Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode 30.


__ADS_3

Keesokan harinya ~~~


Jessica terbangun dari tidurnya dia langsung mandi karena mengingat kembali perkataan ibu nya.


Dia pun langsung memakai pakaian yang sudah dia siapkan.


"Aku harus ber-make up dulu, oke Jessi kamu harus tenang yaa. Tenang jangan emosi dan jangan bergetar seperti ini."


Elsha mencoba untuk membangunkan Jessica, tapi Jessica membukakan pintu kamar nya.


"Jessi, kamu mau pergi ke mana?. Ada undangan pernikahan kah sekarang."


Jessica mengabaikan pertanyaan ibu nya dan mendengar suara klakson mobil.


"Wahhh itu pasti Jackson, se pagi ini kah dia datang untuk menjemput kuuu."


Elsha merasa sangat kebingungan sekali melihat tingkah laku Jessica.


"Jessica, ada apa ini. Kamu mau pergi ke mana sih."


Jessica pun akhirnya menghampiri Ibu nya tersebut.


"Pagi ini aku akan bertemu dengan keluarga Jackson, aku akan bertemu dengan Papa nya Jackson. Dan itu seketika saja membuat nafsu makan ku menghilang dan terasa sesak nafas kuu ini."


Setelah mendengar perkataan Jessica, Elsha pun langsung membantu Jessica untuk merapikan pakaian nya.


"Kamu sudah rapih Nak, sekarang lebih baik kamu langsung temui Jackson di luar."


Jessica pun langsung berlari dan dia melihat bukan Jackson yang datang ke rumah nya.


"Itu bukan Jackson, itu om-om tua. Astaga apa mungkin itu adalah Papa nya Jackson yang datang menjemput kuu."


Lelaki itu pun menghampiri Jessica.


"Dengan Nona Jessica Anabella, saya di suruh Tuan Jackson untuk menjemput Nona Jessica."


Mobil yang sangat mewah sekali yang akan mengantarkan Jessica menuju ke rumah Jackson.

__ADS_1


Elsa pun melihat keberangkatan Jessica dengan sangat mewah sekali.


*ELSHA ANDINI*



Di perjalanan menuju ke rumah Jackson, Jessica terus saja memandangi wajah nya di cermin.


Dia pun bertanya kepada supir pribadi Jackson.


"Kenapa tidak Jackson saja yang menjemput aku, apa yang sedang dia lakukan di sana?."


Jessica terus saja memandangi wajah cantik di cermin.


"Menurut Tuan Jackson, Nona Jessica pasti lama untuk ber make up. Jadi nya saya di suruh untuk datang lebih awal tapi ternyata Nona Jessica sudah rapih dan siap berangkat."


Jessica merasa sangat berterima kasih sekali kepada Ibu nya yang sudah memberitahu nya dari awal.


"Oh, seperti itu yaa. Jadi Jackson tidak mau menunggu lama-lama."


Mereka pun akhirnya sampai di depan gerbang rumah Jackson, seketika Jessica membuka kaca jendela mobil nya.


"Gerbang saja mewah begini bagaimana isi rumah nya yaa, Astaga Jackson kamu kaya raya sekali yaa."


Mobil tersebut pun masuk menuju ke rumah, jarak dari gerbang menuju rumah lumayan jauh.


Jessica hanya bisa menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil memandangi kemewahan yang ada di hadapannya.


Sampai di depan pintu rumah Jackson, Jessica seperti melihat rumah di negeri dongeng.


"Pak, ini benarkah rumah Jackson?."


Jessica seperti di buat tidak percaya dan dia pun turun dari mobil nya, dia belum juga melihat Jackson.


Jessica diantar oleh para pelayan yang ada di sana ke tempat yang sudah di sediakan.


Kaki dan tangan Jessica bergetar hebat ketika dia melihat Jackson bersama dengan Papa nya.

__ADS_1


*JACKSON SAMUEL*



*JESSICA ANABELLA*



Jackson pun langsung menarik tangan Jessica dan memperkenalkan nya kepada Papa nya.


"Hallo Om dan Tante perkenalkan saya Jessica Anabella."


Jessica bersalaman dengan Papa nya Jackson dan Ibu nya sendiri.


Mereka berdua berpura-pura tidak saling mengenal.


"Saya Reymon Samuel Papa nya Jackson dan ini adalah Mama nya Jackson, Bella Renata."


Reymon merasa seperti ada kemiripan nama dan sedikit mirip wajah diantara Jessica dan Istri nya.


"Kamu sangat cantik sekali Jessica, seperti yang di katakan oleh Jackson."


Ucap Reymon sambil memperhatikan Jessica.


"Terimakasih banyak Om."


Mereka pun duduk saling berhadapan dan Jessica pun terus saja memegang wajah Ibu nya.


Bella merasa jika Jessica begitu sangat gugup sekali.


Bella pun memberikan minuman untuk Jessica.


"Minumlah agar suasana hati kamu sedikit tenang."


Jessica pun mengambil minuman tersebut dan langsung menghabiskan nya.


Mereka berempat pun mulai saling mengobrol satu sama lain nya, dan Reymon merasa jika Jessica adalah wanita yang sangat pintar sekali dan pekerjaan keras.

__ADS_1


"Bagaimana jika kita langsung saja dengan pernikahan, aku merasa mereka sudah sangat cocok sekali dan biarkan saja mereka berdua berpacaran di saat sudah menikah nanti."


Ucapan Bella membuat Reymon sangat terkejut sekali ketika dia langsung berbicara ke arah pernikahan.


__ADS_2