
Bella menginginkan pertemuan nya bersama dengan Ardika.
"Aku ingin sekali bertemu dengan Ardika sekarang juga, Reymon benar-benar membuat ku pusing. Aku akan menyuruh Ardika untuk datang ke persidangan ku besok agar Reymon lebih merasa sakit ketika melihat aku yang sekarang bersama dengan Ardika mantan pegawai nya."
Bella mengeluarkan handphone nya dan dia mengirimkan pesan kepada Ardika.
*Aku ingin sekarang juga kita bertemu di Restoran yang biasa kita bertemu.*
Ardika yang membaca pesan tersebut pun dia langsung membalas pesan dari Bella.
*Baiklah aku akan segera pergi ke sana.*
Bella merasa sangat bahagia sekali ketika membaca pesan balasan dari Ardika.
Bella pun mengendarai mobil nya menuju ke Restoran tersebut dan Annabella mencoba untuk menunggu taksi agar untuk mencari ibu nya.
Di perjalanan Bella juga menghawatirkan Annabella.
"Annabella berada di dalam Apartemen dan aku rasa dia pasti nyaman semoga saja mereka hanya tertuju kepada ku bukan dengan Annabella."
Bella pun akhirnya sampai di Resto yang ternyata juga adalah Restoran favoritnya bersama dengan Annabella.
Bella memakai kaca mata hitam dan juga masker hitam dia tidak orang bisa mengenali nya.
Bella juga mencari tempat yang nyaman yang jauh dari meja yang penuh dengan orang lain.
"Ini sangat aman sekali untuk aku dan Ardika, tidak akan ada orang yang bisa mendengar pembicaraan kita berdua."
Bella menunggu kedatangan Ardika yang cukup sangat lama sekali.
Ketika Bella menunggu kedatangan Ardika, Annabella menunggu taksi yang tidak juga ada.
Tiba-tiba saja ada mobil yang berhenti dan itu membuat Annabella langsung mundur karena dia yang merasa sangat ketakutan sekali.
"Astaga, siapa yang ada di dalam mobil ini. Sekarang keadaan sangat sepi sekali dan aku harus bagaimana yaa jika yang ada di dalam mobil itu menculik kuu."
Annabella terus-menerus mundur menghindari mobil tersebut.
Dan ternyata yang ada di dalam mobil tersebut itu adalah Lucas Andrean.
Annabella begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Lucas ada di hadapan nya.
"Annabella, kamu mau pergi ke mana?. Ayolah ikut bersama dengan ku saja."
Lucas menghampiri Annabella dan Annabella merasa jika Lucas bukan orang yang jahat bahkan dia yang membantu dirinya ketika waktu despresi.
"Bisakah kamu mengantarkan aku ke Restoran tapi kamu harus berjanji tidak memberitahu ini semua kepada orang lain, terutama ibu Elsha dan Ayah ku."
Lucas melihat wajah Annabella yang begitu sangat serius sekali seperti dia memang sedang melakukan rencana sesuatu.
"Baiklah aku tidak akan pernah mengatakan hal ini kepada siapapun apalagi keluarga mu, ayo cepat lah masuk ke dalam mobil ku."
Annabella dengan sangat cepat dia masuk ke dalam mobil Lucas dan terlihat sekali Annabella seperti sangat gelisah sekali.
__ADS_1
Lucas merasa belum saat nya untuk dia menanyakan sesuatu kepada Annabella, karena dia yang kelihatan sangat tidak tenang.
Annabella memberikan Handphone tentang lokasi tujuan mereka berdua dan ternyata sebuah Restoran.
"Aku ingin mencari ibu ku, dan semoga saja dia berada di Restoran tersebut. Karena aku yang sangat menghawatirkan nya."
Lucas hanya bisa terdiam saja dan mendengarkan semua perkataan Annabella, karena hanya ingin menjadi pendengar dia tidak mau merasa Annabella tidak nyaman.
Lucas hanya mau bicara ketika Annabella bertanya kepada nya.
"Lucas, maafkan aku yang dulu selalu memanggil mu dengan sebutan Jackson. Aku minta maaf sekali dan membuat kamu merasa tidak nyaman dengan sikap ku dulu kepada mu."
Lucas tersenyum manis kepada Annabella.
"Tidak apa-apa Anna, aku merasa bahagia sekali sekarang kamu sudah membaik. Dan aku sangat terkejut sekali ketika mengetahui jika kamu itu adalah seorang model yang sangat terkenal."
Annabella mulai merasakan kenyamanan ketika dia bersama dengan Lucas di mulai dengan mengobrol.
"Dan sekarang kenapa kamu tidak berada di toko bunga,? apakah kamu sedang libur?."
Annabella mengetahui jika Lucas adalah penjual bunga saja dia tidak tahu jika sebernarnya Lucas memiliki kesibukan yang lain nya.
"Menjaga toko adalah samping nya ku, dan aku adalah seorang guru privat bahasa juga. Dan Annabella ada sesuatu yang sangat mengejutkan sekali. Ibu ku adalah seorang Dokter dia bernama Dokter Ardiana yang merupakan psikiater yang selalu datang ke rumah mu."
Annabella begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar hal tersebut, dan dia tidak menyangka ternyata ibu dan anak yang bisa membuat nya kembali seperti sekarang.
"Aku tidak tahu harus berkata apa, tapi terimakasih banyak untuk kalian berdua aku tidak tahu harus berkata apalagi selain berterimakasih kepada kalian berdua."
Annabella merasa sangat senang sekali ketika dia bisa di sekelilingnya orang-orang yang sangat baik sekali.
Annabella pun langsung terdiam dan mungkin juga karena hal itu yang membuat Ibu Elsha menjadi marah-marah kesal dan melampiaskan kekesalannya terhadap dirinya.
"Hubungan ku dengan Ibu Elsha memang tidak baik sekarang, aku merasa sangat nyaman sekali ketika aku bersama dengan ibu kandung dan sekarang ini adalah keputusan ku bukan berarti aku sudah tidak sayang kepada ibu Elsha yang sudah merawat ku sejak umur 7 tahun."
Mereka berdua pun akhirnya sampai di depan Restoran yang Annabella berikan.
"Sudah sampai dan terimakasih banyak yaa, kamu sangat baik sekali."
Ketika Annabella mau membuka pintu mobil nya, dia langsung terkejut ketika dia melihat seorang lelaki yang turun dari mobil nya.
Lelaki yang sangat mirip dengan foto kebersamaan bersama dengan ibu nya.
Annabella terlihat sangat gugup sekali dia langsung menutup kembali pintu mobil tersebut.
Lucas merasa Annabella sedang ketakutan sekali.
"Ada apa Annabella,? apakah kamu sedang ingin bertemu dengan seorang yang membuat kamu sangat ketakutan sekali."
Lucas melihat tangan Annabella yang bergetar hebat.
"Aku tidak tahu kenapa aku menjadi gugup seperti ini, lelaki itu seperti nya adalah kekasih baru ibu ku. Dan aku ingin sekali mendengar pembicaraan mereka berdua."
Lucas melihat Annabella yang sedang kondisi seperti tidak mungkin dia bisa masuk ke dalam Restoran tersebut.
__ADS_1
"Annabella, bagaimana jika aku saja yang masuk ke dalam Restoran tersebut dan aku akan merekam percakapan mereka berdua melalui handphone kita berdua yang di hubungkan."
Annabella merasa tidak mau jika hal privasi tentang kehidupan keluarga nya di ketahui oleh orang lain.
Tapi Annabella merasa sangat percaya sekali terhadap Lucas.
"Baiklah, aku memberikan kepercayaan besar kepada mu Lucas. Ini adalah rahasia besar keluarga ku dan semoga kamu bisa membantu karena aku memang tidak sanggup untuk melakukan ini semua sendirian."
Lucas pun memilih memakai masker dan berpura-pura memakai handset.
"Ibu mu mengenali wajah ku dan aku harus melakukan ini semua agar mereka berdua tidak mencurigai ku. Kamu diam di dalam mobil yaa jangan pernah keluar bahaya."
Annabella mengikuti apa yang di katakan oleh Lucas dia menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis.
Lucas menghela nafas panjang dan memejamkan mata dia berharap semua akan baik-baik saja.
Lucas pun mulai berjalan menuju ke dalam Restoran tersebut dan dia melihat Bella dan kekasih nya yang memilih meja yang paling pojok seperti tidak mau berdekatan dengan orang lain.
"Mereka benar-benar sangat mencurigakan sekali dan bagaimana aku bisa duduk di kursi yang berdekatan."
Lucas mencoba untuk berjalan dia memilih meja di samping Bella dan kekasih nya, Seketika Bella langsung memperhatikan Lucas dia tidak mau memulai pembicaraan nya.
Ardika pun membalikkan badannya dia juga melihat Lucas.
"Ada apa Bella, apakah kamu mengenal lelaki muda itu. Apakah kamu mencurigai lelaki itu jika iya kita pergi saja dari Restoran ini dan mencari tempat yang lain saja."
Ardika mendengar dengan sangat jelas sekali perkataan Ardika kepada Bella.
Lucas pun langsung melambaikan tangan nya dia mencoba untuk memesan makanan, dan ketika pelayan itu datang menghampiri nya.
Lucas langsung membuka headset yang ada di telinga nya dan Bella pun melihat nya, ketika sudah memesan makanan Lucas kembali memasangkan headset di telinga nya.
Lucas pun mulai menelephone Annabella sehingga dia bisa mendengar perkataan ibu nya dengan kekasih nya.
"Tidak Ardika, kita tetap di sini saja dan aku rasa dia tidak akan mendengar pembicaraan kita berdua karena dia memakai headset di telinga nya. Dan aku juga tidak mengenal nya sekilas dia memang seperti Jackson tapi itu tidak mungkin sekali."
Ardika pun memperhatikan kembali Lucas untuk memastikan nya jika memang Lucas tidak harus di curigai.
"Baiklah Ardika, besok aku ingin kamu datang menemani ku. Aku ingin sekali Reymon melihat mu jika mantan istri dia sekarang sedang bersama dengan mantan pegawai nya dan itu pasti akan membuat dia merasa sangat sesak sekali."
Bella tersenyum manis kepada Ardika.
"Baiklah jika itu adalah keinginan mu Bella aku mengikuti nya, lalu bagaimana dengan teror misterius itu. Dan apakah dia masih memberikan teror nya kepada mu."
Suara Ardika semakin sangat pelan sekali sehingga Lucas hampir saja tidak mendengar nya dengan jelas begitu juga dengan Annabella.
"Tidak ada lagi dan aku berharap besar tidak pernah ada lagi teror yang datang."
Bella merasa sangat ketakutan sekali ketika harus membahas tentang teror misterius tersebut.
"Jika sampai dia mengirimkan gunting kepada mu itu tandanya teror dari Kelvin, karena aku membuat nya terluka dengan satu tusukan gunting di perut nya sebelum aku menghabisi nya dengan kekuatan otot tangan ku ini."
Lucas begitu sangat terkejut sekali ketika dia mendengar perkataan itu dari mulut lelaki yang sedang bersama dengan Bella.
__ADS_1
Annabella pun merasa sangat tidak percaya sekali ketika dia mendengar perkataan tersebut.
Jika lelaki yang melecehkan itu di buat terluka oleh lelaki yang sekarang menjadi kekasih baru ibu nya.