
Jackson masih berada di dalam mobil nya, dan tiba-tiba ada mobil yang dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali mobil tersebut menubruk mobil Jackson dari belakang sehingga Jackson sangat terkejut sekali dia sampai menabrak pohon besar yang ada di hadapan nya.
Kepala Jackson pun terbentur sehingga dia tidak sadar kan diri, Robby yang melihat mobil Jackson yang sudah mengeluarkan asap putih dia langsung turun dari mobil nya.
Robby menghampiri mobil Jackson dia melihat Jackson yang berada di kursi depan dengan posisi jendela mobil yang terbuka sehingga membuat mudah Robby untuk membuka pintu mobil tersebut.
Jessica yang tiba-tiba sedang duduk dia melihat foto Jackson yang terjatuh, Jessica pun langsung menghampiri foto tersebut dan membersihkan nya.
"Yaa Tuhan, ada apa dengan Jackson kenapa foto nya tiba-tiba saja langsung terjatuh."
Jessica begitu sangat hawatir sekali dengan kondisi Jackson.
Robby mencoba untuk membawa Jackson ke dalam mobil nya, dia akan segera membawa Jackson ke rumah sakit.
Ketika Robby hendak pergi dia seperti melihat Bella dan Ardika yang sedang memandangi mobil Jackson.
Robby yang merasa sangat penasaran sekali dia pun diam-diam turun dari mobil nya dan menghampiri Bella dan Ardika.
__ADS_1
Robby ingin tau apa yang mereka bicarakan walaupun mungkin hanya terdengar suara yang samar-samar.
"Bella kamu sadis sekali, kamu buat Sesilia meninggal seakan-akan sebuah kecelakaan kenyataan kamu siksa Sesilia di kamar nya dan kamu bawa Sesilia yang sudah tidak bernyawa kamu masukkan ke dalam mobil dan membiarkan mobil tersebut melaju sendiri sampai menabrak sebuah pohon besar. Seakan-akan Sesilia meninggal karena kecelakaan mobil."
Bella hanya tersenyum tipis kepada Ardika.
"Aku tidak pernah menyangka jika Jackson akan bersikap jahat kepada Jessica, aku melakukan ini agar Jackson tidak bersikap seperti itu kepada Jessica."
Bella pun menarik tangan Ardika untuk meninggalkan tempat tersebut.
Robby begitu sangat terkejut sekali ketika dia mendengar semua pembicaraan Bella dan Ardika.
"Aku tidak pernah menyangka jika Ibu Bella bisa melakukan semuanya, dia lebih jahat dari apa yang aku pikirkan."
Robby kembali ke dalam mobil nya tapi dia harus memasukkan jika Bella dan Ardika sudah pergi dari tempat tersebut.
Robby memandangi wajah Jackson dia pun memeriksa kondisi Jackson.
__ADS_1
"Tuan Jackson masih hidup, maafkan saya yang meninggalkan demi ingin mendapatkan informasi yang kita tunggu-tunggu selama ini."
Robby tidak mungkin mengatakan apa yang di dengar dia pun lupa untuk merekam percakapan Bella dan Ardika sehingga dia tidak mempunyai barang bukti yang kuat.
"Apakah Tuan Jackson akan percaya dengan ucapan ku yaa, sedangkan aku tidak mempunyai bukti."
Robby pun melihat rumah sakit yang terdekat saja agar Jackson bisa segera di tindak.
Robby berharap Jackson baik-baik saja dia tidak memiliki luka dalam.
"Semoga Tuan Jackson bisa segera sadar tapi sepertinya tidak langsung di beritahu tunggu sampai kondisi nya membaik."
Robby pun mengeluarkan handphone dia mencoba untuk menghubungi Reymon karena menurut Robby hanya Papa Jackson yang harus mengetahui kabar ini.
Robby terus saja menghubungi nomer handphone Reymon tapi tidak ada jawaban nya.
Robby pun dengan sangat terpaksa dia harus menghubungi nomer handphone Jessica
__ADS_1