
Annabella masih menunggu kedatangan Jackson ketika Elsha keluar dari rumah nya.
"Annabella belum pergi, ini kesempatan aku untuk bisa mengirimkan pesan kepada Jackson."
Elsha berlari menuju ke dalam mobil nya, dia mengeluarkan handphone nya.
*Jackson, semalam ibu ingin sekali mencoba untuk mengambil handphone Annabella tapi itu tidak mungkin bisa. Bisakah kamu mencari nomor handphone Bella di handphone Annabella karena semalam Annabella yang sudah menghubungi Bella*
Jackson yang membaca pesan dari Elsha dia pun langsung membalas pesan nya.
*Aku usahakan yaa Buu, karena mungkin tidak semudah yang kita bayangkan*
*Baiklah Jackson, Annabella dia sudah menunggu dia terlihat sangat kesal sekali*
Elsha memilih untuk menunggu mobil Jackson dan Annabella pergi setelah itu dia yang akan pergi ke Restoran.
Elsha pun masih memikirkan yang sudah terjadi dengan suami nya.
"Maafkan aku Mas, seperti nya setelah aku melihat Bella dan Ardika masuk penjara aku lebih ingin memilih untuk berpisah."
Elsha yang memang sudah tidak mempunyai perasaan sedikit pun dengan Rendy, karena dia yang sudah tidak merasakan kehangatan di dalam rumah nya.
Mobil Jackson pun akhirnya datang dan jika Annabella yang tidak sedang merencanakan sesuatu dia pasti akan marah besar kepada Jackson tapi dia lebih memilih untuk menahan rasa kesal nya.
"Annabella, maafkan aku yaa. Aku telat dan aku berbohong karena aku pikir kamu yang seperti biasanya bermake-up lama dan mengabaikan pesan ku. Tapi ternyata kamu tepat waktu yaa."
Annabella tidak banyak bicara dia langsung masuk ke dalam mobil Jackson dia memilih duduk di kursi depan bersama dengan Jackson.
"Tidak apa-apa mungkin aku saja yang terlalu berlebih-lebihan dan bersemangat lebih."
Annabella mencoba untuk menahan emosi nya, dia berusaha untuk tersenyum manis kepada Jackson.
"Jackson aku ingin hari bisa bersama dengan mu seharian."
Annabella memegang Jackson dan membuat Jackson merasa tidak seperti biasanya.
"Maksud kamu Apa Annabella,? kamu akan bolos berkerja hari hanya untuk bersama dengan ku."
Annabella tersenyum manis kepada Jackson.
"Jackson bisa kah kamu memberhentikan mobilnya sebentar saja."
__ADS_1
Jackson pun mengikuti apa yang di katakan oleh Annabella, dia sebuah jalan yang sangat sepi sekali.
"Terimakasih banyak Jackson."
Annabella menatap wajah Jackson dengan penuh nafsu gairah dan membuat Jackson hanya bisa terdiam saja.
Annabella menarik dasi yang melekat pada kemeja putih milik Jackson sehingga mereka berdua saling bertatapan wajah.
Annabella tersenyum manis ketika bisa menatap wajah Jackson dengan sangat dekat sekali.
Detak jantung Jackson terasa semakin cepat ketika Annabella yang terus menatap wajah nya.
Annabella menyentuh bibir mungil dan membuat Jackson tidak mau mengabaikan keselamatan ini.
Mereka berdua berciuman di dalam mobil tersebut, Annabella hanya bisa membuat Jackson yang terus-menerus merasa nafsu kepada dirinya sehingga mereka berdua memilih untuk pindah ke kursi belakang.
Annabella melakukan nya agar Jackson yang bisa segera menikah dengan secepatnya.
"Hmmmmm, bagaimana jika kita berdua lanjutan di hotel saja tidak di sini sayaaaaang."
Jackson mengabaikan ucapan Annabella dia terus saja melanjutkan apa yang sedang dia rasakan.
Rasa kerinduan yang begitu sangat dalam sekali diantara mereka berdua bahkan Jackson sampai lupa jika dirinya yang di minta untuk mencari nomor handphone Bella di dalam handphone Annabella.
Annabella mencoba untuk mendorong kan tubuh Jackson karena dia tidak ingin ada seorang yang melewati mobil mereka berdua.
"Hmmmm, Jackson hentikan jangan di sini aku tidak mau ada orang yang melihat kita berdua sedang seperti."
Jackson akhirnya menghentikan nya walaupun dia merasa belum puas dengan keinginan nya.
"Ahhhhhh, baiklah kita lanjutkan di Apartemen ku."
Jackson pun menyalakan mesin mobil nya untuk menuju ke Apartemen nya, Annabella ingin membuat Jackson merasa sangat puas dengan nya.
Dia merasa hanya dengan melakukan ini dia bisa bersama dengan Jackson, lebih bagus lagi jika Annabella bisa sampai hamil anak Jackson.
Dan dia akan meminta keringanan untuk kasus pembunuhan ibu nya.
Mereka berdua pun akhirnya sampai di depan Apartemen, Jackson pun memilih untuk pergi ke toilet sedangkan Annabella melihat begitu sangat indah nya Apartemen tersebut.
"Mewah sekali Apartemen ini, Jackson benar-benar dari keluarga kaya raya."
__ADS_1
Annabella mencoba untuk melihat pemandangan dari atas Apartemen tersebut.
Dan Jackson pun memilih Annabella dia memandangi wajah cantik Annabella.
Annabella terlihat begitu sangat cantik sekali dan Jackson semakin menginginkan Annabella.
Jackson memeluk erat Annabella dari belakang dan Jackson menikmati kehangatan pelukan mereka berdua.
"Annabella, aku sangat mencintaimu. Aku ingin sekali bisa bersama dengan mu."
Annabella melepaskan pelukan erat Jackson dari belakang dan dia menatap wajah Jackson.
"Apakah kamu benar-benar mencintai ku dengan sangat tulus,? kamu tidak melihat tentang ibu ku yang seorang pembunuh."
Annabella melepaskan handuk yang di pakai oleh Jackson, dan ketika Annabella mengatakan itu semua Jackson seketika langsung terdiam.
Annabella memeluk erat kembali Jackson, dia seperti ingin membuat Jackson yakin jika dia tidak seperti yang di bayangan oleh Jackson.
"Jackson aku ingin bersama dengan mu, aku ingin sekali melanjutkan perjalanan rumah tangga kita. Aku melanjutkan kebahagiaan bersama dengan kamu."
Jackson merasa sangat luluh sekali ketika dia mendapatkan perkataan dari Annabella.
"Kita akan melanjutkan perjalanan cinta kita berdua sayaaaaang, aku ingin membalas perlakuan ku yang tidak baik di saat kamu yang begitu sangat tulus mencintai ku di saat aku yang memilih untuk berpisah dengan kamu."
Di ingatkan kembali kenangan masa lalu bersama dengan Jackson, perlakuan Jackson yang membuat nya merasa ingin mengakhiri hidupnya.
Annabella pun merasa sangat kesal sekali tapi dia mencoba untuk menahan rasa emosi nya di hadapan Jackson.
"Aku yakin kamu tidak akan pernah melakukan nya kembali, kamu akan bersikap baik dan lembut dengan Aku."
Jackson pun membuka kancing baju Annabella dan membuat Annabella menghelakan nafas panjang nya sambil tersenyum paksa.
Jackson yang seperti nya menginginkan kebersamaan bersama dengan Annabella, Annabella hanya bisa terdiam saja karena ini merupakan rencana nya.
Jackson melakukan nya di sofa sehingga membuat Annabella merasa sangat kelelahan sekali untuk memberikan apa yang Jackson inginkan.
Deringan kencang handphone milik Jackson yang di abadikan oleh Jackson padahal hari Jackson yang harus mengantikan posisi Papa nya.
__ADS_1
Tapi Jackson lebih memilih untuk bisa bersama dengan Annabella, memuaskan nya dan membuat nya berbaring lemas di pelukan nya.
Annabella begitu sangat kelelahan sekali, dia sampai menggigit bibir bawahnya dengan nafas yang tidak beraturan.