Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode #287#


__ADS_3

Annabella pun seketika langsung panik ketika ketika ibu nya yang mengirimkan pesan untuk nya.


"Kenapa ibu harus menghubungi ku, kenapa ibu menakuti ku saja."


Annabella tidak mau membalas pesan dari ibu nya, dia bahkan tidak mau menyentuh handphone nya.


"Aku harus bagaimana, Astaga aku tidak bisa mengendalikan diri ku ini."


Annabella terlihat seperti sangat panik dan ketakutan sekali, dia pun sampai masuk ke dalam kamar mandi.


Annabella mencuci wajah nya berkali-kali hingga nafas nya pun tidak teratur.


"Annabella kamu harus tenang, semakin kamu panik. Maka semakin mereka mengetahui tempat ibu mu sekarang berada."


Annabella keluar dari kamar mandi nya, dia mengambil handphone nya kembali walaupun tangan nya yang masih bergetar hebat.


Annabella kembali membaca pesan tersebut.


"Apakah ini benar ibu yang mengirimkan pesan kepada ku, bagaimana jika ini hanya tipuan saja orang-orang iseng yang ingin berpura-pura menjadi ibu."


Annabella memberanikan diri untuk menelephone nomber yang mengirimkan pesan untuk nya.


Bella begitu sangat terkejut sekali ketika Annabella menelephone nya.


"Annabella, apakah ini benar Annabella apakah hanya tipuan saja."


Bella merasa binggung apakah dia harus menjawab panggilan telephone tersebut atau tidak.


"Kenapa tidak ada jawaban nya ya, ahhhhh ini sebenarnya nomor handphone siapa yaa."


Annabella pun memilih untuk mengakhiri panggilan telephone nya.


"Annabella mengakhiri panggilan telephone nya, seperti nya benar ini adalah Annabella bukan sebuah jebakan untuk ku."


Bella menunggu Annabella kembali menelephone nya tapi ternyata tidak ada lagi panggilan telephone untuk nya.


Bella pun karena memang sangat merindukan sekali Annabella dia yang menelephone Annabella kembali.

__ADS_1


Mendengar handphone yang berdering kencang, Annabella pun langsung menjawab nya.


*Hallo selamat malam, ini siapa yaa*


Bella begitu sangat bahagia sekali ketika dia akhirnya bisa mendengar kembali suara Annabella.


*Hallo, maaf yaa ini dengan siapa. Jangan seperti ini berikan jawaban atas pertanyaan saya*


*Hallo Nak, ini ibu sayaaaaang. Ibu Bella ibu kandung mu*


Begitu sangat jelas sekali terdengar suara tangisan Bella ketika dia berbicara dengan Annabella.


Annabella pun langsung terdiam ketika dia mendengar suara ibu nya, Annabella meneteskan air mata nya dan mencoba untuk tetap kuat untuk bisa berkomunikasi dengan ibu nya.


*Buu, ibu di mana sekarang kenapa ibu tega melakukan nya*


Terdengar suara Annabella yang begitu sangat bergetar sekali ketika menayangkan hal tersebut kepada ibu nya.


*Maafkan ibu sayaaaaang, ibu melakukan itu karena ibu mempunyai alasan yang sangat kuat sekali. Alesan yang tidak bisa ibu beritahu kan kepada kamu*


*Alesan apa bu,??? apakah harus sampai ibu menghabisi nyawa seseorang. Dia Joshua teman nya Kelvin, Kelvin yang dulu dia mau menyentuh tubuh ku. Dan apakah kehilangan nya Kelvin juga itu karena ibu juga Buu*


*Annabella, apapun yang ibu lakukan. Tapi kamu tidak akan pernah pergi dari ibu kan. Kamu akan melindungi ibu kan sayaaaaang, karena ibu sangat takut sekali. Ibu tidak mau masuk penjara Nak*


Annabella mencoba untuk menahan rasa emosi nya.


*Bu, jawab pertanyaan ku Buu. Apakah ini ada hubungan dengan kasus hilangnya Kelvin dan apakah ibu melakukan hal ini bukan yang pertama kali nya. Karena aku yang mendengar nya Buu, aku adalah kunci dari kasus pembunuhan ibu di Apartemen itu.*


Bella terdengar jelas menangis tersedu-sedu, dia seakan memang tidak bisa berbohong kepada Annabella.


*Iya, ini bukan yang pertama kali nya. Sebelum nya ibu memang sudah pernah melakukan nya*


Annabella menghelakan nafas panjang nya dia merasa sangat sedih sekali ketika mendengar perkataan tersebut yang langsung dari mulut ibu nya sendiri.


*Siap yang pertama kali ibu bunuh Buu, jawab jujur kepada ku buuuu.*


Annabella mulai merasa di puncak emosional nya.

__ADS_1


*Sesilia Angela, Mama nya Jackson*


Annabella sampai menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil menahan rasa emosi nya.


*Kenapa Ibu bisa tega seperti itu, apa salah dari Mama nya Jackson dan apakah itu hanya karena ibu yang ingin bisa menikah dengan Om Reymon. Ibu jahat sekali Bu*


*Annabella ibu melakukan itu karena ibu yang tidak bisa hidup susah di saat perusahaan Ayah kamu bangkrut, ibu melihat dengan Om Reymon karena ibu ingin membuat kamu bahagia dengan warisan yang ibu dapatkan*


*Tapi kenyataannya ibu tidak mendapatkan nya kan, ibu lebih memilih hidup bersama dengan lelaki yang sekarang membuat ibu hidup sederhana bahkan mungkin jauh lebih sederhana dari pada hidup bersama dengan Ayah. Silahkan sekarang ibu nikmati hidup bersama dengan lelaki yang ibu pilih yaa itu adalah pilihan Ibu.*


Annabella yang merasa sangat kesal sekali dengan ibu nya dia langsung mengakhiri panggilan telephone nya.


*Annabella, Hallo sayaaaaang. Kenapa kamu akhir panggilan telephone nya*


Annabella pun merasa sangat pusing sekali ketika dia mendengar curhatan hati ibu nya.


"Kenapa ibu bisa seperti ini, kenapa ibu bisa jahat sekali. Astagaaaa ibu."


Annabella memilih menonaktifkan handphone nya, dia tidak mau ibu kembali menelephone nya di saat dia sedang bersama dengan orang lain.


"Aku harus tetap bersikap tenang seperti biasa nya, aku tidak boleh membuat mereka mencurigai ku. Dan jangan sampai ada orang yang mengetahui jika aku yang sudah berkomunikasi dengan Ibu."


Annabella mencoba untuk melupakan semuanya, dia menarik selimut nya dan berharap malam ini dia bisa bermimpi indah.


Ketika Annabella yang mencoba untuk melupakan semua yang dia dengar, Bella merasa sangat tenang sekali ketika dia sudah mengatakan semuanya kepada Annabella.


"Annabella sudah mengetahui semuanya, dan aku merasa sangat tenang sekali. Walaupun aku tahu Annabella tidak mungkin bisa mudah untuk menerima kenyataan ini."


Bella termenung sendiri di dalam kamar nya, dia mengingat perkataan Annabella.


"Aku meninggalkan Rendy karena tidak mau hidup susah di saat perusahaan bangkrut, dan akhirnya aku bisa hidup berkecukupan ketika aku menikah dengan Reymon. Tapi bodoh nya aku yang memilih meninggalkan Reymon karena memilih bersama dengan Ardika. Sekarang hidup susah bersama dengan Ardika dan bahkan hidup sebagai seorang pembunuh yang di cari oleh polisi."


Bella tersenyum dalam tangisan nya, air mata nya terus-menerus mengalir di pipinya.


"Aku tidak tahu akhir hidup ku akan seperti apa, mungkin aku tidak akan pernah merasakan indahnya di usia tua ketika melihat Annabella menikah dan memiliki anak dan aku menjadi seorang nenek."


Bella memandangi foto kebersamaan bersama dengan Annabella, dia terus saja menangis melihat foto kebersamaan mereka.

__ADS_1


"Annabella, maafkan ibu sayaaaaang. Maafkan ibu Nak. Ibu menyesal melakukan nya."


Tangisan penyesalan Bella sambil memandangi foto Annabella.


__ADS_2