
Elsha begitu sangat marah sekali dengan suami nya yang membiarkan Jessica pergi begitu saja.
"Mas, kamu kenapa membiarkan Jessi pergi begitu saja. Kamu tidak menghawatirkan kondisi Jessi?, dia pergi ke mana bersama dengan siapa. Bagaimana jika terjadi sesuatu dengan Jessi."
Elsha begitu sangat hawatir sekali dia mengambil handphone nya dan mencoba untuk menghubungi nomer handphone Jessica.
Melihat handphone nya berdering, Jessica lebih memilih untuk menonaktifkan handphone nya.
"Astaga, nomber handphone langsung tidak aktif."
Rendy hanya diam saja ketika Elsha yang begitu sangat hawatir kepada Jessica.
Ketika suasana sedang tegang tiba-tiba saja terdengar suara bell berbunyi.
Elsha pun langsung membuka pintu tersebut dan dia sangat terkejut sekali ketika melihat wanita cantik di hadapan nya.
"Saya ingin bertemu dengan suami Anda sekarang juga."
Elsha pun langsung menarik tangan suami nya untuk bertemu dengan wanita tersebut.
Seketika Rendy pun sangat terkejut sekali ketika dia melihat kembali Bella, mantan istri nya.
"Bella, apakah kehadiran mu ini ada hubungan nya dengan kepergian Jessica."
Elsha memilih untuk pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
"Kamu membiarkan Jessica pergi begitu saja,? kamu memang tidak punya harga diri yaa. Dulu perusahaan milik keluarga bangkrut karena kamu yang tidak bisa mengurus nya. Dan sekarang kamu membiarkan Jessica pergi begitu saja padahal kamu bisa hidup layak seperti sekarang itu karena hasil kerja keras Jessica."
Bella begitu sangat kesal sekali dengan mantan suami nya tersebut.
Rendy pun hanya bisa terdiam saja ketika Bella membongkar semua nya.
"Jessica sangat mencintai Jackson, jika Jessica menikah dengan Jackson dia akan hidup bahagia bersama dengan kuu. Karena Jessica akan di jadikan Ratu di rumah itu, dan jika ingin Jessica bahagia setujui pernikahan nya dan datang ke rumah kami secepatnya. Karena aku sangat tidak tega sekali melihat Jessica yang harus berkerja keras hanya untuk membiayai Ayah nya yang tidak mau usaha sama sekali."
Setelah merasa puas dengan perkataan nya, Bella pun memilih pergi dari rumah tersebut.
Ketika melihat Bella pergi, Elsha baru memberanikan diri untuk menghampiri suami nya.
"Sudahlah Mas, ikuti saja apa yang di inginkan oleh Jessi. Benar apa kata Mbak Bella hidup kita tergantung pada kerja keras Jessica."
Bella masih merasa sangat kesal sekali dia mencoba untuk menenangkan pikiran nya.
"Aku benar-benar emosi sekali, kasihan sekali Jessica. Sudah cukup Nak kamu berkerja keras dari kecil sekarang kamu akan bahagia bersama dengan Ibu. Di rumah baru yang mungkin dalam waktu yang dekat akan menjadi rumah kita bersama."
Bella menjalankan kembali mobil nya, dia menuju ke rumah nya kembali.
"Mas Reymon pasti sudah menunggu ku di meja makan, biarkan saja ketika aku tidak ada Jackson pasti sedang makan bersama dengan Papa nya."
Bella pun akhirnya sampai di depan gerbang rumah nya, dia memasukkan mobil nya sampai berhenti di depan pintu masuk.
Bella mengambil cermin dan dia harus tampak cantik dan anggun di mata suami nya.
__ADS_1
Bella pun turun dari mobil nya dan berjalan menuju ke dalam, Bella melihat Jackson dan suami nya sedang menikmati makan malam.
Bella langsung melirikan mata kepada Jackson, Bella melanjutkan langkah kaki menuju ke kamar nya.
Jackson pun langsung terdiam biasa nya Bella selalu menghampiri mereka berdua tapi sekarang Jackson merasa banyak perubahan yang di lakukan oleh Bella.
Jackson mulai merasakan rasa bersalah, dia yang dari awal tidak pernah menghargai perasaan Bella.
"Pap, lebih baik Papa hampiri Mama Bella. Dia seperti nya sedang mempunyai masalah."
Reymon pun merasa jika Bella hari ini keluar rumah lama sekali.
"Baiklah, Papa sekarang ke kamar dulu yaa."
Reymon pun berjalan menuju ke kamar nya, sedangkan Jackson masih diam di meja makan.
Jackson pun berpikir jika sikap Bella begitu sangat baik sekali dengan Jessica, dia bisa dengan sangat cepat dekat dengan Jessica.
"Mungkin sudah saat nya, aku menerima kehadiran nya di rumah ini sebagai Mama sambung ku. Walaupun di hati ini hanya ada Mama Sesilia dia tidak akan pernah tergantikan oleh siapa pun."
Jackson pun memilih untuk keluar rumah dia merasa sangat tenang di saat dia duduk di hadapan tanaman bunga-bunga yang di tanam oleh Bella.
"Semoga saja jika aku bisa bersama dengan Jessica, menikah dengan Jessica dan Jessica tinggal di rumah ini. Rumah ini akan hidup kembali seperti dulu yang penuh dengan canda tawa setiap hari."
Jackson mengingat kembali kenangan bersama dengan Almarhum Mama nya.
__ADS_1