Cinta Untuk Anabella

Cinta Untuk Anabella
Episode #289#


__ADS_3

Annabella pun melihat jika Lucas yang begitu sangat perhatian kepada nya, tapi Annabella mengingat kembali jika dia tidak pantas bersama dengan Lucas.


Semua yang mengantri tidak mendengar perkataan Lucas, mereka tetap saja mengantri di depan Annabella.


Hanya ibu-ibu saja yang mau mengantri di sebelah Annabella.


"Seperti aku akan memindahkan pekerjaan Annabella, lebih baik dia di tempatkan di kasir pembayaran saja."


Lucas menghampiri Annabella dan dia berbisik di telinga nya.


"Setelah istirahat kamu pindah di tempat kasir yaa."


Annabella hanya bisa menganggukkan kepalanya karena dia yang begitu sangat sibuk sekali.


"Ini sangat aneh dan luar biasa sekali, kenapa mereka mendadak lebih suka bunga nya di jadikan bucket biasa nya pun hanya untuk acara-acara tertentu saja."


Lucas terus saja memandangi Annabella, dan dia juga memperhatikan orang-orang yang datang yang mencurigakan.


Handphone Annabella terus saja bergetar, Annabella hanya bisa merasakan nya. Karena handphone yang dia simpan di saku celana nya.


Annabella hanya bisa mengabaikan panggilan telephone masuk itu, pikiran Annabella menyangka jika itu adalah panggilan telephone dari ibu nya.


Tapi ternyata itu adalah panggilan telephone dari Jackson.


"Annabella, kenapa dia tidak pernah membalas pesan dari ku dan dia juga tidak mau menjawab panggilan telephone dari ku. Dia sibuk sekali tapi dia itu kan diam di rumah."


Robby hanya bisa terdiam saja ketika Jackson yang mengeluh seperti itu, Jackson tidak berani mengatakan jika Annabella berkerja di toko bunga milik Lucas.


"Aku coba untuk mengirimkan pesan saja, dia harus membalas pesan dari ku. Jika tidak maka aku akan datang ke rumah nya sekarang juga."


Jackson yang begitu sangat emosional sekali.


*Annabella, kamu kenapa tidak pernah mau membalas pesan dari ku dan menjawab panggilan telephone ku juga. Apakah aku bersalah dengan mu*


Setelah mengirimkan pesan tersebut ekpresi wajah Jackson pun masih kelihatan emosional.


"Mungkin Nona Annabella dia sedang sibuk menyendiri karena dia yang harus fokus melukis itu butuh konsentrasi yang sangat tinggi sekali."


Robby mencoba untuk mencairkan suasana ketika Jackson yang mencurigai Annabella.


"Atau Annabella yang sedang bersamaan dengan Lelaki penjual bunga itu, aku tidak akan pernah membiarkan nya. Sekarang sudah tidak ada Bella dan aku ingin bisa bersama lagi dengan Annabella."


Robby pun tidak mengerti bagaimana jika Jackson mengetahui Annabella yang sekarang sedang berkerja bersama dengan Lucas.


Annabella yang merasa ingin pergi ke toilet Lucas pun mengantikan posisi Annabella.


Annabella mengingat jika handphone nya yang terus saja berdering di saat dia sedang berkerja.


Annabella mengeluarkan handphone dan dia melihat panggilan telephone tidak terjawab dari Jackson dan pesan masuk dari Jackson.


"Ada apa yaa Jackson, sampai seperti ini kepada ku."


Annabella pun membaca pesan masuk dari Jackson dan dia langsung membalas nya.


*Maafkan aku Jackson, sekarang aku sibuk bekerja. Dan aku hanya bisa memegang handphone di jam istirahat saja*


Setelah membalas pesan untuk Jackson, Annabella pun kembali ke tempat kerja.


"Aku sudah selesai, terimakasih Lucas kamu yang sudah menggantikan pekerjaan ku."


Lucas hanya bisa tersenyum manis kepada Annabella dan kembali ke ruangan pribadi nya.


Lucas terus memperhatikan Annabella.

__ADS_1


"Semoga saja Annabella tidak merasa kelelahan, dia bisa menikmati pekerjaan nya "


Annabella melihat Lucas yang terus memperhatikan nya dan dia pun tersenyum manis kepada Lucas.


"Astaga dia mengetahui aku yang memperhatikan nya."


Lucas pun memilih untuk duduk dan melihat berkas-berkas laporan pemasukan.


"Luar biasa sekali ketika kehadiran Annabella, dia membuat dampak positif terhadap toko bunga ku ini. Penjualan yang begitu sangat fantastis sekali."


Lucas ingin sekali memindahkan Annabella sebagai Asisten pribadi nya.


"Setelah Annabella pindah ke kasir dia akan menjadi asisten pribadi ku."


Lucas menyiapkan hadiah untuk dia berikan kepada Annabella di waktu jam istirahat.


Ketika Lucas yang sedang berbunga-bunga dengan Annabella, Jackson begitu sangat terkejut sekali ketika dia membaca balasan pesan dari Annabella.


"Annabella berkerja, dia berkerja di mana."


Jackson begitu sangat terkejut sekali ketika dia membaca balasan pesan tersebut.


Jackson pun langsung melirikan mata nya kepada Robby dan Robby pun menyadari nya dia Jackson yang akan memerintahkan nya untuk mencari tahu tentang pekerjaan Annabella.


Karena tidak mau berlarut-larut untuk mengarang cerita kepada Jackson, akhirnya Robby mengatakan yang sejujurnya.


"Nona Annabella berkerja di toko bunga milik Lucas, saya melihat nya ketika waktu Tuan menyuruh saya untuk membelikan bunga untuk Bu Elsha."


Tanpa banyak bicara Jackson pun langsung keluar dari ruangan nya dan itu membuat Robby sangat hawatir sekali.


Reymon yang melihat Jackson keluar dari ruangan secara tiba-tiba dia pun langsung menghampiri Robby.


"Ada apa ini Robby, kenapa Jackson sampai harus keluar ruangan secara tiba-tiba seperti itu."


Reymon begitu sangat menghawatirkan sekali Jackson.


Reymon pun langsung terdiam ketika mendengar penjelasan dari Robby.


"Pergi lah, selamatkan Lucas. Jackson bisa menghabiskan nyawa Lucas dan aku tidak mau Jackson harus berurusan dengan polisi itu hanya bisa memperkeruh keadaan."


Robby pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Reymon dia pun langsung menyusul Jackson.


"Semoga semua nya bisa baik-baik saja, dan semoga saja tidak ada berita tentang toko bunga yang rusak oleh seorang CEO."


Reymon kembali ke dalam ruangan, dia juga memikirkan kisah cinta nya Jackson bersama dengan Annabella.


"Sudah saat nya Jackson dan Annabella bersama kembali, ketika sudah tidak ada lagi menghalang diantara mereka berdua. Bella tidak ada menjadi duri di hubungan mereka berdua."


Reymon membuang foto-foto kebersamaan bersama dengan Bella, sudah tidak ada lagi kenangan diantara mereka berdua.


Reymon lebih memilih memasang foto Sesilia di perusahaan dan juga di rumah nya


Reymon menginginkan kehadiran Sesilia kembali di kehidupan nya tapi itu tidak bisa terjadi karena Sesilia yang tidak akan pernah bisa kembali di kehidupan nyata nya.


"Sesilia, mungkin Bella yang membuat mu pergi dari kehidupan ku dan Jackson. Tapi jangan pernah mengalahkan Annabella karena dia yang tidak tahu apa-apa dan jika Jackson bersama kembali dengan Annabella aku mohon restui cinta mereka berdua."


Reymon mencium foto kenangan Sesilia yang dia simpan di meja kerja nya.


***


Jackson dengan kecepatan yang sangat tinggi dia menuju ke toko bunga Lucas.


Sedangkan Robby yang mengikuti Jackson dia begitu sangat ketakutan sekali dengan kecepatan kendaraan Jackson yang sangat tinggi sekali.

__ADS_1


"Astaga Tuan Jackson, ini sangat bahaya sekali. Dia mengendarai mobil dengan sangat cepat sekali."


Jackson seperti tidak peduli dia begitu sangat menginginkan Annabella.


"Apa maksud nya Annabella yang berkerja bersama dengan Lucas, apakah ini agar lelaki itu bisa bersama dengan Annabella. Dia sangat cerdik sekali mengambil hati Annabella."


Lucas berpikir jika Annabella yang selalu bertemu dengan Lucas maka Lucas akan membuat Annabella merasa sangat nyaman dan menerima kehadiran cinta Lucas.


"Sudah ku duga, Lucas memang menyimpan perasaan terhadap Annabella. Apalagi di saat Annabella despresi dia menyangka jika Lucas itu adalah diriku."


Jackson pun akhirnya sampai di depan toko bunga milik Lucas.


Robby memberikan mobil nya jauh dari mobil Jackson sehingga Jackson yang tidak mengetahui kehadiran nya.


"Tuan Jackson, semoga dia bisa menahan emosi nya."


Jackson pun berjalan masuk tapi dia tidak menemukan Annabella di dalam.


"Tidak Annabella, apakah Robby berbohong kepada ku."


Jackson pun memilih menayakan tentang Annabella kepada kasir yang ada di sana.


"Maaf yaa Mbak, apakah benar Jessica Annabella berkerja di sini toko bunga ini."


Kasir tersebut seperti mengenal wajah Jackson, Jackson yang merupakan mantan suami Annabella.


"Iya Annabella memang berkerja di sini sudah dua hari dan sekarang dia sedang beristirahat."


Seketika Jackson merasa sangat sesak sekali ketika dia mendengar hal tersebut.


"Terimakasih banyak atas informasinya."


Jackson pun keluar dari toko bunga tersebut dan tiba-tiba saja ada yang menepuk pundak nya.


Jackson pun langsung membalikkan badannya dan ternyata itu adalah Lucas.


Robby pun langsung menghampiri mereka berdua ketika Jackson yang bertemu dengan Lucas.


"Adegan yang sangat berbahaya sekali, jangan sampai toko bunga ini menjadi rusak karena aksi mereka berdua."


Jackson tersenyum sinis kepada Lucas.


"Aku tidak menyangka jika Annabella berkerja di toko bunga milik mu ini."


Karena merasa banyak sekali yang memperhatikan mereka berdua, Lucas pun mengajak Jackson ke lokasi parkiran.


Robby terus saja mendekati mereka berdua.


"Tidak ada yang salah ketika Annabella berkerja di toko bunga ini, para pegawai ku menerima kehadiran Annabella dengan sangat baik dan tidak ada yang mengusik tentang masalah nya sekarang."


Jackson menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak ada yang salah, tapi sepertinya kamu itu hanya ingin memanfaatkan kesempatan ini dengan bisa mendekati Annabella."


Lucas tertawa ketika mendengar perkataan Jackson.


"Aku hanya ingin membantu Annabella, aku tidak memanfaaatkan nya. Tapi mungkin karena dengan kecantikan wajah Annabella banyak sekali pengunjung lelaki yang lebih memilih untuk datang hanya untuk melihat Annabella tapi Annabella menikmati nya dia tidak merasa keberatan."


Robby pun menarik tangan Jackson.


"Sudah Tuan Jackson, lebih baik sekarang kita kembali ke kantor saja. Ini hanya membuang-buang waktu saja ingat ada pekerjaan yang lebih penting daripada harus ribut di sini."


Robby mencoba untuk mengajak Jackson untuk pergi dia tidak mau Jackson yang terlanjur emosional kepada Lucas.

__ADS_1


"Lihat saja yaa jika sampai kamu memanfaatkan Annabella, apalagi jika sampai Annabella menyimpan perasaan terhadap mu hanya sikap mu yang terlalu berlebih-lebihan kepada Annabella membuat Annabella merasa berhutang kepada mu."


Jackson terus saja menunjuk wajah Lucas tapi beruntung nya, Lucas yang masih bisa mengatur emosi nya kepada Jackson.


__ADS_2