
Bella sampai di dekat rumah Elsha dan dia benar-benar melihat Annabella yang sedang menunggu nya.
"Itu Annabella, benar sekali dia sudah mempersiapkan barang-barang nya."
Bella pun memberhentikan mobilnya di dan Annabella berdiri dari tempat duduk nya, Bella membuka kaca mobil nya Annabella pun menghampiri nya.
"Ayo sayaaaaang masuk lah."
Annabella memilih untuk duduk di kursi belakang dan membawa koper nya.
Bella melihat wajah Annabella yang masih merasa sangat kesal sekali sehingga dirinya tidak berani untuk bertanya apapun dengan Annabella.
Bella lebih memilih fokus untuk mengendarai mobil nya, dan Annabella pun memilih untuk memejamkan mata nya.
Annabella memegang kepalanya dia seperti terlihat banyak sekali beban di kehidupan nya.
"Annabella, apakah kamu mau makan dulu Nak. Kamu pasti belum sarapan kan."
Annabella memegang perut nya, dia pun merasa sangat lapar sekali.
"Iyaa Buuu, aku sangat lapar sekali."
Bella pun membawa Annabella ke Restoran pilihan nya, Restoran yang jadi langganan nya di saat Annabella kasih kecil.
Mereka pun turun dari mobil nya, dan Annabella pun duduk menunggu pesanan datang untuk nya.
Annabella memilih banyak sekali makanan dan Bella pun merasa jika Annabella selama ini tidak merasa bebas.
"Ayo sayaaaaang silahkan pesan yang lebih banyak lagi kamu harus banyak makan yaa."
Annabella pun langsung terdiam mendengar perkataan dari ibu nya, dia yang tidak boleh pergi ke mana-mana.
"Hari ini aku pertama kali aku memegang Handphone ku, dan aku merasa aku baru merasakan udara bebas."
Annabella terlihat sangat sedih sekali dan ini adalah kesempatan Bella untuk menanyakan tentang apa yang sebenarnya terjadi kepada nya.
"Annabella apa yang membuat kamu seperti ini,? kamu yang lebih meninggalkan tempat itu dan ingin bersama dengan ibu."
Annabella mengetahui jika Ibu nya bukan orang yang baik setelah kasus pelecehan dirinya.
Semenjak Annabella yang bisa melukis wajah Kelvin dia merasa kondisi semakin membaik.
"Ibu Elsha bukan ibu kandung ku dan dia merasa lelah ketika harus mengurus ku yang sering teriak-teriak.".
Bella merasa sangat bersalah sekali kenapa bukan dia yang mengurus Annabella saat itu.
"Dan, apakah ibu merasa keberatan dengan kehadiran ku ini yang ingin bersama dengan ibu. Ingin tinggal bersama dengan Ibu untuk sekarang dan mungkin selama nya."
Bella menangis ketika Annabella mengatakan hal tersebut, dia memegang tangan Annabella.
"Ya, sayaaaaang. Sekarang kita akan tinggal bersama untuk selamanya."
Makanan yang di pesan oleh mereka berdua pun datang dan terlihat sekali Annabella begitu sangat lahap sekali makan nya.
Bella mengeluarkan handphone nya, dia melihat total uang di dalam rekening nya. Dan ternyata Reymon yang masih mengirimkan uang kepada nya.
Ini tanda nya Bella yang bisa membawa Annabella untuk pergi bersenang-senang bersama.
Bella memasukkan kembali Handphone nya ke dalam tas nya dan tersenyum manis kepada Annabella.
"Kenapa ibu tersenyum seperti itu, apa yang sedang terjadi dengan ibu sekarang?. Apakah ibu baik-baik saja dan apakah ibu masih berhubungan dengan Om Reymon."
__ADS_1
Pertanyaan Annabella membuat Bella yang ingin mengungkapkan kejujuran nya kepada Annabella.
Bella merasa sudah tidak ada yang perlu di tutupi lagi antara dirinya dan juga Annabella.
"Ibu sudah tidak pernah pulang ke rumah itu, semenjak kejadian pelecehan yang menimpah mu itu Nak."
Annabella begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar hal tersebut.
"Kenapa,? bukan kah ibu sangat mencintai Om Reymon kan."
Tanya Annabella dengan sangat heran sekali kepada Ibu nya.
"Rasa cinta ibu hilang ketika kamu di sakiti hati nya oleh Jackson, ibu pun sekarang akan memutuskan untuk berpisah dengan Om Reymon tapi ternyata itu yang membuat Om Reymon masuk rumah sakit karena serangan jantung."
Annabella pun seketika langsung terdiam ketika mendengar cerita tentang rumah tangga nya.
Dan Annabella merasa jika ibu nya yang ingin berbalas dendam kepada keluarga Jackson.
"Lalu apakah sekarang kalian berdua sudah berpisah,? sudah tidak memiliki ikatan lagi?."
Annabella menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
"Belum, besok pagi antar ibu untuk datang ke pengadilan untuk mengajukan surat perceraian dan kita berikan surat tersebut."
Annabella pun hanya tersenyum tipis saja.
Selesai makan mereka berdua pun pergi dari Restoran tersebut dan Bella membawa Annabella ke toko pakaian.
Dia mengajak Annabella untuk memilih apapun yang dia suka.
Annabella pun merasa sangat bahagia sekali ketika dirinya bisa merasakan apa yang dia rasakan dulu.
"Pilih saja apa saja yang kamu inginkan yaa sayaaaaang, Ibu menuggu kamu di sana."
"Mas Rendy pasti tidak mengetahuinya, karena dia yang tidak pernah tidur di rumah."
Bella mulai mencoba untuk menghubungi nomer handphone Rendy dan Rendy pun merasa sangat terkejut sekali tidak bisa nya Bella menelephone dirinya.
"Bella, pasti ada yang sangat penting sekali yang akan di bicarakan dengan ku."
Dengan cepat Rendy pun menjawab panggilan telephone dari Bella.
*Hallo Bella, ada apa kamu menelephone aku yaa. Ada yang sangat penting sekali seperti nya.*
*Iyaa Mas, ini sangat penting sekali dan mungkin sangat mengejutkan sekali.*
*Ada apa cepat ceritakan kepada ku.*
*Annabella, sekarang sedang bersama dengan ku. Dan dia memutuskan untuk ingin tinggal bersama dengan ku untuk selamanya.*
Rendy merasa tidak percaya dengan perkataan Bella, karena dia juga mengetahui jika Annabella yang tidak mau bertemu dengan Bella.
*Kamu pasti tidak percaya dengan apa yang aku katakan dan juga tidak percaya ketika Annabella yang menelephone langsung, Annabella bilang Elsha yang sudah merasa kesal mengurus nya dan juga Annabella tidak bebas dengan kehidupan nya yang selalu di batasi. Annabella yang tidak boleh memegang Handphone dan keluar dari rumah nya.*
Rendy memilih untuk mengakhiri panggilan telephone, dia masih merasa tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Bella.
Rendy pun memilih untuk pergi dari Restoran dan menuju ke Rumah nya.
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan Annabella dan Elsha, merasa berdua yang sangat akrab sekali tapi kenapa sekarang menjadi seperti ini yaa."
Rendy mencoba untuk tetap fokus dengan mengendarai mobil nya.
__ADS_1
Rendy menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali.
Sampai akhirnya Rendy pun sampai di depan pintu gerbang rumah nya.
Rendy berlari menuju ke dalam rumah nya dan dia melihat Elsha yang sedang menangis di temani oleh Mbak Asmirah.
Rendy menghampiri Elsha dan Mbak Asmirah pun memilih untuk pergi meninggalkan mereka berdua.
Elsha menangis di hadapan Rendy dia memeluk erat tubuh suami nya tersebut.
Rendy memilih untuk diam saja, dia lebih memilih membiarkan Elsha yang meluapkan semua perasaan nya dengan tangisan nya.
Sampai akhirnya Elsha pun mengatur nafas nya dan mencoba untuk menceritakan semuanya kepada suami nya secara perlahan-lahan.
"Maafkan aku Mas, ini semua adalah kesalahan ku Mas. Aku yang salah aku yang membuat Annabella pergi meninggalkan kita."
Rendy melepaskan pelukan erat dari Elsha dan meminta penjelasan dari Elsha.
"Apa yang membuat Annabella lebih memilih untuk pergi bersama dengan Bella, sedangkan Annabella dulu dia tidak menyukai Bella."
Elsha pun menundukkan kepalanya ketika hendak membicarakan semuanya.
"Berawal dari Annabella yang kambuh panik attack nya, dia berlari ke kamar mandi dia membiarkan tubuh nya basah dengan air shower dengan pakaian yang masih di pakai sehingga Annabella pun demam."
Rendy begitu sangat serius sekali mendengarkan cerita Istri nya tersebut.
"Dan aku sangat panik sekali membawa Annabella ke rumah sakit, di sana Annabella bertemu dengan Jackson dia pun mulai panik attack kembali dan aku sangat tidak menyukai nya. Annabella lebih memilih untuk baik dengan Lucas Andrean dan aku harus membayar uang 50 juta hanya untuk membuat Annabella bertemu dengan Lucas."
Elsha memegang erat tangan suami nya sambil menagis.
"Dan puncak kekesalan ku pun meluap begitu saja, aku merasa sangat lelah sekali untuk mengurus Annabella dan akhirnya Annabella pun merasa sangat sakit hati mendengar perkataan ku itu."
Rendy melepaskan genggaman erat tangan Elsha.
"Apakah kamu merasa rugi membayar uang 50 juta kepada Lucas, kenapa kamu tidak meminta uang tersebut kepada ku."
Elsha merasa suami tersebut salah paham dengan perkataan nya.
"Sudahlah Elsha, aku akan pergi mencari keberadaan Annabella bersama dengan Bella. Dan aku rasa kondisi Annabella sekarang sudah membaik karena sekarang Annabella yang sudah mau bersama dengan Bella."
Rendy pun lebih memilih meninggalkan Elsha begitu saja, dia lebih memilih untuk pergi mencari Annabella yang sedang bersama dengan Bella.
Elsha merasa sangat sakit sekali ketika suami yang pergi begitu saja.
Mbak Asmirah pun memilih untuk menghampiri Elsha.
"Mbak, aku tidak bermaksud seperti itu. Bukan karena uang tapi aku yang mulai merasakan kelelahan ketika harus sabar ketika Annabella yang sering berteriak-teriak kencang dan aku hanya sendirian yang mengatasi nya."
Elsha hanya bisa mengungkapkannya perasaan nya kepada Mbak Asmirah.
"Iya Bu saya sangat mengerti sekali berada di posisi ibu, ibu yang berjuang membuat Nona Annabella untuk sembuh dan sekarang Annabella sembuh dia lebih memilih untuk pergi bersama dengan ibu kandung nya dan meninggalkan kesan tidak baik dengan ibu."
Elsha hanya bisa menagis di pelukan Mbak Asmirah.
"Ibu yang sabar yaa Buu sabar, nanti juga semuanya akan tahu jika ibu Elsha tidak bersalah."
Mbak Asmirah mencoba untuk menenangkan perasaan Elsha.
"Terimakasih banyak yaa mbak, sangat baik sekali dengan aku. Aku seperti sedang bersama dengan ibu kandung ku sendiri berada di pelukan Mbak Asmirah."
Elsha mulai memikirkan bagaimana dengan kondisi rumah tangga nya selanjutnya, ketika dia untuk pertama kali nya melihat suami nya yang seperti sangat marah kepada nya.
__ADS_1
Elsha hanya bisa pasrah dengan apapun yang terjadi dengan nya.