
Bella mulai merasa kesulitan ketika keuangan nya semakin menurun, karena mereka berdua yang tidak punya pekerjaan.
"Bagaimana aku bisa bertahan hidup, sedang setiap hari hanya pengeluaran tanpa ada pemasukan. Jika terus seperti aku bisa mati kelaparan."
Bella mulai merasa sangat kesal sekali ketika untuk mencukupi kehidupan nya dia sampai harus menjual mobil nya tapi sekarang sudah tidak ada lagi barang berharga di dirinya.
Bella memberanikan diri untuk menghampiri Ardika dengan hanya sibuk dengan game dan rokok di tangan nya.
"Ardika aku bicara dengan mu, ini sangat penting sekali."
Ardika pun menyimpan handphone nya tapi masih memegang rokok di tangan nya.
"Uang kita sudah menipis, kita tidak mempunyai pekerjaan. Karena kita tidak mungkin bisa berkerja karena itu hanya membuat kita di tangkap oleh di tangkap oleh polisi."
Bella sudah sangat lelah sekali dia seperti sudah tahap hidup seperti ini, kadang dia berpikir lebih baik di menyerah diri saja pada pihak kepolisian.
"Kenapa kamu tidak meminta kepada Annabella saja, bukan kamu sekarang kamu sudah kembali berkomunikasi dengan nya."
Bella merasa sangat terkejut sekali ketika Ardika yang mengetahui jika dirinya sudah bisa berkomunikasi dengan Annabella.
__ADS_1
"Kamu tahu dari mana jika aku yang sudah bisa berkomunikasi dengan Annabella."
Ardika pun tersenyum tipis kepada Bella.
"Aku mendengar ketika kamu yang sedang mengobrol di telephone bersama dengan Annabella."
Bella merasa dirinya yang tidak menyukai sikap Ardika.
"Ardika kenapa kamu menjadi seperti ini,? sikap mu menjadi berubah tidak seperti biasa. Seharusnya kamu yang mencari uang untuk kehidupan kita sehari-hari bukan hanya diam di rumah memainkan game dan melakukan hal yang tidak menghasilkan uang."
Bella sampai menarik baju Ardika karena dia sudah merasa sangat kesal sekali.
Ardika pun memilih untuk pergi dari rumah nya dan ternyata dia yang masih kesal sekali dengan Bella.
"Ardika kamu mau pergi ke mana,? kamu jangan meninggalkan aku hey."
Bella berlari untuk menutup pintu agar Ardika tidak keluar dari rumah nya dan berniat untuk meninggalkan dirinya.
"Kenapa kamu menghalangi aku untuk pergi, bukan kah kamu ingin aku mencari uang. Biarkan aku pergi untuk mencari uang."
__ADS_1
Ardika pun mencoba untuk membuka pintu tersebut.
"Tapi apakah kamu akan kembali bersama dengan ku, kamu tidak pergi untuk selamanya meninggalkan aku sendiri di rumah ini."
Ardika mengabaikan perkataan Bella, dia terus saja berjalan menuju ke luar dengan menggunakan motor nya.
Bella pun terus saja memandangi Ardika sampai Ardika pergi meninggalkan nya.
"Ahhhhhh, aku bisa despresi jika seperti terus. Bellaaaa kenapa kamu menjadi seperti ini sih, kehidupan mu jadi berantakan sekali dan hanya karena perbuatan pun yang sangat fatal sekali."
Bella berjalan menuju ke kamar nya, dia pun membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.
Bella melirikan mata nya kepada handphone nya.
"Apakah aku harus meminta uang kepada Annabella, tapi Annabella dia kan baru saja bekerja dia mungkin belum gajihan juga."
Bella memejamkan mata nya, dia terus saja memikirkan perkataan Ardika kepada nya.
Bella sangat ketakutan sekali jika Ardika yang pergi tidak kembali lagi kepada nya.
__ADS_1