
Robby terus mencoba untuk mengambil handphone nya, walaupun luka benturan itu sangat keras sekali.
"Ahhhhhh, sakit sekali kelapa ku ini."
Robby akhirnya bisa mengambil handphone nya, walaupun tangan nya yang masih bergetar.
"Saya harus bisa menghubungi Tuan Jackson, dia harus membantu saya."
Robby pun akhirnya bisa mengambil handphone nya, dan dia mencoba untuk mencari nomor handphone Jackson.
Akhirnya dia bisa menemukan nomor handphone Jackson dan langsung menghubungi nya.
Jackson yang sedang tertidur pulas pun dia seperti tidak mendengar dering telepon nya yang sangat keras sekali, tapi Robby terus saja mencoba untuk menghubungi nomer handphone Jackson.
Reymon yang belum tidur dia mendengar suara deringan handphone milik Jackson yang terus saja berdering.
"Itu seperti handphone milik Jackson, suara deringan nya yang terus menerus tapi kenapa Jackson mengabaikan nya."
Reymon pun keluar dari kamar nya, dan beruntung sekali Jackson tidak mengunci pintu kamar nya.
__ADS_1
Reymon melihat Jackson yang tidur sangat pulas sekali sehingga dirinya tidak berani untuk membangunkan nya.
Reymon melihat jika itu adalah panggilan telephone dari Robby, dia pun segera menjawab nya.
*Hallo Robby ada kamu menelephone semalam ini*
*Bapak Reymon tolong saya, saya mengalami kecelakaan di perbatasan jalan menuju ke rumah Bapak*
*Astaga Robby, oke saya akan segera ke sana. Kamu masih kuat kan,? kamu harus bisa bertahan di sana*
Reymon mengakhiri panggilan telephone nya, dia langsung pergi ke tempat yang sudah di katakan oleh Robby.
Reymon memilih pergi sendiri karena dia yang tidak mau membangunkan Jackson.
Reymon pun akhirnya sampai karena lokasi tersebut tidak jauh dari rumah nya, dia keluar dari mobil nya dan melihat ternyata mobil Robby yang menambrak pohon besar.
Jalan yang seketika sangat sepi sekali seperti tidak ada orang untuk di minta pertolongan.
Reymon melihat kaca mobil yang sudah di hancurkan, dan dia bisa membuka pintu mobil tersebut.
__ADS_1
"Robby kamu baik-baik saja kan,?"
Robby terlihat sangat lemas sekali dan Reymon pun langsung menelephone mobil ambulance.
"Seperti nya benturan ini sangat keras sekali, lebih baik kamu kita bawa ke Rumah Sakit tempat Joshua di rawat."
Sambil menunggu mobil ambulance datang, Robby terus saja memegang kepala nya.
"Dompet saya di ambil orang Pak, identitas saya ada di sana. Orang itu yang menghalangi saya dengan motor sehingga saya hilang kendali dan menabrak pohon besar itu."
Reymon merasa jika orang tersebut hanya pencurian biasa, bukan orang suruhan Ardika.
"Yasudah Robby yang penting kamu baik-baik saja yaa, masalah kartu-kartu penting ada di dalam dompet nanti kita bicarakan lagi."
Mobil Ambulance pun akhirnya datang, dan mereka langsung membawa Robby.
"Berikan fasilitas terbaik untuk pegawai saya ini, yaa."
Ketika Robby yang sudah masuk ke dalam mobil Ambulance, Reymon masuk ke dalam mobil pribadi nya untuk ikut ke Rumah Sakit karena Robby merupakan tanggung jawab nya.
__ADS_1
"Jackson aku tidak pernah menyangka dia bisa tidur sampai pulas seperti itu, handphone berdering berkali-kali di sebelah nya pun dia tidak mendengar nya."
Reymon juga belum melihat kondisi terkini, korban penusukan tersebut. Dia berharap korban tersebut sudah bisa di ajak bicara.