Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode (155)


__ADS_3

Ini adalah hari pertama Annabella bertemu dengan psikiater di rumah nya, dan beruntung nya dia adalah seorang ibu.


Seorang ibu yang sudah berumur sama seperti Elsha, dan Elsha menunggu kedatangan Psikiater itu datang tidak bersama Annabella.


Annabella di kamar dia di berikan alat-alat untuk melukis oleh Elsha.


Sehingga Annabella bisa mengisi waktu luang nya.


"Seperti itu Dokter Andriana, aku harus menghampiri nya."


Elsha pun menghampiri Dokter Ardiana.


"Dokter Ardina yaa, perkenalkan saya Elsha Andini saya adalah ibu dari Jessica Anabella."


Elsha pun membawa Dokter Ardiana duduk sementara di depan rumah nya.


"Bagaimana dengan kondisi Jessica Annabella sekarang,? dan apa yang membuat Jessica Annabella menjadi despresi seperti ini."


Elsha pun mulai menceritakan semuanya tentang Jessica Annabella.


"Dia di ceraikan oleh suaminya tanpa alasan yang jelas dan ketika dia mencoba untuk berlibur bersama dengan ibu kandung nya dia mengalami pelecehan. Itu yang membuat dia seperti panik attack selalu dan dia juga tidak mau di panggil Jessica dia mengubah nama nya menjadi Annabella. Dan Annabella pun langsung berteriak-teriak kencang ketika dia melihat lelaki walaupun itu adalah Ayah nya sendiri."

__ADS_1


Dokter Ardiana pun merasa sangat sedih sekali ketika mendengar cerita tentang Jessica Annabella.


"Baiklah, saya ingin sekali bisa langsung bertemu dengan Annabella."


Elsha pun langsung mengantarkan Dokter Ardiana ke kamar Annabella.


"Sayaaaaang, ada seseorang yang ingin sekali bertemu dengan kamu."


Annabella pun menghentikan melukis nya sejenak dia memperhatikan wajah Dokter Ardiana.


"Perkenalkan saya Ardiana, kamu bisa memanggil saya dengan sebutan Diana."


Annabella melihat jika wanita yang ada di hadapan nya adalah wanita baik.


Sikap Annabella yang begitu sangat manis sekali membuat Dokter Ardiana menyukai Annabella.


"Ibu datang ke sini untuk mendengarkan cerita-cerita yang tidak bisa di ungkapkan oleh Annabella, Annabella bisa bisa bercerita apapun kepada Ibu."


Melihat Annabella dan Dokter Ardiana yang sedang asik mengobrol, Elsha pun memilih untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk mereka.


"Aku tidak mau, aku tidak mau menceritakan semuanya itu hanya membuat ku sakit saja."

__ADS_1


Dokter Ardiana memegang tangan Annabella supaya ada rasa nyaman.


"Sayaaaaang, apa yang membuat kamu ketakutan sekali ketika kamu melihat lelaki yang ada di hadapan mu."


Seketika Annabella pun langsung memegang tubuh nya dan dia langsung panik attack kembali, Annabella membayangkan wajah Kelvin yang hendak menyentuh tubuh nya.


"Tidaaaaaak, jangan sentuh akuuuuu jangan pergiiiiiiiiiiiii sana pergiiiiiiiiiiiii."


Annabella berlari menutup rapat pintu kamar nya, dan dia pun duduk di lantai sambil memegang tubuh nya.


Dokter Ardiana pun langsung menghampiri Annabella dia mencoba untuk menenangkan pikiran Annabella.


"Annabella sayaaaaang, tenang sayang yaa tenang jangan seperti ini yaa. Bisakah kamu sebutkan nama lelaki tersebut yang ingin menyentuh tubuh kamu itu."


Annabella mengabaikan perkataan dari Dokter Ardiana, dia memegang rambut nya dengan sangat kencang sekali sambil berteriak-teriak kencang.


Mendengar teriakkan kencang Annabella, Elsha pun langsung berlari untuk menghampiri Annabella.


"Annabella sayaaaaang, jangan seperti ini sayaaaaang. Ini ibu Nak jangan melukai fisik kamu seperti ini."


Elsha pun langsung memeluk erat Annabella dan membawa nya ke kasur.

__ADS_1


Dokter Ardiana memberikan obat-obatan untuk Annabella, trauma Annabella yang begitu sangat berat sekali.


__ADS_2