
Bella begitu sangat menghawatirkan Jessica, semenjak melihat baju tersebut Jessica menjadi sering melamun.
"Sudah Jessi, jangan lagi kamu memikirkannya yaa. Itu adalah ungkapan rasa cinta Jackson kepada Mama nya, mungkin di saat Jackson merasa sangat kangen dengan Mama nya dia bisa memeluk kaos itu."
Jessica memandangi wajah ibu nya, dia merasa sangat tidak menyangka sekali apa yang di lakukan oleh Jackson.
"Harus kah seperti itu,? itu sangat tidak normal sekali Buu. Pantesan saja merasa tidak nyaman sekali ada di rumah ini."
Jessica pun menyimpan gelas dia tidak tahu harus pergi ke mana.
"Sekarang aku harus ke mana yaa, dua kamar yang sangat membuat aku tidak nyaman sekali."
Jessica pun hanya berdiri seperti ke binggung sekali.
"Apa sangat mengantuk sekali tapi tidak mungkin aku kembali ke kamar itu, aku harus istirahat di mana Buuu."
Bella mencoba untuk menenangkan Jessica, dia mengusap rambut panjang Jessica.
"Kamu hanya belum terbiasa saja Jessica, nanti pun kamu tidak akan seperti ini. Percaya dengan Ibu dan Ibu pun dulu sama seperti ini."
__ADS_1
Bella mengantar Jessica ke kamar nya, dan Jessica pun akhirnya mau mengikuti apa yang di katakan oleh Ibu nya.
"Baiklah Buu, aku mau beristirahat di kamar itu."
Bella membuka pintu tersebut, Jessica melihat tangan ibu nya yang tiba-tiba saja bergetar ketika membuka pintu kamar tersebut.
"Ibu baik-baik saja kan,? kenapa tangan ibu bergetar seperti itu."
Bella pun langsung memasukkan tangan nya ke saku celana nya.
"Ibu tidak apa-apa sayaaaaang, tangan ibu yang seperti nya sering keram yaa seperti itu."
Jessica dan Bella pun segera masuk ke dalam kamar tersebut.
Bella pun meninggalkan Jessica di kamar nya, degup jantung Bella yang tiba-tiba saja berdebar kencang.
Jessica memaksa kan untuk menutup mata nya, dia memang begitu sangat lelah sekali.
Bella pun menutup rapat pintu kamar tersebut.
__ADS_1
Bella memikirkan apa yang harus dia lakukan, agar Jessica selalu aman.
"Seperti nya aku harus membicarakannya dengan Mas Reymon, dia harus membelikan rumah untuk Jessica dan Jackson. Seperti nya itu adalah jalan yang terbaik untuk mereka berdua."
Bella memilih untuk keluar dari rumah nya, dia harus membelikan sesuatu untuk Jessica.
Keperluan untuk Jessica untuk pemotretan, karena Jessica yang sangat sibuk sekali membuat nya tidak ada waktu untuk pergi ke mana-mana.
"Mumpung Jessi sedang tertidur, aku harus segera pergi agar tidak terlalu lama di jalan nya."
Bella pun langsung pergi dengan menggunakan mobil nya.
Robby melihat Bella yang pergi dari rumah nya.
***
Jackson terus saja memikirkan Jessica, dia takut Jessica pulang ke rumah orang tua nya.
"Semoga saja Jessica tetap berada di rumah, dia tidak pergi. Tapi aku masih saja memikirkan kedekatan Jessica dengan Mama Bella, kenapa Jessica sangat membela padahal mereka berdua baru dekat."
__ADS_1
Jackson pun semakin mencurigai mereka berdua, dia berencana untuk mencari tahu apa yang membuat mereka berdua bisa sangat akrab seperti itu.
Jackson mencoba untuk fokus dengan pekerjaan nya, karena ini adalah hari pertama berkerja di perusahaan Papa nya.