackson ternyata sampai mempunyai pikiran seperti itu terhadap Jessica.


Bella pun ber sumpah akan membalas kan dendam nya kepada Jackson, dia tidak mau Jessica menjadi seperti ini.

__ADS_1


Bella mencoba untuk menghubungi Ardika untuk tugas selanjutnya.


__ADS_2